Memiliki Pengaruh Besar Secara Psikis dan Kecerdasan, Ini Dampak Buruk yang Ditimbulkan dari Kondisi Rumah Berantakan

Dampak Buruk yang Ditimbulkan dari Kondisi Rumah Berantakan
Dampak Buruk yang Ditimbulkan dari Kondisi Rumah Berantakan

AYOJAKARTA.COM - Rumahku adalah Surgaku, merupakan adagium yang menunjukkan peran tempat tinggal dalam membangun watak seseorang demi peradaban dunia.

Rumah yang bersih dan terawat serta dipenuhi dengan energi positif akan membuat penghuninya hidup dalam getaran cinta, sebagaimana gambaran kehidupan di surga.

Sementara rumah yang kotor, kumuh dan berantakan serta dipenuhi dengan energi negatif, akan membuat penghuninya merasa berada dalam neraka.

Dikutip dari Instagram @ratu.regina, Sabtu (25/5/2024) kondisi bagian dalam rumah yang berantakan, selain mendatangkan efek negatif secara fisik juga dapat berdampak secara psikologis bagi penghuninya.

Baca Juga: 18 Jurusan Teknik Sipil Terbaik di Indonesia versi Times Higher Education 2024, Tidak Semuanya PTN

Sebagai salah satu referensi pengetahuan akan pentingnya menjaga kondisi rumah, berikut ini adalah dampak buruk dari rumah yang berantakan.

Dampak buruk pertama dari kondisi rumah yang berantakan secara psikologis adalah menjadi pencetus timbulnya stress dan tekanan kecemasan.

Kebiasaan menampilkan ketidakteraturan secara fisik di dalam lingkungan rumah, akan terekam dan ikut mempengaruhi cara kerja otak setiap orang.

Rumah yang berantakan akan lebih cenderung membuat penghuninya merasa kewalahan dan kesulitan untuk berkonsentrasi.

Dampak buruk kedua secara psikologis yang ditimbulkan dari kondisi rumah berantakan adalah masalah kesehatan.

Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Banjir Berkah, 2 Bansos Mei-Juni Positif Cair Serentak Rp150 Ribu, Rp400 Ribu Sampai Rp1,7 Juta via KKS Hari Ini, Cek Segera!

Kondisi bagian dalam rumah berantakan tentu saja mengundang debu, kotoran, binatang serta hal lain yang dapat merusak sistem pernafasan penghuninya.

Adanya gangguan pada sistem pernapasan tentu saja akan dapat berdampak langsung pada kualitas kesehatan fisik dan psikis penghuni rumah.

Dampak buruk ketiga secara psikis yang diakibatkan dari bagian dalam rumah tidak terawat dan berantakan adalah gangguan konsentrasi para penghuni.

Kesulitan dalam berkonsentrasi karena situasi rumah yang berantakan, tentu sangat berdampak pada performa akademis.

Penurunan kemampuan akademis yang terjadi secara berkelanjutan akan membentuk lingkaran kemalasan dan bertambahnya kebodohan.

Dampak buruk keempat secara psikis yang terjadi karena kondisi rumah berantakan adalah rendahnya keterampilan mengelola waktu serta emosi.

Berada di dalam atau di tengah-tengah pusaran kekacauan, dapat merusak konfigurasi dan konstruksi ingatan para penghuninya.

Mencari benda atau sesuatu di tengah-tengah kekacauan saat dibutuhkan, akan membuat ingatan sulit tergugah dan berdampak pada luapan emosi saat gagal ditemukan.

Baca Juga: Lulusan SMA Merapat! Ini Formasi CPNS 2024 di Instansi Pemerintah yang Bisa Kamu Daftar

Dampak buruk kelima yang mempengaruhi psikologis seseorang dari kondisi rumah berantakan adalah kebiasaan meniru perilaku.

Perilaku Orang tua yang terbiasa hidup dalam kekacauan baik fisik maupun psikis akan diadopsi oleh keturunan atau anak-anaknya, karena dianggap sebagai hal wajar dan biasa.

Karena dampak buruk tersebut, penting setiap keluarga untuk mulai menanamkan pentingnya kebersihan dan kerapihan di dalam lingkungan rumah.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dampak buruk
# berantakan
# rumah

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.