Cara Mengatur Keuangan yang Simpel untuk Generasi Milenial dan Gen Z, Yuk Merapat!

Ilustrasi mengatur keuangan yang simpel untuk generasi milenial dan gen Z.
Ilustrasi mengatur keuangan yang simpel untuk generasi milenial dan gen Z.

AYOJAKARTA.COM – Cara mengatur keuangan yang simpel sekarang sedang banyak dicari oleh orang-orang.

Apalagi sejak pandemi COVID-19 datang, banyak orang mulai melek literasi keuangan dan melakukan berbagai cara mengatur keuangan agar bisa lebih hemat dan tidak boros.

Generasi Milenial dan Gen Z juga perlahan mulai belajar literasi keuangan dan mencari cara mengatur keuangan agar mereka bisa berinvestasi serta membeli rumah impian di usia muda.

Dikutip AyoJakarta.com dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa cara mengatur keuangan yang simpel untuk generasi milenial dan gen Z:

Baca Juga: 4 Cara Mengelola Keuangan Ala Orang Jepang, yang Terakhir Wajib Dilakukan

1. Membuat rencana anggaran keuangan sebelum mendapat gaji atau pendapatan

Cara mengatur keuangan yang simpel pertama yaitu membuat rencana anggaran keuangan atau budgeting sebelum mendapatkan gaji atau pendapatan.

Mengapa sebelum mendapatkan gaji sudah membuat budgeting?

Karena agar lebih mengontrol diri dan sehingga saat menerima gaji itu tidak langsung cepat habis.

Bagaimana cara budgeting yang simpel?

Kebanyakan orang yang baru memulai budgeting menggunakan metode 50:30:20 yaitu 50% untuk kebutuhan hidup, 30% untuk keinginan (kalau ingin lebih banyak di keinginan), dan 20% untuk tabungan serta investasi.

Kalau ingin lebih banyak menabung, bisa dibalik persentase yang tabungan dan keinginannya menjadi 50% untuk kebutuhan hidup, 30% untuk tabungan, dan 20% untuk keinginan.

Cara ini merupakan salah satu solusi untuk mencegah tindakan berutang dan agar lebih hemat.

Baca Juga: 5 Tips Mengatur Keuangan, Menyiapkan Masa Depan dengan Keuangan yang Stabil

2. Menabung di awal mendapat gaji atau pendapatan

Cara kedua mengatur keuangan yang simpel untuk generasi milenial dan gen Z adalah menabung di awal mendapat gaji atau pendapatan.

Mengapa menabung di awal bukannya di akhir?

Karena kalau di awal uangnya masih banyak, sehingga lebih baik menabung di awal.

Kalau di akhir nantinya dikhawatirkan tak ada sisa uang yang bisa ditabung karena banyaknya pengeluaran.

Namun apabila masih ada sisa uang di akhir, bagi dua saja. Satu untuk ditabung, satu lagi untuk menambah budget di bulan berikutnya.

Baca Juga: Tips Kelola Gaji ala Gaya Hidup Frugal Living, Gunakan Rumus Keuangan 4321 agar Cuan Cepat Bertambah

3. Mempunyai tabungan dan dana darurat

Salah satu cara mengatur keuangan yang simpel untuk generasi milenial dan gen Z adalah mempunyai tabungan dan dana darurat.

Agar lebih menyenangkan dalam menabungnya, gunakan cara-cara yang seru dalam menabung. Seperti memakai challenge 100 amplop, sinking fund, atau NARA (Nabung Random).

Baca Juga: Tips Kelola Keuangan ala Gaya Hidup Frugal Living, Gunakan Trik 70:20:10

4. Melunaskan utang dan bersedekah

Melunaskan utang dan bersedekah atau berbagi ke orang-orang yang membutuhkan ini juga wajib dilakukan di awal mendapat gaji atau pendapatan.

Utang hukumnya wajib dan bersedekah dipercaya bisa menambah rezeki termasuk keuangan dan kesehatan.

Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan Ala Milenial dengan Metode 50:30:20, Masih Bisa Nabung, Lho!

5. Berinvestasi apabila sudah lunas utang, mempunyai tabungan, dan dana darurat

Berinvestasi untuk masa depan memang baik. Tapi sebaiknya dilakukan dengan dana dingin alias dana yang belum tahu digunakan untuk apa.

Berinvestasi dilakukan sebaiknya apabila sudah lunas utang, mempunyai tabungan, dan dana darurat.

Mengapa demikian?

Karena untuk mengurangi risiko apabila terjadi kegagalan saat berinvestasi atau kesulitan mencairkan uang dari investasi.

Apabila terjadi kegagalan dalam berinvestasi atau kesulitan mencairkan dana tapi sudah punya tabungan dan dana darurat, akan aman dan bisa menggunakan tabungan serta dana darurat tersebut.

Baca Juga: Tips Meningkatkan Literasi Keuangan agar Terhindar dari Pinjol, Generasi Muda Wajib Tahu!

6. Membuat daftar belanja sebelum membeli barang

Sebelum berbelanja bulanan atau membeli barang di internet seperti tiket konser atau skincare, sebaiknya membuat daftar belanja terlebih dahulu.

Daftar belanja tersebut akan menentukan apakah kamu memang sudah perlu membeli barang atau belum dan bisa memperkirakan uang yang kamu miliki cukup atau tidak.

Itulah beberapa cara mengatur keuangan yang simpel untuk generasi milenial dan gen Z.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# keuangan
# Generasi Milenial
# gen z

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.