AYOJAKARTA.COM -- Sejak beberapa tahun lalu iPhone bekas atau second banyak diminati oleh masyarakat.
Tidak bisa dipungkiri bahwa kecanggihan iPhone membuat siapa saja ingin memiliki ponsel tersebut.
Akan tetapi, harga unit baru iPhone memang sangat mahal sehingga banyak orang yang memilih untuk membeli ponsel second.
Saat ini banyak sekali orang yang menjual iPhone second inter atau kerap disebut juga iPhone ex inter.
Baca Juga: Tips Tekno: Begini Cara Pindah Ratusan Nomor Kontak dari Excel ke Hp Android dan iPhone dengan Mudah
iPhone ex inter merupakan iPhone bekas yang diimpor dari pengguna luar negeri.
Banyak orang yang memilih iPhone ex inter karena berbagai alasan, salah satunya adalah masalah harga.
Kebanyakan orang memilih untuk membeli iPhone ex inter karena harganya yang murah dan selisih jauh dengan harga resmi unit baru.
Meski begitu, perlu diketahui bahwa membeli ponsel bekas keluaran Apple tersebut tidak boleh asal.
Baca Juga: 4 Tips Beli iPhone Second, Jangan Lupa untuk Cek Bagian Ini
Jika kamu berencana untuk membeli iPhone ex inter maka ada baiknya mengetahui informasi berikut ini.
Dikutip dari kanal YouTube DEPRAZ, jangan beli iPhone second inter apabila tidak ada bukti bayar pajak dan registrasi IMEI melalui Bea Cukai.
Jika tidak ada bukti bayar pajak dan registrasi IMEI maka bisa dipastikan bahwa iPhone second tersebut ilegal.
Selain itu, iPhone yang ilegal juga tidak aman dan IMEI akan diblokir, kecuali jika ponsel tersebut whitelist.
Jika IMEI sudah diblokir, tidak disarankan untuk menggunakan jasa buka blokir atau unblock IMEI.
Kamu harus memahami bahwa jasa buka blokir IMEI juga termasuk hal yang ilegal dan sebaiknya dihindari.
Walaupun demikian, tetap lebih disarankan untuk membeli unit iPhone yang masih baru demi kenyamanan dan keamanan.
Baca Juga: Mau Beli iPhone Second? Perhatikan 3 Tips Ini, Jangan sampai Tertipu
Demikian informasi mengenai tips beli iPhone second inter. Semoga bermanfaat.***

Share this article
Harga unit baru iPhone memang sangat mahal sehingga banyak orang yang memilih untuk membeli ponsel second.