Sistem SIKS-NG Mulai Menampilkan Proses Pencairan PKH-BPNT Tahap Kedua 2025, Kapan Dana Benar-benar Cair?

Sistem SIKS-NG Mulai Menampilkan Proses Pencairan PKH-BPNT Tahap Kedua 2025, Kapan Dana Benar-benar Cair?

Sistem SIKS-NG Mulai Menampilkan Proses Pencairan PKH-BPNT Tahap Kedua 2025, Kapan Dana Benar-benar Cair?

AYOJAKARTA.COM - Berdasarkan pemantauan yang dilakukan pada Selasa, 20 Mei 2025, proses persiapan pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua untuk periode April hingga Juni 2025 telah mulai terlihat dalam sistem aplikasi SIKS-NG yang digunakan oleh para pendamping sosial PKH.

Meskipun Kementerian Sosial sebelumnya telah menyatakan rencana untuk memulai penyaluran bantuan pada minggu ketiga bulan Mei 2025.

Namun hingga saat ini bantuan tersebut belum juga tersalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), tetapi terdapat kabar menggembirakan bahwa proses persiapan pencairan sudah dapat dipantau melalui sistem SIKS-NG yang menunjukkan perkembangan pada menu "Penentuan KPM" untuk periode April hingga Juni 2025.

Baca Juga: Kabar Gembira! Dana PIP Sudah Cair, Sementara PKH-BPNT Tahap Kedua Masih Diproses

Berdasarkan informasi yang tertera pada sistem, total KPM yang harus ditentukan untuk wilayah dampingan contoh yang dipantau mencapai 2.913 keluarga dengan keterangan bahwa proses penentuan KPM untuk periode tersebut sudah dapat dilakukan.

Yang menandakan tahap awal proses pencairan telah dimulai, meskipun pada submenu "Evaluasi Komponen" untuk periode yang sama masih tercantum keterangan bahwa proses evaluasi komponen belum dilakukan.

Mengindikasikan bahwa proses penentuan KPM masih belum selesai dan kemungkinan besar masih dalam tahap penarikan dan pengolahan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang juga masih melakukan perankingan hasil ground check pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pada sub menu "Final Closing" untuk periode penyaluran PKH April hingga Juni 2025 sudah mulai muncul, namun informasi mengenai jumlah KPM, jumlah omnibus spanning (omspan).

Baca Juga: Pemerintah Tunda Penyaluran Bantuan PKH dan BPNT Tahap 2 2025? Ini Faktanya

Hingga jumlah berita acara rekonsiliasi (burkol) masih kosong, yang mengkonfirmasi bahwa proses masih berada pada tahap awal yaitu penentuan KPM dan belum mencapai tahapan final closing, verifikasi cek rekening, Surat Perintah Membayar (SPM), hingga Surat Instruksi (SI).

Melihat kondisi proses pencairan yang masih berada pada tahap penentuan KPM, diprediksi bahwa penyaluran bantuan PKH dan BPNT tahap kedua tidak akan terlaksana pada minggu ketiga bulan Mei 2025 sebagaimana rencana awal Kementerian Sosial.

Melainkan kemungkinan besar akan terealisasi pada minggu terakhir bulan Mei atau bahkan baru terlaksana pada awal bulan Juni 2025.

Bahkan menurut beberapa informasi dari pendamping sosial yang mendapatkan bocoran dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), terdapat kemungkinan proses penyaluran tidak dapat dilakukan di bulan Mei dan baru akan terlaksana pada bulan Juni 2025.

Baca Juga: Referensi SPMB Jakarta 2025, Ini daftar 5 SMK Terbaik di Ibu Kota, Salah Satunya Punya Jurusan Sistem Informatika

Dengan demikian, para KPM diharapkan untuk bersabar, berpikiran positif, dan mendoakan kelancaran proses pencairan bantuan sosial tersebut, serta tidak terlalu sering melakukan pengecekan kartu KKS di mesin ATM atau agen bank karena mayoritas kartu KKS menggunakan teknologi konvensional dengan pita hitam yang rentan rusak atau terkelupas jika terlalu sering digunakan, yang dapat mengakibatkan kartu tersebut tidak bisa digunakan untuk mengambil bantuan sosial ketika dana benar-benar sudah tersalurkan.

