5 Kebiasaan Orang Indonesia Ini Ternyata Tak Baik Jika Dilakukan di Negara Lain, Tersenyum Salah Satunya

Ilustrasi kebiasaan orang Indonesia saat liburan ke luar negeri
Ilustrasi kebiasaan orang Indonesia saat liburan ke luar negeri

AYOJAKARTA.COM -- Setiap negara tentu memiliki kebiasaan dan juga budaya masing-masing, termasuk Indonesia.

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan ratusan suku yang memiliki kebiasaan dan budaya yang berbeda-beda.

Bagi masyarakat Indonesia, banyaknya kebiasaan dan juga budaya yang berbeda menjadi hal yang lumrah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun ternyata, kebiasaan yang dianggap lumrah sebagian masyarakat Indonesia bisa dianggap tidak baik jika dilakukan di negara lain.

Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber pada Minggu (3/9/2023), berikut kebiasaan orang Indonesia yang jika dilakukan di negara lain dianggap tidak baik.

Baca Juga: 8 Tanda Kamu Sedang Disukai Seorang Pria, Nomor 7 Paling Sering Dilakukan Si Dia!

1. Kebiasaan tersenyum saat bertemu dengan orang yang tak dikenal

Salah satu kebiasaan orang Indonesia yang dianggap tidak baik di negara lain yaitu kebiasaan tersenyum ketika bertemu dengan orang yang taak dikenal.

Hal ini karena Indonesia dikenal sebagai negara dengan keramahan dan murah senyumnya.

Tapi, kebiasaan ini tidak berlaku jika kamu pergi ke Rusia.

Negara ini menganggap kebiasaan tersenyum dengan orang yang tak dikenal sebagai hal yang tidak sopan untuk dilakukan.

Karena ketika kamu tersenyum berarti kamu sedang menunjukkan ketertarikan dengan orang tersebut.

Maka dari itu kebiasaan tersenyum dengan orang yang tak dikenal dilarang dilakukan di Rusia.

Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan yang Simpel untuk Generasi Milenial dan Gen Z, Yuk Merapat!

2. Menghabiskan jamuan atau makanan ketika bertamu

Kebiasaan orang Indonesia yang dianggap tidak baik jika dilakukan di negara lain yaitu menghabiskan jamuan atau makanan yang diberikan oleh pemilik rumah ketika bertamu.

Hal ini wajib dilakukan sebagai bentuk menghormati dan menghargai kepada pemilik rumah yang sudah menyiapkan jamuan dan makanan tersebut.

Namun, kebiasaan ini tidak berlaku jika kamu mengunjungi Tiongkok.

Di Tiongkok budaya menghabiskan jamuan atau makanan ketika sedang bertamu merupakan hal yang tidak sopan dilakukan.

Ketika menghabiskan makanan dan jamuan saat bertamu akan dianggap tidak cukup dan kurang oleh pemilik rumah.

Baca Juga: 5 Tips Jitu Meraih IPK Tinggi Agar Lulus dengan Gelar Cumlaude, Mahasiswa Segera Merapat!

3. Memilih duduk di bagian kursi belakang mobil

Memilih duduk di bagian kursi belakang mobil saat naik kendaran umum merupakan kebiasaan yang biasa dilakukan oleh orang Indonesia.

Sebenarnya, di Indonesia dibebaskan untuk memilih kursi mana yang akan diduduki saat menggunakan taksi.

Sementara itu, kebiasaan ini di Australia akan dilarang untuk dilakukan.

Penumpang tidak boleh duduk di kursi belakang mobil.

Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kesenjangan antara sopir dengan penumpang.

Baca Juga: 10 Kebiasaan Unik Para Pencinta Buku, Apa Sajakah Itu?

4. Tangan dimasukkan dalam saku celana

Kebiasaan selanjutnya yang dianggap tidak baik jika dilakukan di negara lain yaitu memasukkan tangan ke dalam saku celana ketika sedang berjalan.

Biasanya hal ini dilakukan saat tangan terasa dingin atau karena hal yang lainnya.

Di Jerman, kebiasaan memasukkan tangan ke dalam saku celana tidak pantas untuk dilakukan.

Apalagi jika dilakukan ketika sedang berbicara dengan orang lain karena hal tersebut dianggap tidak sopan.

Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Tidak Dilakukan Orang Cerdas, Salah Satunya Tidak Ikut Gosip

5. Sering membunyikan klakson kendaraan

Sering membunyikan klakson kendaraan menjadi kebiasaan terakhir yang sebaiknya tidak dilakukan di Norwegia.

Di Indonesia kita sering mendengar suara bising klakson dari kendaraan motor maupun mobil, apalagi ketika dalam kondisi jalanan yang macet.

Namun ternyata, kebiasaan ini tidak boleh dilakukan di Norwegia.

Negara ini membolehkan membunyikan klakson jika terjadi hal darurat saja.

Jika kamu berniat mengunjungi lima negara di atas, sebaiknya jangan melakukan kebiasaan yang sering dilakukan di Indonesia ya.

Demikian informasi mengenai lima kebiasaan dan budaya orang Indonesia yang dianggap tidak baik jika dilakukan di negara lain, semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Norwegia
# Tersenyum
# Jerman
# Tiongkok
# Kebiasaan
# Australia
# Indonesia
# Rusia

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).