KJP Plus Tahap II Tahun 2024 Sudah CAIR Sejak Tanggal 6 Desember Tapi Dana Belum Masuk Rekening? Ini Solusinya

Keterlambatan pencairan dana bantuan Pendidikan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 menjadi sorotan karena dana  bantuan belum juga masuk rekening.
Keterlambatan pencairan dana bantuan Pendidikan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 menjadi sorotan karena dana bantuan belum juga masuk rekening.

AYOJAKARTA.COM- Bantuan Pendidikan KJP Plus Tahap II periode November- Desember Tahun 2024 resmi cair sejak tanggal 6 Desember kemarin, namun kenapa dana bantuan belum masuk rekening hingga saat ini? Jangan khawatir ini solusinya.

Pencairan dana bantuan Pendidikan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 telah dicairkan 2 bulan sekaligus dan proses pencairannya dilakukan secara bertahap.

Dimana dana KJP Plus Tahap II Tahun 2024 diperuntukan untuk 523. 622 peserta didik yang berdomisili di wilayah Pemprov DKI Jakarta.

Namun sudah 3 hari proses pencairan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 berlangsung, masih banyak para peserta didik dan Orang Tua mengeluhkan belum masuknya dana bantuan Pendidikan tersebut.

Dimana besaran dana bantuan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 ini berbeda- beda tergantung dengan jenjang Pendidikan dari peserta yang berhak menerimanya.

Baca Juga: Bakal Best Seller Nih! Ini Dia Monitor Portable Touchscreen Harga 1 Jutaan, Solusi Kerja Sekaligus Gaming yang Praktis Banget

Dilansir dari akun Instagram jakone.mobile yang dikutip AyoJakarta.com pada Minggu (8/ 12/ 24), banyak orangtua dan peserta didik yang mengeluhkan dana bantuan Pendidikan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 belum masuk ke rekening penerima.

Dimana dalam postingan tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah mengumumkan jika dana bantuan Pendidikan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 ini resmi cair sejak tanggal 6 Desember 2024 secara bertahap.

Berikut beberapa komentar terkait terlambatnya pencairan KJP Plus Tahap II 

“ini gimana si sistemnya di status ditetapkan tapi danya blm turun juga,” tanya Netizen dikutip dalam postingan jakone.mobile.

“klo blm kluar beneran knp di info skrg sih min..ngarep bgt ini min… drtd bolak balik ATM.. Mash kosong saldonya,” tulis Netizen dengan emoticon menangis.

“ada ga disini yang statusnya ditetapkan tapi masih belum ada saldonya?,” tanya Netizen.

“astagfirullah min SMK blm keluar mana buat bayar ulangan Senin lgi,” tanya Netizen.

“mana nih ditetapkan tapi di ATMnya 0, sampai skrg, butuh bgt nih buat nanti awal tahun buat beli tas buku tulis apalagi akuntansi nih,” tulis Netizen lain.

Komentar tersebut berasal dari para peserta didik dan orangtua yang statusnya sebagai penerima bantuan KJP Plus Tahap II Tahun 2024, dimana dana bantuan belum masuk rekening mereka hingga saat ini.

Cara Cek Saldo KJP Plus Tahap II

Cara mengecek saldo dana bantuan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 cukup mudah tanpa perlu ke ATM.

Para peserta didik maupun orang tua dapat mengeceknya secara langsung melalui aplikasi JakOne Mobile di HP masing- masing yang telah diunduh melalui Google play atau App store.

Cukup memasukan nomor HP yang telah terdaftar pada Bank DKI yang akan menerima saldo dana bantuan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 yang dilanjutkan dengan mengisi OTP yang dikirimkan melalui SMS tersebut.

Para peserta didik dan Orantua dapat mengecek saldo KJP Plus Tahap II Tahun 2024 sudah masuk atau belum dengan mengisi data diri seperti tanggal lahir dan NIK dan nomor rekening serta email yang telah terdaftar.

Kemudian Login dengan memasukan password yang telah dibuat dan akan muncul keterangan saldo dana KJP Plus Tahap II Tahun 2024.

Baca Juga: Nilai SKD Terendah Bisa Jadi Kuda Hitam SKB CPNS? Ini Perhitungan Integrasi Skor SKD dan SKB Yang Wajib Diraih

Namun untuk para peserta didik yang hingga kini masih terpantau dana KJP Plus Tahap II belum masuk, diharapkan terus bersabar dan dapat melakukan pengecekan secara berkala.

Karena pencairan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 ini dilakukan secara bertahap hingga akhir Desember 2024.

Para Orang Tua maupun peserta didik juga dapat bertanya secara langsung perihal dana bantuan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 secara langsung mendatangi posko pelayanan KJP Plus yang buka setiap hari selain hari Sabtu dan Minggu ataupun tanggal merah pada jam kerja.

Baca Juga: Fungsi Fitur Meta AI WhatsApp, Bukan Cuma Jawab Pertanyaan Sepele Aja!

Selain itu, para Orang Tua dan peserta didik juga dapat menghubungi call center secara langsung dengan nomor yang telah disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta yaitu nomor telephone (021) 857 1012 atau nomor WhatsApp 0852 11247 089.

Demikian informasi terkait Solusi jika dana bantuan KJP Plus Tahap II Bulan November- Desember Tahun 2024.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bantuan
# KJP
# Pendidikan

News Update

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.