AYOJAKARTA.COM – Di zaman yang serba terikat dengan teknologi, tentunya bikin makin banyak penipuan yang terjadi saat ini dengan berbagai macam modus.
Variasi modus tersebut bahkan tidak habis-habisnya menghantui masyarakat Indonesia. Membuat masyarakat Indonesia menjadi penasaran untuk dapat mengikuti jejak penipu.
Sebut saja di aplikasi chat WhatsApp, banyak sekali penipuan terjadi di aplikasi satu ini dengan berbagai macam modus, baik itu melalui chat atau teelpon, ataupun dengan modus tauan menawarkan sesuatu yang membuat sasaran tertarik untuk mengekliknya.
Baca Juga: Cara Memulihkan Chat WhatsApp dari Google Drive, Obrolan Lama Bisa Diakses Kembali
Adapun berikut ini ialah hal yang harus dikenali terkait 3 modus penipuan online melalui WhatsApp, yaitu:
- Tawaran tidak masuk akal
Pertama tentunya adalah modus penipuan melalui media sosial khususnya WhatsApp adalah dengan menawarkan berbagai hal yang yang tidak masuk akal. Banyak yang tergiur dengan tawaran tersebut.
Sebut saja misalnya penipu menawarkan ponsel dengan harga yang sangat murah dari harga pasaran.
- Telpon, SMS, WhatsApp yang tidak jelas
Ya, selanjutnya modus penipuan online yang sering terjadi di SMS, telepon maupun aplikasi WhatsApp,selalu berasal dari sumber yang tidak jelas asal muasalnya.
Padahal perlu diketahui bahwasanya hal tersebut seharusnya tidak perlu digubris. Namun sayangnya masih banyak orang yang asal klik karena rasa penasarannya yang cukup tinggi.
- Penipuan melalui social engineering
Yang terakhir adalah modus penipuan online yang cukup populer di lakukan oleh penipu, yaitu melalui social engineering.
Adapun social engineering adalah penipu mengelabui dan memanipulasi korban agar mendapatkan informasi pribadi korbannya yang dapat menjadi akses para penipu melancarkan aksinya, seperti meminta kode OTP, nomor kartu ATM, password, dan lainnya.
Baca Juga: Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memblokir Kontakmu di WhatsApp, Cek di Sini!
Itulah beberapa contoh modus yang harus dikenali oleh masyarakat, tentunya disarankan untuk lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan.
Jika memang telah menjadi korban, disarankan agar segera melapor ke pihak berwajib seperti polisi, agar dapat ditangani segera mungkin.

Share this article
Inilah beberapa contoh modus WhatsApp yang harus dikenali oleh masyarakat, tentunya disarankan untuk lebih berhati-hati.