AYOJAKARTA.COM – Tingginya tekanan kerja serta keinginan untuk bisa maksimal dalam berbagai hal, seringkali membuat tubuh dan pikiran merasa perlu istirahat.
Sayangnya bentuk istirahat yang sering dilakukan kebanyakan orang tidak tepat, sehingga jumlah jam tidur yang berlimpah tidak membuat tubuh kembali utuh.
Kurangnya informasi mengenai bentuk istirahat yang diperlukan tubuh dan penggerak di dalamnya, menjadikan kualitas hidup menjadi redup.
Untuk mendapatkan kualitas kehidupan yang lebih menyenangkan, setiap individu perlu memahami jenis-jenis istirahat.
Baca Juga: 6 Tanda Kamu Suka Memendam Emosi menurut Psikolog, Jangan Dibiarkan Sebelum Meledak
Sebagai cara untuk bisa lebih bersikap peduli serta mencintai diri sendiri, berikut tujuh jenis istirahat yang perlu diketahui dikutip ayojakarta.com dari Instagram @ceramahgusbaha, Kamis (21/3/2024).
Jenis istirahat pertama yang dibutuhkan oleh tubuh fisik setiap manusia adalah istirahat fisik seperti tidur cukup.
Selain itu, istirahat fisik juga dapat dilakukan dengan cara rutin melakukan aktivitas meditasi atau olah pernapasan.
Jenis istirahat selanjutnya yang sudah tentu dibutuhkan setiap manusia adalah istirahat mental.
Baca Juga: PENTING! Hanya 5 Kriteria Ini yang Bisa Mengikuti UTBK SNBT 2024, Kamu Termasuk?
Selain berjalan kaki tanpa alas kaki atau grounding, cara melakukan istirahat mental dapat dilakukan dengan mendengarkan musik untuk mencapai fase rileks.
Langkah lain yang dapat dilakukan sebagai cara mengistirahatkan mental adalah dengan menikmati suasana tenang serta menulis jurnal.
Jenis istirahat ketiga yang jarang diketahui kebanyakan orang adalah istirahat sosial atau menyediakan waktu khusus bagi diri sendiri.
Dalam bahasa sederhana istirahat sosial juga sering disebut dengan me time atau menyediakan waktu untuk diri sendiri.
Baca Juga: 7 Karakteristik Seorang Ayah yang Baik dan Mudah Ditiru oleh Anak-anaknya, Ibunya Pasti Bangga
Selain berkontemplasi atau introspeksi diri, me time juga dapat dilakukan dengan membangun hubungan otentik dengan orang sekitar atau hewan peliharaan.
Jenis istirahat selanjutnya yang diperlukan tubuh adalah istirahat sensorik atau mengistirahatkan anggota tubuh dari rangsangan eksternal.
Selain belajar menikmati dan mendengarkan kesunyian, istirahat sensorik juga dapat dilakukan dengan menjaga jarak dari gawai.
Jenis istirahat ke lima yang dibutuhkan tubuh adalah istirahat spiritual atau memberi durasi khusus untuk berhubungan secara vertikal dengan Tuhan.
Baca Juga: Secara Psikologi, 5 Tanda Ini Menunjukan Seseorang Menyukai Anda, Pernah Rasakan?
Jenis istirahat ke enam yang juga dibutuhkan setiap individu adalah istirahat emosional atau menjaga jarak dari kerumunan.
Selain menulis jurnal, berkonsultasi atau terapi untuk mengungkapkan perasaan, istirahat emosional dapat dilakukan dengan tidak selalu bersikap people pleasure.
Jenis istirahat ke tujuh yang juga menjadi kebutuhan penting bagi setiap individu adalah istirahat kreatif.
Salah satu bentuk contoh dari aktivitas yang bersifat istirahat kreatif misalnya adalah dengan bermain bersama orang tersayang atau menyatu dengan alam.***
Share this article
Berikut ini tujuh jenis istirahat yang jarang diketahui mulai dari fisik hingga mental, bagaimana caranya?