AYOJAKARTA.COM - Berikut informasi terkait program beasiswa yang tidak terkena dampak dari kebijakan efisiensi anggaran.
Sejumlah kementerian pendidikan yang mengurus pendidik juga terdampak oleh efisiensi anggaran.
Karena hal tersebut, banyak masyarakat yang bertanya-tanya terkait dengan nasib sejumlah program beasiswa dari pemerintah.
Namun, masyarakat bisa bernafas lega. Karena dipastikan bahwa pagu belanja pegawai dan belanja bantuan sosial tidak boleh terkena efisiensi anggaran.
Baca Juga: Pencairan PKH Tahap 1 2025 Merata di Indonesia: Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI Aktif Salurkan Dana
Perlu diketahui bahwa sejumlah program beasiswa dari kementerian termasuk dalam daftar belanja bantuan sosial.
Dilansir ayojakarta.com dari berbagai sumber, berikut ini merupakan daftar program beasiswa yang tidak terkena efisiensi anggaran.
1. Program Indonesia Pintar
Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan dana bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah kepada siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin.
Supaya bisa mendapatkan bantuan PIP, siswa harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Bantuan ini menyasar siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.
Baca Juga: Panduan Sholat Nisfu Syaban Dilengkapi Bacaan Niat Arab Latin serta Amalan Doa yang Dianjurkan
2. KIP Kuliah
KIP Kuliah merupakan beasiswa bagi mahasiswa yang memiliki latar belakang ekonomi kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi.
Program ini memungkinkan siswa untuk mendapat tunjangan hidup selama masa kuliahnya serta dibebaskan dari biaya uang kuliah tunggal (UKT).
3. Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)
Program ini menyasar mahasiswa D4 sampai S3. Alasan program ini tidak dikenai efisiensi anggaran dikarenakan adanya target 12.345 mahasiswa yang harus didanai.
4. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)
LPDP merupakan salah satu bantuan pemerintah untuk membantu masyarakat dalam melanjutkan pendidikan tinggi
Saat ini LPDP sedang membuka pendaftaran hingga 17 Februari 2025 mendatang.
Baca Juga: PKH BPNT Tahap 1 Tahun 2025 Cair Duluan di Wilayah Ini, Nominalnya Capai Rp2 Juta?
5. Beasiswa ADIK
Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) banyak diberikan kepada mahasiswa dari daerah 3T, penyandang disabilitas, dan mahasiswa yang sesuai dengan kriteria.
6. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)
Program ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2022 dan merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Keuangan.
BIB memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi dalam dan luar negeri pada program S1/D4, magister, doktor, dan non gelar bagi guru dan dosen, pegawai Kemenag, serta calon dosen termasuk mahasiswa berprestasi.
Baca Juga: Jadwal Puasa Nisfu Syaban 2025! Tata Cara, Niat, dan Tanggalnya
7. Kemitraan Negara Berkembang (KNB)
Program ini diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari negara berkembang atau negara yang memiliki hubungan bilateral dengan Indonesia.
Itulah informasi terkait program beasiswa yang tidak terkena dampak dari kebijakan efisiensi anggaran.***
Share this article
Daftar program beasiswa yang tidak terkena efisiensi anggaran tahun 2025, apa saja? Simak di sini lengkapnya.