AYOJAKARTA.COM -- Narcissistic Personality Disorder atau NPD merupakan jenis gangguan kepribadian yang ditandai dengan pekatnya rasa superioritas pada diri sendiri.
Orang dengan gangguan kepribadian narsisistik atau Narcissistic Personality Disorder akan cenderung bersikap egois, nir empati, dan manipulatif.
Meski terkesan hebat dan mengagumkan di permukaan, pemilik gangguan kepribadian narsisistik atau Narcissistic Personality Disorder justru merasa sebaliknya di bagian dalam.
Baca Juga: 8 Hal Paling Dibenci NPD atau Narsistik Personality Disorder dari Empath, Apa Saja?
Akibat pengabaian masa kecil atau peristiwa traumatis tidak menyenangkan, seorang anak yang belum bisa mengenali dan meregulasi jenis-jenis emosi akhirnya mulai tumbuh.
Perasaan tidak nyaman bahkan cenderung membenci diri sendiri karena situasi dan tekanan, membuat seseorang mulai menciptakan sosok pribadi baru yang sempurna.
Karena minimnya hubungan dan keterikatan secara emosional di masa kecil, seorang NPD kemudian menjelma sebagai sosok dewasa yang tidak berperasaan.
Baca Juga: Kenali Ciri Covert Narcissist, Jenis Gangguan Kepribadian dari NPD: Mudah Tersinggung Salah Satunya!
Berbekal kecerdasan mirroring yang dilatih seumur hidup, seorang NPD akan mulai mencari orang-orang baik yang penuh empati, bertanggung jawab, serta jujur sebagai suplai utama.
Meski telah memiliki sosok yang luar biasa di hidupnya, seorang NPD akan tetap mencari tambahan suplai dari orang lain untuk memenuhi kekosongan di dalam dirinya.
Untuk mendapatkan semua kebutuhan itu, tidak mengherankan apabila seorang NPD bertindak diluar batas kewajaran manusia normal.
Tidak mengenal batasan diri dan empati emosional dengan siapapun, seorang NPD yang terkesan sangat pemberani mampu melakukan berbagai bentuk tindak kejahatan.
Meski sangat mengerikan, seorang NPD tidak lain hanya seorang anak kecil yang terjebak bertahun-tahun dalam tubuh dan pikiran orang dewasa.
Individu narsistik memiliki beberapa jenis ketakutan konstan dan terus dirasakan yang selalu dibawanya kemanapun berada.
Selain rasa takut akan ketahuan sifat aslinya, NPD juga menganggap orang di sekitarnya sebagai ancaman sehingga harus terus dimanipulasi dan dikendalikan.
Jenis ketakutan kedua yang dimiliki oleh seorang NPD adalah takut akan diabaikan dan ditinggalkan, sehingga membuat mereka cenderung tidak bisa setia kepada pasangannya.
Mengkritik dan memberi batasan atau mengajarkan soal moral, bagi seorang NPD adalah sebuah tindakan pembangkangan sehingga harus dihancurkan.
Ketakutan terbesar ketiga yang dimiliki oleh individu dengan gangguan kepribadian narsistik adalah terekspose atau terungkap, sehingga membuat mereka bertindak posesif.
Hidup dari menjadi Benalu atas hidup dan prestasi serta kemampuan korban atau suplai, seorang NPD sangat takut akan kehilangan kendali.
Narsisistik sangat takut dengan korban dan biasanya merupakan individu Empath yang sudah teredukasi dan mengenali diri sendiri. ***

Share this article
Orang dengan gangguan kepribadian narsisistik atau Narcissistic Personality Disorder akan cenderung egois, nir empati, dan manipulatif.