Jangan Tertipu, Ini 5 Tipe Orang Berbahaya yang Perlu Kamu Hindari  

Ilustrasi. Orang yang perlu dihindari
Ilustrasi. Orang yang perlu dihindari

AYOJAKARTA.COM-- Menjalin pertemanan adalah sesuatu hal yang wajar dan biasa saat kamu bersosial dengan orang lain.

Dengan berteman kamu mungkin saja bisa berkembang dan mendapatkan dampak positif lainnya seperti merasa punya keluarga kedua.

Namun perlu kamu ingat memilih teman juga perlu kamu perhitungkan, alih-alih mendapat teman yang baik dan saling maju bersama-sama. Kamu justru terjebak dalam tipu muslihat yang akan merugikanmu sampai keakar-akarnya.

Baca Juga: Belum Punya Calon Suami di Usia 25, Nagita Slavina Ternyata Pernah Dibully dan Dibilang Tak Laku hingga Drop

Ini di tipe teman yang patut kamu hindari, dilansir dari YouTube Merry Riana, Selasa (13/6/2023), Ada 5 Tipe orang yang berbahaya.

1. Sok Baik Dengan Menjelekkan Orang Lain

Sikap ini sering kita jumpai dalam kehidupan di lingkungan kita, biasanya orang seperti ini mau terlihat baik bukan dengan cara berbuat baik tapi dengan cara menjelek-jelekan orang lain.

"Saya mah nyumbang Rp 100.000, dia mah apa masa nyumbang cuma Rp 5000 doang, duh topeng semua tuh". Pernah enggak sih ketemu orang tipe seperti ini?

Kelihatannya baik, tetapi jika hal baik ditambahkan embel-embel dengan menjelekan orang lain maka akan menjadi tidak bernilai.

Baca Juga: Respons Sinis Ayah David Usai Penasihat Hukum Shane Ungkap Rasa Empati: Dia yang Panas-panasi Mukul David

Oleh karena itu, hati-hati lah dengan orang yang punya sikap yang seperti ini. 

Dia mungkin saja menjelekan orang lain dihadapan kamu, tapi jangan-jangan nanti giliran kamu yang di jelekin dibelakang.

2. Naik Ke Puncak Dengan Menjatuhkan Orang Lain

Sukses, siapa yang didunia ini tidak ingin berhasil dalam hidupnya. Pastinya semua orang ingin dan mau banget menjadi sukses.

Namun, kalau sukses dengan cara menjatuhkan orang lain? beda lagi masalahnya. 

Baca Juga: AS Khawatir Korea Utara akan Kirim Lebih Banyak Senjata ke Rusia untuk Perang Ukraina

Perilaku ini adalah sikap yang sangat buruk dan tidak baik, katakan tidak pada sikap buruk dan cara kotor untuk meraih kesuksesan.

Segala cara dilakukan, senggol kanan, senggol kiri, fitnah sana-sini menjatuhkan siapapun yang ada di atasnya.

Dengan cara itu mungkin saja sukses bisa didapatkan, tetapi tidak akan bertahan lama. "Gampang naik, gampang juga turunya" begitulah prinsipnya.

Ingat, sukses secara cepat boleh-boleh saja karena jaman sekarang semua juga harus gercep alias gerak cepat. Tapi cepat bukan berarti pakai cara-cara instan, cepat bukan berarti kamu bebas menjalankan segala cara. Catat, boleh naik tapi jangan menjatuhkan.

Baca Juga: Bantah Tudingan Hidup Mewah di Penjara, Mario Dandy Minta Maaf pada Ayah David Ozora: Saya Turut Prihatin

3. Merasa Hebat dan Besar Dengan Mengecilkan Orang Lain

Semua orang pastinya terlahir sebagai orang hebat, namun apakah orang itu terlihat hebat atau tidak? tergantung cara dia memperlakukan orang lain.

Sikap ini tentunya diikuti dengan rasa yang buruk seperti iri dan dengki, suka julid atau memberikan komentar-komentar pedas untuk mengecilkan orang lain.

Orang yang hebat adalah orang yang pintar menempatkan diri, orang hebat adalah orang yang akan senang dengan keberhasilan orang lain, bahkan orang hebat adalah orang suka membantu jika melihat orang lain sedang kesusahan.

Baca Juga: PDIP Preteli Kekuatan Anies Baswedan dengan Dekati AHY? Begini Menurut Pakar Politik

Orang hebat tidak akan berkata bahwa dirinya adalah orang yang besar dan hebat dari siapapun. 

Oleh karena itu, kamu bisa kok menjadi orang besar dan hebat tanpa mengecilkan orang lain.

4. Merasa Selalu Benar dan Menyalahkan Orang Lain

Merasa selalu paling benar adalah tindakan yang tidak benar. Apalagi ketika salah atau dihadapkan dengan sebuah masalah, bukanya menerima tapi malah nyalahin orang lain.

Ingatlah ketika salah, ya harus mengakui kesalahan dan bertanggung jawab atas kesalahan tersebut bukannya malah mencari korban dan mencari alasan.

Baca Juga: 5 Tips Menjalin Hubungan dengan Cowok Introvert, Yuk Coba!

Jika sikap ini ada pada kamu, maka belajarlah untuk introspeksi diri dan jangan selalu mencoba mengorek kesalahan orang lain.

5. Ambisi dan Egois 

Sebenarnya ambisi itu boleh dan sah-sah saja dan orang yang punya ambisi itu bagus. Tapi kalau ambisi yang egois alias mau menang sendiri lebih baik enggak deh.

Orang yang punya sikap yang seperti ini lah yang harus kamu hindari.

Orang yang punya ambisi dan egois tidak akan memikirkan bagaimana nasib dari orang-orang yang ia korbankan. Bisa jadi bukanya nambah teman malah jadi musuh dalam selimut.

Ingatlah menjadi sukses dan meraih jabatan tinggi tidak harus dengan menyingkirkan orang yang lainya. Maju tanpa sikut kanan dan kiri adalah sikap patut dijunjung dan memiliki jiwa kesatria.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Memilih Teman
# pertemanan
# orang
# berbahaya
# tips

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.