1 Juta Pekerja Belum Cairkan BSU 2022, Begini Cara Cek Penerima dan Tarik BLT Subsidi Gaji

Ada 1 Juta Pekerja Yang Belum Ambil Dana BSU 2022, Segera Ambil Deh Paling Lambat Tanggal 20 Desember di Kantor Pos
Ada 1 Juta Pekerja Yang Belum Ambil Dana BSU 2022, Segera Ambil Deh Paling Lambat Tanggal 20 Desember di Kantor Pos

AYOJAKARTA.COM – Sampai dengan akhir November, masih sekitar 1 juta pekerja atau buruh yang belum mencairkan Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2022, kerap disebut sebagai Bantuan Langsung Tunai atau BLT Subsidi Gaji.

Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan agar para pekerja atau buruh segera mencairkan BSU 2022 kalau memang sudah terdata sebagai penerima BLT Subsidi Gaji itu.

Pasalnya, Kemnaker membatasi pencairan BSU 2022 sampai dengan tanggal 20 Desember 2022. Apabila pekerja atau buruh tidak mengambil bantuan tersebut, dana akan dikembalikan ke Kas Negara.

“Mengingatkan kepada para pekerja atau buruh yang memenuhi syarat BSU yang belum mengambil dananya untuk segera mendatangi Kantor Pos terdekat, sebab batas akhir pengambilan dana BSU adalah tanggal 20 desember 2022," kata Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri, dalam siara pers Biro Humas Kemnaker baru-baru ini.

Menurut catatan Kemnaker, hingga akhir bulan lalu, sekitar 11,6 juta pekerja atau buruh sudah menerima BSU 2022 dari pemerintah dengan besaran Rp600 ribu per pekerja.

Baca Juga: Potensi Gempa Megathrust Pemicu Tsunami 34 Meter di Jawa dan Sumatra, Pakar BRIN: Harus Tingkatkan Kewaspadaan

Baca Juga: Potensi Gempa Megathrust & Tsunami Terbesar versi Artificial Intelligence: Percaya Atau Tidak?

Penyaluran BLT Subsidi Gaji tersebut dilakukan melalui transfer ke rekening pekerja di bank yang merupakan anggota Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara, rekening Bank Syariah Indonesia, dan juga Kantor Pos milik PT Pos Indonesia.

Khusus BSU 2022 batch terakhir, pencairan dilakukan di Kantor Pos. "Pekerja atau buruh yang telah ditetapkan dan belum melakukan pencairan agar segera mengambil dana BSU  di Kantor Pos terdekat dengan membawa Kartu Tanda Penduduk," ujarnya.

Untuk mempercepat pencairan Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2022, Kemnaker terus menggenjot penyaluran BLT Subsidi Gaji tersebut dengan bersinergi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan PT Pos Indonesia.

Menurut Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi, sampai dengan 5 Desember, BSU 2022 telah tersalurkan kepada 11,67 juta pekerja atau buruh.

Sementara itu, BLT Subsidi Gaji yang sudah disalurkan lewat Kantor Pos milik PT Pos Indonesia sudah diterima oleh 2,7 juta pekerja atau buruh.

Sisa BSU 2022 dicairkan lewat mekanisme trransfer ke rekening bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

"Sisa penyaluran BSU yang kita kejar saat ini tinggal 8,8 persen dari target. Kami optimis di sisa waktu yang ada, dengan beragam upaya yang telah dan akan terus dilakukan, penyaluran BSU lewat PT Pos dapat tersalur seluruhnya kepada penerima,” ungkap Anwar dalam siaran persnya, pekan lalu.

Kemnaker mengimbau para pekerja atau buruh yang memenuhi persyaratan sebagai penerima BSU 2022 untuk segera melakukan pengecekan ke kanal-kanal informasi yang tersedia.

Menurut Sekjen Kemnaker, kalaulah terdapat sisa dana BSU yang belum tersalurkan sampai dengan batas waktu yang ditentukan, dana yang sudah dialokasikan akan dikembalikan ke kas negara.

Oleh sebab itu, Anwas Sanusi meminta seluruh pihak terkait diharapkan dapat saling membantu demi tersalurnya manfaat BSU bagi pekerja dan buruh.

