AYOJAKARTA.COM - Pada Senin, 16 Desember 2024, kemarin, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mengumumkan percepatan pencairan lima jenis bantuan sosial sebagai bentuk dukungan akhir tahun kepada masyarakat.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang tahun baru.
Kebijakan ini merupakan implementasi dari fokus utama pemerintahan baru dalam pemberdayaan sosial yang juga mencakup kebijakan lain.
Seperti kenaikan gaji guru honorer menjadi Rp2 juta yang akan segera diimplementasikan di seluruh wilayah Indonesia.
Bantuan pertama dan kedua meliputi bantuan PKH dan BPNT yang disalurkan melalui dua jalur yaitu PT Pos Indonesia dan kartu KKS merah putih.
Melalui PT Pos Indonesia, penerima mendapatkan bantuan BPNT sebesar Rp1,2 juta yang merupakan rapel dari tahap ketiga dan keempat sekaligus.
Bantuan BPNT tersebut mencakup periode dari bulan Juli hingga Desember 2024.
Untuk PKH, nominal bantuan bervariasi mulai dari Rp950.000 hingga Rp5 juta tergantung jumlah komponen dalam keluarga.
Sementara itu, bagi penerima yang telah beralih ke kartu KKS merah putih melalui bank BNI atau bank Mandiri.
Bantuan yang diterima mencapai Rp3,7 juta untuk PKH (mencakup tiga komponenyaitu balita, lansia, dan anak sekolah tingkat SMA) dan Rp1,2 juta untuk BPNT.
Pencairan melalui KKS dapat diakses melalui palikasi BNI Mobile Banking atau Wonder by BNI.
Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi bantuan ketiga yang dicairkan dengan nominal Rp750.000 untuk tingkat SMP dan Rp220.000 untuk tingkat lainnya.
Pencairan dapat dicek melalui lama resmi pip.kemdikbud.go.id dengan konfrimasi penerimaan dapat dilakukan melalui pihak sekolah.
Bantuan keempat adalah Program Atensi YAPI sebesar Rp400.000 untuk periode November-Desember 2024.
Yang khusus ditujukan untuk anak yatim sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan mereka.
Terakhir, BLT Dana Desa periode Desember 2024 disalurkan sebesar Rp300.000 per penerima .
Dengan beberapa wilayah menerima Rp900.000 sekaligus untuk periode Oktober-Desember 2024 bagi yang belum menerima bantuan periode sebelumnya.
Penyaluran BLT Dana Desa dilakukan melalui kantor desa masing-masing dengan sistem undangan.
Mekanisme pencairan berbagai bantuan ini dilakukan secara terkoordinasi dan merata di seluruh Indonesia dengan sistem penyaluran yang berbeda-beda sesuai jenis bantuannya.
Untuk bantuan melalui KKS, penerima dapat mengecek saldo melalui aplikasi mobile banking atau ATM bank penyalur.
Penerima PIP dapat memantau status bantuan melalui laman resmi Kemendikbud, sementara penerima BLT Dana Desa akan mendapatkan undangan dari perangkat desa setempat.
Baca Juga: Korban Agus Buntung Bertambah Jadi 17 Orang! Modus Manipulatif Pelaku Disabilitas Ini Terungkap!
Bantuan melalui PT Pos Indonesia akan diinformasikan melalui surat undangan yang dibagikan oleh petugas pos atau koordinator setempat.
Khusus untuk Program Atensi YAPI, penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Sosial di masing-masing wilayah.

Share this article
Bantuan pertama dan kedua meliputi bantuan PKH dan BPNT yang disalurkan melalui dua jalur yaitu PT Pos Indonesia dan kartu KKS merah putih.