Kecanggihan Teknologi AI Tidak Bisa Menggantikan 5 Skill Ini Lho, Tak Perlu Khawatir!

Ilustrasi daftar skill yang tidak bisa digantikan oleh AI.
Ilustrasi daftar skill yang tidak bisa digantikan oleh AI.

AYOJAKARTA.COM -- Di era serba digital ini teknologi AI semakin berkembang dengan canggih.

AI atau Artificial Intelligence sendiri merupakan sebuah perkembangan teknologi yang telah dirancang agar sistem komputer mampu untuk meniru kemampuan intelektual manusia.

Saat ini perkembangan AI sudah mulai dimanfaatkan dalam setiap sisi kehidupan dan bisa memberikan dampak tersendiri.

Baca Juga: CPNS Penjaga Tahanan Kemenkumham Resmi Dibuka, Cek Persyaratannya Sebelum Daftar!

Perkembangan AI yang semakin canggih ini ternyata memberikan ancaman dan juga tantangan tersendiri apalagi bagi dunia bisnis dan industri.

Banyak skill yang dimiliki oleh tenaga kerja di sektor ini dipengaruhi oleh AI. Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena ada beberapa skill yang tidak bisa digantikan oleh kecanggihan AI.

Kamu hanya perlu meningkatkan 5 skill yang tidak bisa digantikan oleh AI berikut ini.

1. Interpersonal skill

Salah satu skill yang tidak bisa digantikan oleh kecanggihan AI di dunia kerja yaitu interpersonal skill.

Hal ini karena interpersonal skill selalu berkaitan dengan bagaimana cara seseorang dalam bersikap di lingkungan sosialnya.

Baca Juga: Cara Membuat Tulisan Nama di Profil WhatsApp Jadi Keren dan Estetik

Interpersonal skill sendiri meliputi leadership, kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik, hingga berkoordinasi dengan sesama manusia merupakan sebuah skill yang tidak akan pernah bisa digantikan oleh teknologi apapun.

Pasalnya teknologi tidak memiliki kemampuan khusus untuk memberikan feedback dan juga tidak mampu untuk mengelola seluruh input yang ada.

2. Skill berimajinasi dan berkreativitas

Skill berimajinasi dan juga berkreativitas merupakan salah satu skill yang tidak akan pernah bisa tergantikan oleh AI.

Skalanya yang tidak terbatas sehingga imajinasi dan juga kreativitas perlu kamu manfaatkan dengan baik.

Imajinasi dan juga kreativitas merupakan sebuah skill yang berkaitan dengan cara kamu membuat konsep dan menjadikannya nyata.

Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Penyumbang Mahasiswa Drop Out Terbanyak, Apa Alasannya Ya?

Dalam hal ini AI hanya bisa menjalankannya saja tetapi tidak memiliki kemampuan untuk membuat suatu perencanaan yang matang.

Setiap orang sebenarnya memiliki kemampuan ini, yang berbeda anya bagaimana ia akan mengembangkannya. Jadilah sang pengendali dan bukan yang dikendalikan.

3. Skill mengambil keputusan

Kemampuan untuk mengambil keputusan adalah skill yang tidak bisa digantikan oleh kecanggihan teknologi bahkan perkembangan AI sekalipun.

Hal ini karena kecanggihan AI tidak bisa membuat analisis dan juga membuat pertimbangan mengenai apa yang terjadi sebenarnya terjadi.

Skill ini dibutuhkan kemampuan teknis dan juga pengetahuan untuk bisa mengembangkannya.

Baca Juga: Cara Membuat Agar Pesan WhatsApp Tetap Centang Satu padahal Sudah Kita Baca dan Online

Dalam membuat sebuah pertimbangan dan kemungkinan kedepannya dibutuhkan persiapan yang maksimal. Oleh sebab itu hal ini sangat tidak mudah untuk dilakukan bahkan oleh teknologi sekalipun.

4. Skill negosiasi

Skill selanjutnya yang tidak bisa digantikan oleh kecanggihan AI yaitu skill negosiasi. Kemampuan ini membutuhkan sebuah 'seni' agar orang lain setuju untuk mengikuti kemampuan kita.

Sebelum melakukan negosiasi terlebih dahulu dibutuhkan riset yang mendalam. Hasil riset ini bisa kamu gunakan sebagai 'senjata' untuk bisa melawan orang lain.

Skill ini memiliki tujuan untuk mencapai keputusan yang telah disetujui bersama dan ini tidak bisa dilakukan oleh AI secanggih apapun.

5. Skill kecerdasan emosional

Skill terakhir yaitu kecerdasan emosional yang tidak akan pernah bisa digantikan oleh AI. Skill ini berhubungan dengan kemampuan kamu dalam menganalisa dan memahami orang lain.

Baca Juga: Mengenal Kepribadian Seseorang dari Ucapan, Hati-hati dengan Orang yang Suka Mengatakan Kalimat Ini

Dalam proses menganalisa dan juga memahami orang lain dibutuhkan sisi kemanusiaan tertentu dan juga rasa empati. Kedua hal ini sudah jelas tidak dimiliki oleh teknologi apapun termasuk AI.

Kemampuan ini yang harus dimiliki oleh psikolog, perawat dan juga konselor. Pekerjaan tersebut hingga saat ini masih membutuhkan manusia untuk menjalankannya.

Dengan mengetahui 5 skill di atas, yakinlah bahwa akan selalu ada pekerjaan yang membutuhkan sisi humanis dan tidak bisa digantikan oleh kecanggihan teknologi apapun termasuk AI.

Demikian informasi mengenai 5 daftar skill yang tidak bisa digantikan oleh AI. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kecanggihan
# digantikan
# Skill
# teknologi
# AI

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).