Baca Juga: Hore Kabar Gembira, Jangan Sampai Hangus! Catat Tanggal Maksimal Pencairan BSU 2022

Baca Juga: BPOM Tarik Lagi Izin Edar 32 Obat Sirup, Cek Apakah Ada di Rumah Ya

Para penanggung jawab BSU di perusahaan bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya masing-masing diminta untuk terus aktif memonitor dan menghimbau pekerja atau buruh yang memenuhi syarat BSU untuk segera memproses ke PT Pos Indonesia.

“PT Pos juga terus melakukan upaya jemput bola ke para calon penerima BSU. Artinya semua bekerja keras agar manfaat BSU ini dapat betul-betul dirasakan oleh pekerja atau buruh,” ujar Anwar.

Pengecekan Mandiri Penerima BSU

Kalian yang ingin tahu status penerima BSU 2022 bisa melakukan pengecekan secara mandiri di tautan di bawah:

http://www.kemnaker.go.id

https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id

Para pekerja juga bisa melakukan pengecekan melalui aplikasi  Pos Pay yang dapat diunduh pada Play Store/App Store.

Berikut ini langkah untuk melakukan cek mandiri daftar penerima BSU 2022 atau BLT Subsidi Gaji:

  • Kunjungi website kemnaker.go.id
  • Daftar akun Apabila belum memiliki akun, maka Anda harus melakukan pendaftaran. Lengkapi pendaftaran akun
  • Aktivasi akun dengan menggunakan kode OTP yang akan dikirimkan ke nomor handphone Anda
  • Login ke dalam akun Anda Lengkapi profil biodata diri Anda berupa foto profil, tentang Anda, status pernikahan dan tipe lokasi
  • Cek notifikasi
  • Setelah itu, Anda akan mendapatkan notifikasi yang akan berisi mengenai status penerima subsidi upah, seperti terdaftar sebagai calon penerima BSU atau tidak terdaftar, serta menunjukkan memenuhi syarat atau tidaknya, bahkan notifikasi mengenai penyaluran dana kepada penerima bantuan.

Cara mencairkan BSU 2022 atau BLT Subsidi Gaji Rp600.000 di Kantor Pos

Kalian bisa juga mengecek lewat aplikasi Pos Pay yang dapat diunduh di Playstore/App Store.

  1. Screenshot status pekerja di Portal SiapKerja atau situs kemenaker.go.id yang bertanda “BSU Anda Telah Disalurkan”.
  2. Jika tidak bisa mengakses link di atas, minta surat keterangan sebagai penerima BSU dari perusahaan masing-masing.
  3. Datang ke Kantor Pos terdekat, dengan membawa KTP dan bukti bawa Anda adalah penerima BSU 2022.
  4. Tunjukkan berkas yang dibawa ke petugas Kantor Pos
  5. Dana BSU 2022 akan langsung cair kepada pekerja setelah berkas diperiksa dan dinyatakan valid

Cara cek penerima BSU 2022 melalui aplikasi Pos Pay

  • Setelah Anda menginstal aplikasi Pospay melalui tautan tadi, masuk ke aplikasi dan klik logo I (pojok kanan bawah) dan pilih logo Kemnaker.
  • Kemudian klik menu BSU dari Kemnaker dan ambil foto e-KTP
  • Isikan data diri mulai dari email, nomor handphone, dan nama ibu kandung
  • Selanjutnya Anda akan terima kode OTP atau kode QR Pospay untuk digunakan saat mencairkan BLT Subsidi Gaji
  • Saat ini logo di aplikasi belum muncul karena masih dalam proses pengecekan tim terkait. Jadi Anda sebaiknya cek berkala.

Demikian informasi tentang BSU 2022 harus cair paling lambat 20 Desember. Dana BLT Subsidi Gaji yang belum dicairkan pada tenggat itu akan dikembalikan ke Kas Negara.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BSU 2022
# Bantuan Langsung Tunai
# Bantuan Subsidi Upah
# BLT Subsidi Gaji
# Kemnaker
# BPJS Ketenagakerjaan
# Kantor Pos

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.