AYOJAKARTA.COM - Kamu mungkin pernah bertemu dengan orang yang cemas saat berada di tempat terbuka atau di tengah keramaian.
Sepertinya aneh, tapi itu adalah salah satu jenis gangguan kecemasan yang dalam bahasa psikologi disebut dengan agorafobia.
Dikutip dari akun TikTok dokter Andri di @psikosomatikandri, berikut ulasan pengertian agorafobia dan cara mengatasi.
Agorafobia adalah salah satu jenis gangguan kecemasan dimana berada di tempat terbuka atau ramai memicu rasa takut yang intens.
Pasien dengan kondisi ini sering merasa sangat tidak nyaman dan mungkin mengalami gejala seperti pusing.
Timbul perasaan akan datang malapetaka, atau kebutuhan mendesak untuk kembali ke tempat yang aman, seperti rumah.
Mengapa Ini Terjadi?
Baca Juga: Sering Cemas Tiba-tiba? Simak Sebab dan Gejala Agorafobia Disini
Pasien dengan gangguan kecemasan atau panik umumnya lebih sensitif terhadap pemicu yang mengaktifkan amigdala, bagian otak yang memproses rasa takut.
Ketika mereka berada di lingkungan terbuka, tubuh mereka dapat bereaksi kuat terhadap masukan sensorik sehingga membuat mereka merasa tidak nyaman.
Bagaimana Peran Indera Kita
Kelima indera kita—penglihatan, penciuman, pendengaran, pengecapan, dan sentuhan—terus bekerja, meskipun kita tidak selalu menyadarinya.
Baca Juga: Mitos dan Fakta Karakter Orang yang Memiliki Dua Unyeng-unyeng, Benarkan Punya Indera Keenam?
Ketika seseorang dengan kecemasan berada di ruang terbuka, mereka mungkin kewalahan dengan masukan sensorik.
Misalnya, suara seperti suara konstruksi bisa sangat mengganggu bagi seseorang dengan sensitivitas tinggi.
Sensitivitas yang meningkat ini dapat membuat mereka ingin segera melarikan diri ke tempat yang mereka rasa aman.
Mengelola Sensitivitas
Orang dengan kecemasan mungkin bertanya mengapa mereka tiba-tiba menjadi lebih sensitif terhadap kebisingan, bau, atau masukan sensorik lainnya.
Sensitivitas ini sering kali disebabkan oleh sistem saraf mereka yang berada dalam kewaspadaan tinggi.
Bahkan makanan atau minuman tertentu dengan bau yang menyengat bisa memicu kecemasan.
Baca Juga: 16 Fakta Menarik Orang Introvert Ketika Jatuh Cinta, Jadi Lebih Sensitif Salah Satunya Loh!
Strategi Mengatasi Agorafobia
1. Paparan Bertahap: Untuk mengelola perasaan ini, penting untuk secara bertahap memaparkan dirimu pada situasi yang ditakuti.
Lanjutkan aktivitasmu, meskipun aktivitas tersebut menimbulkan kecemasan, untuk membantu menurunkan kepekaan sistem sarafmu seiring berjalannya waktu.
2. Pengobatan: Jika sensitivitasnya berlebihan, obat yang diresepkan oleh psikiater dapat membantu menstabilkan kondisimu dan mengurangi kecemasan, sehingga memudahkanmu menangani situasi ini.
Baca Juga: Edukasi Psikologi: Apakah Manusia Dasarnya Itu Baik atu Jahat? Begini Penjelasan Psikiater
3. Praktik yang Konsisten: Mengatasi agorafobia membutuhkan latihan yang konsisten. Ini bukanlah sesuatu yang bisa diselesaikan dengan satu upaya.
Berlatih secara teratur berada di ruang terbuka dapat membantumu secara bertahap menjadi kurang sensitif.
Perlunya mengenal edukasi psikologi melalui pengertian agorafobia dan cara mengatasi akan banyak membantu.***

Share this article
Punya teman bersikap ketakutan saat ramai, kenali pengertian agorafobia dan cara mengatasi agar tidak semakin parah dengan metode berikut