Rekomendasi 5 Daftar Beasiswa Dalam Negeri dengan Uang Saku Besar, Tertarik Untuk Mendaftar?

Ilustrasi. Beasiswa Kuliah
Ilustrasi. Beasiswa Kuliah

AYOJAKARTA.COM - Kabar gembira bagi kalian yang sedang mencari informasi beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1.

Dalam artikel ini akan kami berikan informasi terkait beasiswa dalam negeri dengan uang saku besar.

Menempuh pendidikan ke perguruan tinggi agar bisa mendapatkan gelar sarjana atau S1 menjadi impian bagi banyak orang.

Baca Juga: Mahasiswa S1-S3 yang Bisa Baca Al Quran Bisa Mendapatkan Beasiswa Riset Baznas 2024! Cek Syarat dan Jadwalnya

Namun sayangnya, hal ini tidak semua orang bisa untuk mendapatkannya. Pasalnya adanya masalah ekonomi menjadi penghambat untuk melanjutkan pendidikan.

Maka dari itu, adanya beasiswa menjadi salah satu kabar gembira tersendiri bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi dan ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Terdapat sejumlah beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 yang bisa dimanfaatkan untuk membantu meringankan biaya pendidikan.

Baca Juga: Mencari Beasiswa ke Australia? Cek Beasiswa The Rotary Foundation: Jurusan, Persyaratan dan Dokumen Lengkap

Terdapat sejumlah keuntungan yang akan didapatkan jika berhasil mendapatkan beasiswa, termasuk jumlah uang saku yang cukup besar.

Lantas, apa saja sih beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 dengan jumlah uang saku besar?

Dikutip dari akun Instagram @girlsbeayond.id, berikut ini rekomendasi beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 yang memiliki uang saku besar.

Baca Juga: 6 Ketentuan Membuat LoA untuk Beasiswa LPDP 2024 yang Harus Kamu Ketahui

1. Beasiswa BCA Finance Peduli

Beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 yang memiliki jumlah uang saku besar yaitu Beasiswa BCA Finance Peduli.

Ini merupakan beasiswa yang dikelola oleh PT BCA Finance dan merupakan salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia.

Adapun syarat yang harus dipenuhi jika ingin mendaftar beasiswa ini yaitu:

- Mahasiswa minimal semester 4 dan maksimal semester 6

- Mahasiswa PTN dengan minimal IPK 3,20 dan IPS minimal 3,00

- Mahasiswa PTS dengan minimal IPK 3,40 dan IPS minimal 3,20

Untuk uang saku yang nantinya akan diterima yaitu sebesar Rp 3,5 juta per semester (semester 5 - semester 6).

Baca Juga: Catat! Ini Daftar Tanggal Penting untuk Pendaftar Beasiswa LPDP Prioritas Tahun 2024

2. Beasiswa YBM BRIlian

Beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 yang memiliki jumlah uang saku besar kedua yaitu beasiswa YBM BRIlian.

YBM BRIlian merupakan Lembaga Filantropi Islam yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah yang dilaksanakan secasra profesional sesuai dengan UU No. 23 tahun 2011, Keputusan Menteri Agama dan DSN MUI.

Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan beasiswa ini yaitu:

- Minimal IPK 3,00

- Mahasiswa minimal semester 2

- Mahasiswa di kampus yang bermitra dengan YBM BRI

Untuk uang saku yang akan diterima oleh mahasiswa jika berhasil mendapatkan beasiswa ini yaitu Rp 3 juta per semester.

3. Beasiswa Karya Salemba Empat

Beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 yang memiliki uang saku besar selanjutnya yaitu beasiswa Karya Salemba Empat.

Ini merupakan organisasi nirlaba yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari PTN serta softskill untuk persiapan karir setelah lulus kuliah.

Adapun syarat yang dibutuhkan agar bisa mendapatkan beasiswa ini yaitu:

- Mahasiswa minimal semester 2

- Mahasiswa PTN yang bermitra dengan lembaga KSE

Untuk uang saku yang akan diterima oleh mahasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa ini yaitu, untuk reguler akan mendapatkan uang saku Rp 750.000 per bulan.

Sedangkan untuk unggulan akan mendapatkan uang saku sebesar Rp 750.000 per bulan dan uang UKT sebesar Rp 1,5 juta per semester.

Baca Juga: Catat Sekarang! Ini Tanggal-Tanggal Penting untuk Pendaftaran Beasiswa LPDP Non-Prioritas

4. Paragon Scholarship

Salah satu beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 dan memiliki jumlah uang saku besar yaitu Paragon Scholarship.

Ini merupakan program beasiswa dari paragon sebagai salah satu bentuk implementasi misi ke-6 Paragon, yaitu mendukung pendidikan dan kesehatan bangsa.

Adapun syaratt yang dibutuhkan yaitu:

- Mahasiswa minimal semester 5 (D4/S1)

- Mahasiswa minimal semester 5 (D4/S1)

- Minimal IPK 3.30 dan berkuliah di mitra kampus Paragon

Untuk uang saku yang akan diterima yaitu Rp 6,2 juta per semester (selama 2 tahun)

5. BSI Scholarship

Merupakan beasiswa jenjang sarjana atau S1 yang bertujuan untuk membentuk pemimpin masa depan umat khususnya di bidang industri ekonomi dan keuangan syariah.

Adapun syarat yang dibutuhkan yaitu:

- Minimal IPK 3,25

- Mahasiswa minimal semester 3 atau semester 5

- Berkuliah di kampus yang bermitra dengan BSI

Baca Juga: 17 Jenis Beasiswa LPDP 2024 yang Harus Kamu Ketahui, dari Magister hingga Doktor

Untuk keuntungan yang akan diterima yaitu bantuan UKT selama 2 tahun bagi BSI Inspirasi.

Sedangkan untuk BSI Prestasi akan mendapatkan bantuan UKT sebesar 3 juta per semester dan uang saku bulanan selama dua tahun.

Itulah tadi 5 beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 yang memiliki uang saku besar. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# uang saku
# S1
# beasiswa

News Update

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.