5 Efek Bahaya Melewatkan Sarapan Pagi bagi Kesehatan, Wajib Tahu Agar Tak Menyesal

Menu sarapan
Menu sarapan

AYOJAKARTA.COM – Terkadang kesibukan sehari-hari membuat kita terburu-buru dan memilih untuk menghindari sarapan.

Sarapan adalah salah satu waktu makan yang paling penting dan banyak orang yang mungkin sering kali melewatkannya karena alasan tertentu.

Namun yang mungkin tidak kamu sadari adalah bahwa melewatkan sarapan bisa memiliki efek bahaya bagi kesehatan.

Artikel ini akan membahas dampak yang bisa dialami ketika melewatkan sarapan dikutip AyoJakarta dari Stylecraze, Rabu (6/9/2023).

Baca Juga: Manfaat Mengistirahatkan Otak Selama 5 Menit, Ternyata Mampu Tingkatkan Produktivitas Belajar dan Bekerja

1. Tidak Baik untuk Jantung

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA, pria yang melewatkan sarapan pagi memiliki peluang 27 persen lebih besar terkena serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang sarapan pagi.

Walaupun tingkat risiko ini tidak terlalu tinggi, namun ingat bahwa sarapan yang sehat dapat mengurangi risiko serangan jantung.

Orang yang menghindari sarapan juga diketahui memiliki peningkatan risiko terhadap hipertensi yang menyebabkan penyumbatan arteri.

Hal ini bisa meningkatkan kemungkinan terkena penyakit jantung dan stroke.

Baca Juga: 5 Fitur WhatsApp yang Jarang Diketahui Pengguna Padahal Berguna Banget dan Super Canggih, Apa Saja?

2. Resiko Diabetes Tipe-2 Lebih Tinggi

Harvard University School of Public Health melakukan penelitian yang bertujuan menemukan hubungan antara kebiasaan makan dan kesehatan.

Lebih dari 46 ribu wanita berpartisipasi dalam penelitian ini yang dilakukan kurang lebih enam tahun.

Berdasarkan hasil penelitian, wanita yang memiliki kebiasaan menghindari sarapan pagi mempunyai risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe-2 dibandingkan wanita yang sarapan setiap hari.

Lebih buruk lagi, wanita pekerja yang melewatkan makan pagi memiliki peluang 54 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2.

Lebih lanjut, melewatkan sarapan dapat mempengaruhi gen yang terlibat dalam jam sirkadian dan metabolisme serta menyebabkan peningkatan gula setelah makan.

Baca Juga: Biar Gak Boncos di Hari Tua, Wajib Tahu 4 Tabungan yang Harus Dimiliki Seseorang, Apa Saja? Yuk Simak!

3. Melewatkan Sarapan Dapat Menyebabkan Kenaikan Berat Badan

Jika kamu sedang menjalani program penurunan berat badan dan memiliki kebiasaan melewatkan sarapan, maka lebih baik pikirkan lagi sekarang.

Menurut penelitian yang dilakukan, orang yang melewatkan makan pagi memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami kenaikan berat badan.

Karena mereka yang melewatkan sarapan cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori, lemak jenuh dan gula sederhana saat makan siang dan makan malam.

“Melewatkan sarapan dapat mengganggu kadar hormon, termasuk hormon rasa lapar ghrelin dan leptin, yang dapat menyebabkan makan berlebihan di kemudian hari. Selain itu, melewatkan sarapan akan meningkatkan hormon stres, kortisol,” kata Dominique Andreoli, seorang ahli gizi.

Baca Juga: 6 Rahasia Umur Panjang dan Tetap Sehat ala Orang Jepang, Ternyata Rutin Melakukan Berbagai Kegiatan Ini

4. Dampak Negatif Terhadap Suasana Hati dan Tingkat Energi

Menurut penelitian dalam jurnal Physiological Behavior pada 1999, menghindari sarapan dapat berdampak negatif pada energi dan suasana hati.

Tim peneliti asal Inggris melakukan penelitian terhadap 144 orang sehat yang menjalani puasa semalaman.

Kelompok itu dibagi menjadi tiga yaitu kelompok satu diberi sarapan sehat secukupnya, kelompok kedua hanya diberi kopi dan kelompok ketiga tidak diberi sarapan.

Tiga kelompok tersebut kemudian dipantau selama beberapa jam.

Menurut hasil penelitian, kelompok yang tidak diberi sarapan menunjukkan kemampuan ingatan paling buruk dan tingkat kelelahan paling tinggi sedangkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara dua kelompok lainnya.

Baca Juga: Kesalahan dalam Mengelola Keuangan di Tiap Rentang Usia yang Wajib Diketahui, Jangan Sampai Salah Langkah!

5. Bisa Menyebabkan Migrain

Hipoglikemia adalah istilah medis yang digunakan untuk menunjukkan rendahnya kadar gula darah.

Melewatkan makan dapat memicu penurunan kadar gula dan dapat meningkatkan tekanan darah sehingga dapat memicu migrain dan sakit kepala.

Efek ini akan lebih tinggi jika kamu melewatkan sarapan.

Hal ini karena sarapan adalah makanan pertama yang dikonsumsi setelah hampir 12 jam tidak makan.

Jadi jika kamu sering sakit kepala dan migrain di pagi hari, mungkin salah satu penyebabnya adalah karena tidak sarapan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Migrain
# efek
# diabetes
# jantung
# kesehatan
# bahaya
# Sarapan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.