5 Hal yang Terkesan Baik Tapi Ternyata Bisa Merusak Mental, Terus Menerus Minta Maaf Jadi Salah Satunya

5 Hal yang Terkesan Baik Tapi Ternyata Bisa Merusak Mental, Terus Menerus Minta Maaf Jadi Salah Satunya (Freepik)
5 Hal yang Terkesan Baik Tapi Ternyata Bisa Merusak Mental, Terus Menerus Minta Maaf Jadi Salah Satunya (Freepik)

AYOJAKARTA.COM -- Di dunia ini ada banyak hal baik yang bisa dilakukan oleh seseorang. Kebaikan yang dilakukan tersebut bisa membawa seseorang menjadi pribadi yang berkualitas.

Beberapa kebaikan yang dilakukan juga biasa membuat fisik dan mental seseorang menjadi lebih sehat.

Kebaikan yang bisa membuat mental seseorang jadi lebih sehat yaitu berinteraksi dengan orang lain, menebarkan energi positif hingga melakukan hal baru.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sedang Kelelahan Mental: Kehilangan Semangat hingga Kesulitan Berkonsentrasi

Namun, apa jadinya jika hal yang terkesan baik dan sering dilakukan ini justru bisa merusak mental seseorang?

Ya, ternyata ada hal buruk yang sebenarnya sedang menyamar menjadi kebaikan namun sebenarnya bisa merusak mental jika dilakukan secara terus menerus.

Lalu, apa saja sih hal yang terkesan baik namun ternyata bisa merusak mental?

Baca Juga: Tes Kepribadian: Pak Tua atau Gadis Muda? Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Usia Mental Anda

Dikutip dari akun Instagram @personalitydoc, berikut ini hal yang terkesan baik namun sebenarnya bisa merusak mental.

1. Meminta maaf secara terus menerus

Hal yang terkesan baik namun bisa merusak mental yang pertama yaitu meminta maaf secara terus menerus.

Terus menerus minta maaf atau yang dikenal dengan over-apologizing atau sorry syndrome.

Baca Juga: 5 Cara Mudah untuk Menjaga Kesehatan Mental, Yuk Lakukan Mulai dari Sekarang

Meminta maaf ketika melakukan kesalahan merupakan sebuah etika sopan santun yang memang perlu dan baik untuk dilakukan.

Namun, jika dilakukan secara berlebihan justru bisa membuat nilai permintaan maaf menjadi berkurang.

Selain itu, jika kamu sering meminta maaf maka orang lain akan mudah untuk meremehkanmu.

Baca Juga: 3 Permainan Uji Ketangkasan Mental Bisa Cegah Kepikunan, Pernah Mainkan Salah Satunya?

2. Harus selalu produktif

Kebaikan yang bisa merusak kesehatan mental jika dilakukan secara terus menerus yaitu harus selalu produktif.

Hal ini karena akan berakhir menjadi toxic productivity yang bisa merusak kesehatan mental seseorang.

Kamu boleh bersantai sejenak ketika hari-harimu terasa melelahkan dan menguras energimu.

Baca Juga: 7 Tanda Kesehatan Mental Kamu Tidak Baik-baik Saja, Nomor 7 Sering Dirasakan Kebanyakan Orang

Recharge energi adalah hal yang perlu dilakukan agar mental tidak terganggu, setelah pulih kamu bisa mulai produktif kembali.

3. Menolong orang berlebihan

Hal yang terkesan baik tapi ternyata bisa merusak mental jika dilakukan secara terus menerus yaitu dengan menolong orang berlebihan.

Saat kamu terus menerus berusaha memahami, menolong dan berempati kepada orang lain maka akan membuat kamu menjadi lupa untuk memperhatikan diri sendiri.

Baca Juga: 6 Tanda Pola Pikir yang Bisa Membuat Mental Tidak Sehat, Penasaran? Yuk Cari Tahu di Sini

Cobalah untuk membedakan antara berempati dan merasa bertanggung jawab atas masalah atau perasaan orang lain.

4. Terus menerus memikirkan masa depan

Salah satu kebaikan yang sering dilakukan dan bisa merusak mental yaitu dengan terus menerus memikirkan masa depan.

Memikirkan masa depan bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun lama-lama akan membuat kamu mengalami kecemasan.

Baca Juga: 4 Tips agar Kamu Memiliki Mental yang Kuat, Antifragile!

Hal ini karena masa depan merupakan sebuah hal yang tidak pasti dan tidak akan ada yang tahu seperti apa jadinya.

Kamu boleh saja untuk merencanakan masa depan secara garis besar, namun jangan lupa untuk memberikan perhatian untuk masa kini.

5. Terlalu banyak informasi

Terlalu banyak informasi merupakan hal yang terkesan baik dan bisa membuat kesehatan mental kamu terganggu.

Baca Juga: 5 Tips Hidup Bebas Drama dan Mental Lebih Sehat, Yuk Terapkan Sekarang

Sebenarnya, banyak membaca dan tahu banyak informasi merupakan hal yang bagus sebagai bekal pengetahuan dalam menjalani hidup.

Namun, jika sudah terlalu intens akan membuat kamu kelebihan beban pikiran dan membebani pikiranmu.

Ingat, terlalu banyak informasi bisa merusak kesehatan mentalmu jadi batasi informasi yang kamu konsumsi ya.

Baca Juga: Lakukan Kebiasaan ini agar Kesehatan Mental Tetap Terjaga, Berdamai dengan Diri Sendiri adalah Salah Satunya

Itulah tadi informasi mengenai 5 hal yang terkesan baik namun ternyata bisa merusak kesehatan mental seseorang. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# minta maaf
# Baik
# Kebaikan
# kesehatan
# mental

News Update

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.