5 Perilaku Pasangan yang Tidak Bisa Ditoleransi dalam Hubungan, Jangan Pertahankan Orang Seperti Ini

IIlustrasi. Pasangan
IIlustrasi. Pasangan

AYOJAKARTA.COM - Dalam suatu hubungan romantis, setiap individu pasti memiliki kebutuhan mendasar untuk merasa dihargai dan dihormati oleh pasangannya.

Menurut penelitian, komponen kunci dari kesejahteraan dan kelanggengan hubungan adalah kejujuran dan saling menghargai.

Ada beberapa perilaku dalam hubungan yang tidak boleh ditoleransi karena dapat merusak pondasi kepercayaan dan rasa hormat tersebut.

Meskipun setiap orang memiliki tingkat toleransi yang berbeda, beberapa tindakan tetap tidak dapat diterima dalam hubungan yang sehat.

Berikut adalah 5 perilaku pasangan yang tidak bisa ditoleransi berdasarkan informasi yang dikutip oleh Ayojakarta.com dari kanal YouTube Smart Work, Kamis (30/05/2024).

Baca Juga: 5 Tanda Psikologi Jika Kamu dan Dia Diam-diam Saling Suka Satu Sama Lain dan Punya Chemistry Kuat

1. Berbohong Sepanjang Waktu

Kepercayaan adalah dasar dari setiap hubungan yang kuat, dan tanpa kejujuran, kepercayaan itu tidak bisa terbentuk.

Memang, kadang-kadang orang berbohong sedikit untuk menghindari kewajiban sosial atau melindungi perasaan orang lain.

Namun, jika kamu menemukan pasanganmu sering berbohong, penting untuk memutuskan apakah ketidakjujuran ini bisa diterima atau tidak.

Pembohong sering menghindari tanggung jawab dan menutupi diri mereka yang sebenarnya.

Menyadari bahwa pasanganmu tidak seperti yang kamu bayangkan bisa sangat mengecewakan.

Oleh karena itu, kejujuran adalah pondasi kepercayaan, dan tanpa itu, sulit membangun hubungan yang sehat dan langgeng.

Baca Juga: Lulusan SMA dan SMK Merapat, Ini 10 Formasi CPNS 2024 yang Sepi Peminat

2. Sering Menghilang Tanpa Kabar

Di awal perkenalan, hal ini mungkin masih bisa ditoleransi.

Namun, jika kamu sudah dalam hubungan yang berkomitmen dan pasanganmu kerap menghilang tanpa kabar, ini tidak bisa ditoleransi.

Komunikasi adalah elemen paling penting dalam sebuah hubungan.

Sangat tidak adil jika pasangan tiba-tiba menghilang tanpa alasan yang jelas.

Jika mereka membutuhkan waktu untuk sendiri, mereka seharusnya memberitahumu.

Sering menghilang tanpa kabar tidak hanya kekanak-kanakan tetapi juga bisa membingungkan dan melukai perasaan.

Kamu tidak bisa menjalani hubungan yang sehat jika terus-menerus mentoleransi perilaku ini.

Hubungan yang baik didasarkan pada komunikasi yang jujur dan saling menghargai, bukan ketidakpastian dan kebingungan.

Baca Juga: Ini 10 Ciri-ciri Orang yang Jujur Menurut Psikologi, Apakah Kamu Termasuk?

3. Memanipulasi Emosional

Contoh perilaku kekanak-kanakan dalam suatu hubungan adalah ketika pasangan memanipulasimu untuk memenuhi keinginannya dengan mengeksploitasi dirimu.

Tindakan ini bisa berupa membuatmu merasa bersalah jika tidak menuruti keinginannya atau bahkan mengancam akan meninggalkanmu.

Perilaku manipulatif semacam ini sangat tidak sehat dan tidak boleh ditoleransi.

Idealnya, jika terjadi permasalahan antara kamu dan pasanganmu, kalian harus duduk bersama dan mendiskusikannya secara terbuka dan jujur.

Meskipun perbedaan pendapat mungkin terjadi, penting untuk saling terbuka dan berkompromi demi keberlanjutan hubungan.

Dalam sebuah hubungan yang sehat, komunikasi yang baik dan saling pengertian adalah kunci utama, bukan manipulasi dan tekanan emosional.

4. Membuatmu Merasa Tidak Berharga

Perilaku yang membuatmu merasa tidak berharga adalah bentuk kekerasan mental yang sering kali sulit dikenali.

Ini bisa dimulai dari komentar-komentar kecil yang merendahkan hingga tindakan yang lebih besar seperti menghina fisik atau mempermalukanmu di depan orang banyak.

Dengan meruntuhkan kepercayaan dirimu, dia bisa lebih mudah mengendalikanmu.

Sebuah hubungan seharusnya tidak membuat kamu merasa rendah atau tidak berharga.

Kamu harus ingat bahwa kamu berhak diperlakukan dengan hormat dan dihargai.

Perilaku semacam ini adalah tanda bahwa hubungan kalian tidak sehat.

Kamu layak mendapatkan hubungan yang penuh kasih, saling menghormati, dan mendukung satu sama lain.

Baca Juga: 27.927 Peserta UTBK SNBT 2024 Dinyatakan Gugur! Padahal Hasil Seleksi Diumumkan Bulan Juni, Apa Penyebabnya?

5. Melakukan Kekerasan Fisik

Kekerasan fisik tidak pernah dapat diterima dalam hubungan apa pun.

Kamu layak mendapatkan cinta yang menghormati dan menghargai dirimu.

Jika kamu mengalami kekerasan fisik, penting untuk tidak takut berbicara dan meminta bantuan yang kamu butuhkan dari orang lain.

Cari dukungan dari teman, keluarga, atau lembaga yang dapat membantu dan prioritaskan keselamatan serta kesejahteraanmu.

Kamu berhak hidup tanpa kekerasan dan berhak mendapatkan cinta yang sejati dan penuh kasih.

Saat menjalani hubungan, mengenali dan menetapkan batasan yang sehat adalah kunci untuk menjaga kesejahteraan kita.

Jangan ragu untuk mengakui dan bertindak jika menemui perilaku yang tidak dapat ditoleransi, karena setiap orang pantas mendapatkan cinta.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# perilaku
# pasangan

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).