Sementara bagi KPM yang pencairannya melalui PT Pos Indonesia, disarankan untuk menunggu surat undangan yang akan dibagikan oleh pihak kantor pos di masing-masing wilayah, dan penting untuk dicatat bahwa apabila ada informasi yang menyebutkan bahwa bantuan PKH atau BPNT tahap kedua sudah mulai dicairkan pada tanggal 20 Mei 2025.

Informasi tersebut tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan karena berdasarkan pemantauan pada sistem SIKS-NG, proses masih berada pada tahap penentuan KPM dan belum memasuki tahap final closing, verifikasi cek rekening, SPM, maupun SI yang merupakan rangkaian tahapan sebelum dana benar-benar dapat disalurkan kepada para penerima bantuan.

Bersamaan dengan informasi mengenai proses pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua, terdapat juga pengumuman penting bahwa beberapa golongan KPM dipastikan tidak akan menerima bantuan pada tahap kedua tahun 2025, dengan setidaknya terdapat empat kategori KPM yang secara resmi tidak akan mendapatkan pencairan dana bantuan sosial.

Baca Juga: Suami Najwa Shihab Tutup Usia! Dokter Neurologi Ungkap Fakta Soal Pendarahan Otak yang Dialami Ibrahim Sjarief Assegaf

Golongan pertama adalah KPM yang masuk dalam sistem perankingan DTKS pada desil 10, yang dikategorikan sebagai kelompok "super kaya" dengan pendapatan bulanan di atas Rp9.000.000, di mana secara otomatis bantuan PKH dan BPNT untuk KPM dalam kategori ini akan dihentikan pada tahap kedua tahun 2025.

Golongan kedua adalah KPM yang terdeteksi memiliki daya listrik di rumahnya minimal 2.200 volt ampere atau bahkan lebih tinggi, yang juga secara otomatis tidak akan menerima bantuan pada tahap kedua.

Selanjutnya, golongan ketiga adalah KPM yang memiliki upah atau gaji di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan sudah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan, yang menunjukkan adanya jaminan pekerjaan formal dengan penghasilan di atas standar minimum regional.

Golongan terakhir yang tidak akan menerima bantuan adalah KPM yang telah meninggal dunia tanpa adanya ahli waris, atau meskipun memiliki ahli waris namun belum dilakukan penggantian pengurus KPM secara resmi dalam sistem, di mana dalam kasus-kasus tersebut, bantuan PKH maupun BPNT tidak akan tersalurkan pada tahap kedua tahun 2025.

Baca Juga: Tata Cara Pendaftaran SPMB Jakarta Tahun Ajaran 2025/2026, Ikuti 6 Tahapan Berikut...

Informasi ini penting diketahui oleh masyarakat, khususnya para KPM, agar dapat memahami kebijakan penyaluran bantuan sosial dan tidak menimbulkan ekspektasi yang tidak realistis terkait pencairan bantuan pada tahap kedua ini.

Hal ini mengingat pemerintah terus melakukan verifikasi dan validasi data untuk memastikan bahwa bantuan sosial tepat sasaran dan hanya diterima oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan, yaitu mereka yang masuk dalam perankingan desil 1 hingga maksimal desil 4 atau desil 5 dalam sistem DTKS.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:07 WIB

Untuk ke 9 Kalinya, DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK RI

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.

Hiburan 05 Jun 2026, 18:55 WIB

Sedang Berkonflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Tulis Pesan Haru di Hari Ulang Tahun Anak

Meski hubungan dengan Sarwendah memanas akibat video viral, Ruben Onsu tetap fokus pada anak. Ia mengucapkan ultah menyentuh untuk Thalia dan berharap pihak luar tak memperkeruh mental anak mereka.

Nasional 05 Jun 2026, 17:55 WIB

PNM Hadir hingga Pulau Arar, Perkuat Akses Keuangan bagi Perempuan Pesisir Papua

PNM Mekaar bantu perempuan di Pulau Arar, Papua Barat Daya, mengembangkan usaha, memperbaiki rumah, dan akses keuangan.

News 05 Jun 2026, 17:44 WIB

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Kabar Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said iqbal Disebut akan Masuk Kabinet, Benarkah?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal kabar Purbaya mundur dari Menkeu dan Said Iqbal masuk kabinet, begini katanya.