Daftar Gaji yang Diterima Lulusan ITB dari 45 Prodi saat Sudah Bekerja, Dua Digit dari Jurusan Kuliah Apa ya?

Ilustrasi gaji yang diperoleh lulusan ITB.
Ilustrasi gaji yang diperoleh lulusan ITB.

AYOJAKARTA.COM – Siapa sih yang tidak mengenal Institut Teknologi Bandung (ITB)? Salah satu kampus di Jawa Barat yang cukup populer. 

Tidak hanya populer, kampus ITB juga masuk dalam daftar salah satu kampus terbaik yang lulusannya sangat diperhitungkan di dunia kerja.

Selain diperhitungkan, lulusan atau alumni dari kampus ITB juga banyak dicari oleh berbagai perusahaan swasta serta institusi pemerintahan.

Bahkan, tak sedikit lulusan dari kampus ITB yang kemudian mendapat pekerjaan dengan gaji yang cukup fantastis bahkan hingga dua digit.

Baca Juga: Intip 4 Fakultas Sepi Peminat di Institut Teknologi Bandung atau ITB, Ada yang Cuman 53 Pendaftar

Lantas berapakah rata-rata gaji yang bisa diperoleh lulusan ITB saat sudah bekerja? 

Dikutip AyoJakarta.com dari akun TikTok @loker.bumn dalam unggahan 27 Juli 2023, berikut rata-rata jumlah gaji yang diperoleh lulusan ITB dari 45 prodi.

Baca Juga: Jurusan Kuliah di PTN Favorit UI, ITB dan UGM yang Sepi Peminat, Kamu Pilih Daftar Mana?

Rata-rata gaji yang diterima oleh lulusan ITB per prodi saat sudah bekerja

1. Teknik Informatika Rp16 juta

2. Teknik Perminyakan Rp12 juta

3. Manajemen Rekayasa Industri Rp10,6 juta

4. Teknik Pertambangan Rp10 juta

5. Teknik Mesin Rp10 juta

6. Manajemen Rp9,5 juta

7. Teknik Kimia Rp9,150 juta

8. Teknik Industri Rp9 juta

9. Teknik Kelautan Rp8.687.500 juta

10. Teknik Elektro Rp8,5 juta

11. Teknik Geofisika Rp8,5 juta

12. Sistem dan Teknologi Informasi Rp8,250 juta

13. Teknik Metalurgi Rp7,8 juta

14. Teknik Matematika Rp7,7 juta

15. Teknik Tenaga Listrik Rp7,550 juta

16. Teknik Geologi Rp7,5 juta

17. Fisika Rp7,450 juta

18. Kewirausahaan Rp7,2 juta

19. Teknik Sipil Rp7,175 juta

20. Teknik Geodesi dan Geomatika Rp7 juta

21. Teknik Dirgantara Rp7 juta

22. Teknik Telekomunikasi Rp7 juta

23. Astronomi Rp6,9 juta

24. Teknik Material Rp6,810 juta

25. Teknik Lingkungan Rp6,650 juta

26. Desain Komunikasi Visual Rp6,5 juta

27. Teknik Fisika Rp6,4 juta

28. Perencanaan Wilayah dan Kota Rp6,353 juta

29. Arsitektur Rp6,125 juta

30. Sains dan Teknologi Farmasi Rp6,050 juta

31. Desain Interior Rp6 juta

32. Rekayasa Pertanian Rp6 juta

33. Mikrobiologi Rp5,950 juta

34. Kimia Rp5,525 juta

35. Rekayasa Hayati Rp5,5 juta

36. Rekayasa Infrastruktur Lingkungan Rp5 juta

37. Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air Rp5 juta

38. Biologi Rp5 juta

39. Desain Produk Rp5 juta

40. Oseanografi Rp5 juta

41. Rekayasa Kehutanan Rp5 juta

42. Meteorologi Rp5 juta

43. Farmasi Klinik dan Komunitas Rp4.757.350 juta

44. Kriya Rp4,5 juta

45. Seni rupa Rp3,5 juta

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Ini Hanya Ada di Kampus ITB, Bisa Tebak?

Demikian informasi mengenai rata-rata nominal gaji yang bisa diperoleh lulusan ITB per prodi, apakah kamu tertarik daftar kuliah di ITB?

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# bekerja
# gaji
# ITB

News Update

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani