Tahukah Kamu? 5 Fakta Unik Pecinta Kucing Dilihat dari Sifat dan Kepribadiannya

Illustrasi. Kepribadian Pecinta Kucing
Illustrasi. Kepribadian Pecinta Kucing

AYOJAKARTA.COM - Kucing merupakan salah satu hewan yang kerap diperlihara oleh sebagian banyak orang.

Selain lucu dan imut, kucing dikenal sebagai hewan yang mampu memahami manusia dan bisa dirawat.

Keberadaan kucing di rumah pemelihara menjadi istimewa, terkadang ada yang sengaja membuatkan rumah kucing agar peliharaannya bisa hidup dengan tenang.

Baca Juga: Anies Baswedan Hadiri Diskusi Buku Marco Kusumawijaya, Sosok yang Punya Andil untuk Jakarta

Kepandaiannya dalam berfikir, terkadang kucing melakukan hal jenaka yang bisa menghibur pemeliharanya.

Namun, tahukah kamu? Seseorang yang menyukai dan memelihara kucing bisa memperlihatkan sikap dan kepribadiannya?

Berikut 5 fakta unik pecinta kucing menurut sifat dan kepribadiannya, dilansir ayojakarta.com dari jatim.suara.com, berdasarkan survei World Society for Protection of Animal di tahun 2011.

Di mana Indonesia menempati peringkat ke-2 sebagai negara yang paling banyak memelihara kucing.

Saat ini populasi pemeliharaan kucing di Indonesia terus bertambah. Sehingga memungkinkan semakin banyak orang yang memelihara kucing.

Baca Juga: Mengenal 5 Bahasa Cinta dalam Hubungan Asmara, Kamu dan Pasangan Termasuk Tipe yang Mana?

1. Perhatian dan Penyayang

Merawat kucing merupakan suatu kegiatan yang
memerlukan perhatian khusus, mulai dari pemeliharaan dan perawatan.

Sifat manja yang dimiliki kucing, hal ini memperlihatkan emosional yang dekat dengan manusia. Oleh karena itu, seorang pecinta kucing memiliki sifat yang perhatian dan penyayang.

2. Penuh Tanggung Jawab

Seorang pecinta kucing pasti memiliki kebiasaan dalam merawat kucing, sehingga hal tersebut menjadi tanggung jawab bagi pemelihara.

Kebiasaan tersebut tentu memerlukan tanggung jawab, bukan? Bentuk tanggung jawab tersebut merupakan salah satu komitmen dari pecinta kucing.

3. Lebih Protektif

Pecinta kucing memiliki sifat yang lebih protektif hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi kucing yang dipelihara.

Perilaku protektif ini merupakan perasaan kasih setiap pemilik kucing untuk memberikan makanan kucing berkualitas.

Dengan tujuan kucing mereka bisa dapat bertumbuh kembang dengan baik serta terjaga kesehatannya.

Baca Juga: 3 Kebiasaan Sederhana Orang Sukses yang Wajib Kamu Tiru, Cobalah dan Rasakan!

4. Peka Lingkungan Sekitar

Kucing termasuk hewan memiliki tingkat kepekaan yang lebih sensitif. Mereka merasa tahu saat pemiliknya sedang mengalami masa senang atau sedih. Hal ini sering terjadi lantaran antara kucing dan pemiliknya rutin berinteraksi setiap hari berbagai kondisi.

Disadari atau tidak sifat dari hewan dari famili felidae ini merupakan cerminan dari sifat pemiliknya. Para pecinta kucing adalah orang-orang yang terbiasa untuk peka/tanggap berinteraksi dengan lingkungan disekitar.

Dalam situasi apapun manusia dalam memahami tingkah laku kucing akhirnya paham dan mulai terbiasa. Mereka jadi lebih bisa menangkap berbagai hal yang tersirat di sekitarnya

5. Mudah Menolong dan Senang Berbagi

Orang yang menyukai kucing sering disebut juga ailurophile. Mereka adalah orang-orang yang bisa gemar memberi pertolongan.

Sebagai orang yang peka atau perasa ailurophile tak akan tega bila melihat kucing sedang tidak baik-baik saja. Berbagai kondisi buruk seperti terluka, sakit, atau kelaparan akan memberi rasa empati tinggi. Mereka tak akan segan menangis atau merasa iba lalu mencoba memberikan pertolongan.

Hingga di beberapa daerah seringkali muncul gerakan street feeding. Yakni kegiatan memberikan makanan kepada kucing-kucing liar di jalanan. Gerakan ini banyak dilakukan di berbagai wilayah dengan menggunakan dana pribadi atau kelompok dalam komunitas.

Baca Juga: Dijamin Makin Produktif! Inilah Kelebihan Jika Menjadi Morning Person, Apakah kamu Tertarik?

6. Penyabar dan Menyukai Kebersihan

Kucing itu membutuhkan perawatan lebih intensif. Mulai dari memberikan makan, pergi ke dokter hewan, membersihkan kuku, memandikan, pergi ke salon hewan, serta memberikan perlindungan. Terlebih ketika kucing tiba-tiba tidak nafsu makan hingga berujung sakit.

Kegiatan-kegiatan tersebut memberi ruang kesabaran yang dengan keikhlasan. Seluruhnya harus dilakukan secara rutin dan berkala. Apabila pemilik mempunyai sifat merasa cepat bosan, tentu semua tak akan berjalan dengan semestinya.

Selain penyabar, para penyayang kucing ini menyukai sisi kebersihan. Kucing biasanya enggan atau kurang nyaman tinggal atau tidur di tempat yang kotor.

Sebagian orang bisa jadi mengenal kucing sebagai hewan yang jorok. Lantaran sering melihat kucing Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK) sembarangan, namun praduga tersebut tidak dibenarkan.

Kucing ternyata adalah hewan yang gemar lingkungan yang bersih. Seekor kucing rutin menjilati rambut tubuhnya yang lebat dengan lidahnya.

Baca Juga: Kunjungi Pasar Grogolan, Pekalongan, Presiden Jokowi Lakukan ini Kepada Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto

Tujuannya untuk membersihkan diri dari debu. Apakah Anda pernah melihat kucing dalam keadaan compang-camping? Sangat langka terlihat, kecuali jika ada emergency state.

Perhatikan kebiasaan kucing bahkan pada kucing liar. Mereka biasanya akan menggali lubang terlebih dahulu sebelum BAB. Jikalau kucing membuang kotoran sembarang, itu ada penyebabnya.

Faktor karena mereka tak menemukan tempat yang tepat untuk BAB. Ataupun karena gangguan pencernaan, sehingga para kucing tidak punya cukup waktu dan tenaga untuk memilih tempat BAB.

7. Sifat Mandiri

Orang yang memelihara kucing memiliki jiwa yang independen. Orang dengan karakter independen adalah orang-orang yang mandiri.

Mereka enggan menggantungkan hidupnya pada orang lain. Segala hal bisa mereka lakukan sendiri dengan baik.

Berbanding lurus dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan dengan kucing. Mereka mampu mengurus dirinya sendiri sekaligus mengurus kucing kesayangannya. Tidak ada terlintas merasa berat hati atau merasa kelelahan.

Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Seseorang Berdasarkan Tanggal Lahir, Cek Kamu Orang yang Seperti Apa di Sini

Bayangkan jika mereka yang memelihara kucing tidak memiliki rasa kemandirian. Mereka akan merasa keberatan dan kerepotan merawat kucing. Pada akhirnya pribadi tanpa kemandirian akan merepotkan orang lain sebagai perilaku lepas tanggung jawab.

Pribadi yang memelihara kucing mempunyai sikap yang interaktif, tidak bersikap apatis terhadap lingkungan sekitar. Memiliki sifat dan karakter yang khas selayaknya penyayang, bertanggung jawab, protektif yang baik, senang menolong, peka, mandiri, serta penyabar.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pecinta kucing
# Kepribadian
# Sifat
# Fakta

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.