AYOJAKARTA.COM - Simak informasi terbaru mengenai penyaluran bansos Juni 2025. Sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat bahwa ada 1,3 juta KPM yang gagal menerima bansos.
Penyebab gagal transfer tersebut adalah tidak ditemukannya rekening KPM pada sistem. Penyebab lainnya adalah adanya perbedaan nama pada e-KTP dan KKS.
Namun, jangan khawatir, Kemensos bekerja sama dengan Himbara dan PPATK untuk melakukan validasi ulang terhadap data rekening yang bermasalah sehingga KPM yang gagal transfer masih memiliki peluang untuk menerima bansos.
Selanjutnya, bagi KPM yang penyaluran bansosnya melalui PT Pos diharapkan untuk bersabar. Surat undangan pencairan melalui PT Pos sudah dicetak.
Surat undangan tersebut diperkirakan akan mulai didistribusikan pada minggu depan melalui RT masing-masing.
Pencairannya bisa diwakilkan oleh anggota keluarga yang ada dalam satu kartu keluarga (KK) atau dengan surat kuasa.
Bagi KPM PKH plus BPNT dan BPNT murni, nantinya akan menerima empat jenis bansos melalui PT Pos. Empat bansos ini adalah PKH, BPNT, bansos tambahan Rp400 ribu, dan bantuan beras 10 kg.
Saat ini, bansos tambahan Rp400 ribu statusnya masih dalam proses cek rekening. Namun, ada beberapa laporan yang mengatakan bahwa statusnya dalam proses SPM atau surat perintah membayar. Demikian adalah informasi penyaluran bansos Juni 2025.***

Share this article
1,3 juta KPM gagal terima bansos Juni 2025 karena data tak cocok. Validasi ulang dilakukan, bansos bisa dicairkan lewat Pos pekan depan.