Bikin Plong, Begini Cara Mengedit Pesan WA yang Sudah Terkirim

Dengan pembaruan terkini, pesan di WA yang sudah terkirim masih bisa diedit. Tak perlu panik lagi salah mengirimkan pesan di WhatsApp.
Dengan pembaruan terkini, pesan di WA yang sudah terkirim masih bisa diedit. Tak perlu panik lagi salah mengirimkan pesan di WhatsApp.

AYOJAKARTA.COM - Pernah merasakan panik atau salah tingkah gara-gara salah mengirimkan pesan di WhatsApp?

Dulu, pesan WA yang sudah terkirim tak bisa edit. Sehingga si pengirim harus mengirimkan pesan berikutnya untuk menjelaskan kesalahannya.

Tapi dengan pembaruan terkini, pesan di WA yang sudah terkirim masih bisa diedit.

Baca Juga: Cara Setting Whatsapp Jadi Offline Sementara Tanpa Mematikan Data Seluler, Cocok Buat Kamu yang Butuh Privasi

Bagaimana caranya, berikut penjelasannya seperti dikutip dari situs resmi WA:

1. Tekan lama pesan yang ingin diedit

Langkah pertama adalah menekan lama pesan yang ingin diedit. Pesan yang dapat diedit adalah pesan teks biasa yang dikirim dalam waktu 15 menit terakhir.

2. Klik Opsi lainnya

Setelah pesan ditekan lama, akan muncul menu pilihan. Klik Opsi lainnya untuk melihat opsi-opsi yang tersedia.

3 Pilih Edit

Dari menu pilihan, pilih Edit untuk mengedit pesan.

4. Perbarui pesan kamu

Setelah memilih Edit, kamu dapat mengedit pesan sesuai keinginan. Setelah selesai mengedit, ketuk tanda centang untuk memperbarui pesan.

5. Ketika selesai, ketuk tanda centang untuk memperbarui pesan

Tanda centang akan muncul di bagian bawah layar. Ketuk tanda centang untuk menyimpan perubahan pada pesan.

Pesan yang telah diedit akan ditandai dengan tulisan "diedit" di bagian bawah pesan. Pesan yang telah diedit juga akan ditampilkan di obrolan penerima.

Baca Juga: Tips WhatsApp agar Gambar yang Dikirim Tidak Bisa Disimpan atau Screenshot Pengguna Lain

Namun tidak semua pesan yang sudah terkirim bisa diedit.

Ada batas waktu 15 menit untuk mengedit pesan yang sudah terkirim.

Fitur edit pesan WhatsApp hanya dapat digunakan untuk mengedit pesan teks biasa yang dikirim dalam waktu 15 menit terakhir. Jika pesan telah dikirim lebih dari 15 menit, maka pesan tersebut tidak dapat diedit.

Batasan waktu ini bertujuan untuk menjaga keaslian percakapan. Dengan adanya batasan waktu, pengguna tidak dapat sepenuhnya mengubah pesan setelah waktu yang lama.

Selain itu, kamu tidak dapat mengedit foto, video, atau jenis media lainnya.

Fitur edit pesan WhatsApp hanya dapat digunakan untuk mengedit pesan teks biasa. Pesan media, seperti foto, video, atau dokumen, tidak dapat diedit.

Hal ini dikarenakan pesan media bersifat statis dan tidak dapat diubah setelah dikirim.

Info penting lainnya, mengedit pesan yang sudah terkirim tidak akan memunculkan notifikasi chat baru di ponsel penerima.

Baca Juga: Trik Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Butuh Kuota Internet, Cukup dengan Aktifkan Fitur Ini!

Ketika kamu mengedit pesan WhatsApp, maka pesan yang telah diedit akan ditampilkan di obrolan penerima. Namun, penerima tidak akan menerima notifikasi chat baru agar pengguna tidak kebingungan dengan notifikasi chat yang berlebihan.

Itulah cara mengedit pesan WA yang sudah terkirim dan beberapa catatan penting lainnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cara mengedit
# Terkirim
# pesan
# WA
# WhatsApp

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).