Tanggapi Soal Revisi P2SK, Bennix Desak Bank Indonesia Diberi Target Baru Tentang Penciptaan Lapangan Kerja

Bennix Desak Bank Indonesia Diberi Target Baru Tentang Penciptaan Lapangan Kerja (Sumber: youtube.com/@Bennix)
Bennix Desak Bank Indonesia Diberi Target Baru Tentang Penciptaan Lapangan Kerja (Sumber: youtube.com/@Bennix)

AYOJAKARTA.COM - Isu revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) tengah jadi sorotan publik.

Salah satu poin penting dalam pembahasan ini adalah wacana penambahan mandat baru bagi Bank Indonesia (BI).

Jika sebelumnya BI hanya fokus menjaga stabilitas rupiah, inflasi, sistem pembayaran, serta sistem keuangan, kini lembaga ini didesak memiliki tanggung jawab tambahan: penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga: Asus Gaming V16 Laptop Gaming Atau Bisnis? Harga Terjangkau, Performa Kencang

Dorongan ini muncul seiring kebutuhan pemerintah memperkuat sinergi kebijakan moneter dengan fiskal. Selama ini, kebijakan BI sering dianggap kurang sejalan dengan arah pembangunan nasional.

Suku bunga acapkali tetap tinggi, sehingga menghambat dunia usaha untuk melakukan ekspansi, padahal sektor riil membutuhkan stimulus agar mampu membuka lapangan kerja baru.

Pengamat nasional Bennix menilai penambahan mandat ini penting agar BI tidak hanya bekerja di “menara gading”, tetapi juga benar-benar berpihak pada rakyat.

“Bank Indonesia selama ini terlalu nyaman dengan tugas menjaga inflasi dan nilai tukar. Padahal, tanpa perhatian pada penciptaan lapangan kerja, kebijakan moneter tidak akan berdampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat,” kata Bennix dalam video di chanel YouTube-nya.

Baca Juga: Usul dan Saran Ferry Irwandi untuk Pemerintah yang Masih Bersikeras Pertahankan Program MBG

Ia menambahkan, model bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, bisa menjadi contoh. “The Fed punya dua mandat utama: stabilitas harga dan maximum employment. Artinya, mereka wajib memastikan inflasi terkendali sekaligus lapangan kerja tercipta. Sudah saatnya BI belajar dari sini,” tegasnya.

Meski begitu, wacana pengawasan BI oleh DPR menuai kontroversi. Sebagian pihak khawatir independensi bank sentral bisa tergerus jika lembaga legislatif terlalu dominan dalam menilai kinerja gubernur BI.

Risiko intervensi politik dikhawatirkan justru melemahkan kredibilitas kebijakan moneter. Menurut Bennix, solusi terbaik adalah mencari format pengawasan yang seimbang.

“Kalau hanya DPR yang mengawasi, ada risiko lobi politik. Mungkin lebih baik dibentuk konsorsium pengawas yang melibatkan DPR, BPK, dan DPD. Dengan begitu, BI tetap akuntabel tanpa kehilangan independensi,” jelasnya.

Pada akhirnya, revisi UU P2SK ini berpotensi menjadi momentum penting. Jika berhasil, Indonesia bisa memiliki bank sentral yang lebih proaktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.***

Namun, tantangannya adalah bagaimana memastikan tambahan mandat tidak justru membuat BI rentan terhadap tarik-menarik kepentingan politik.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bank Indonesia
# BI
# Bennix

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.