AYOJAKARTA.COM – Probiotik adalah kombinasi bakteri menguntungkan yang secara alami hidup di dalam tubuh.
Bakteri biasanya dipandang secara negatif sebagai sesuatu penyebab penyakit. Namun, terdapat dua jenis bakteri di dalam tubuh, yaitu bakteri baik dan bakteri jahat.
Probiotik terdiri dari bakteri baik yang membantu menjaga tubuh tetap sehat dan bekerja dengan baik. Bakteri baik ini membantu dalam banyak hal, termasuk melawan bakteri jahat.
Berikut adalah manfaat dan efek samping probiotik, yang dikutip AyoJakarta dari Cleveland Clinic, Selasa(19/9/2023)
Di bagian mana probiotik (mikroba) hidup di tubuh?
Meskipun tempat paling umum adalah usus (kebanyakan usus besar), tetapi terdapat beberapa lokasi lain yang menampung mikroba baik ini, yaitu:
- Usus;
- Mulut;
- Kemaluan;
- Saluran kemih;
- Kulit;
- Paru-paru.
Baca Juga: Jadi Idola! Suzuki Luncurkan Skutik Baru Bergaya Neo Retro Seharga Rp20 Jutaan Aja
Apa manfaat dari probiotik?
Tugas utama probiotik atau bakteri baik, adalah menjaga keseimbangan kesehatan dalam tubuh.
Anggap saja seperti menjaga tubuh tetap netral. Saat kamu sakit, bakteri jahat masuk ke dalam tubuh dan jumlahnya bertambah, hal ini membuat tubuh kamu tidak seimbang.
Bakteri baik bekerja melawan bakteri jahat dan mengembalikan keseimbangan dalam tubuh, sehingga membuat kamu merasa lebih baik.
Bakteri baik membuat kamu tetap sehat dengan mendukung fungsi kekebalan tubuh dan mengendalikan peradangan. Jenis bakteri baik tertentu juga dapat:
- Membantu tubuh mencerna makanan;
- Cegah bakteri jahat menjadi tidak terkendali dan membuat sakit;
- Membuat vitamin.
Membantu mendukung sel-sel yang melapisi usus untuk mencegah bakteri jahat yang mungkin dikonsumsi (melalui makanan atau minuman) memasuki darah.
Mengurai dan menyerap obat.
Tindakan penyeimbangan ini secara alami terjadi di tubuh sepanjang waktu. Kamu sebenarnya tidak perlu mengonsumsi suplemen probiotik untuk mewujudkannya.
Bakteri baik merupakan bagian alami dari tubuh, mengkonsumsi makanan seimbang yang kaya serat setiap hari, dapat membantu menjaga jumlah bakteri baik pada tingkat yang tepat.
Baca Juga: Wamen Trending di X, Jokowi Bantah Prabowo Cekik dan Tampar Wamentan
Seberapa amankah probiotik?
Karena mikroba yang digunakan sebagai probiotik sudah ada secara alami di tubuh, makanan dan suplemen probiotik umumnya dianggap aman.
Obat-obatan probiotik juga dapat memicu reaksi alergi, menyebabkan sakit perut ringan, diare, atau perut kembung (buang gas) dan kembung selama beberapa hari pertama setelah mulai meminumnya.
Bisakah probiotik menyakiti saya?
Bagi kebanyakan orang sehat, probiotik tidak menimbulkan bahaya apa pun. Obat-obatan ini umumnya dianggap aman dan sering kali “dicoba” untuk melihat apakah obat-obatan tersebut dapat membantu mengatasi berbagai kondisi medis.
Ada banyak penelitian seputar topik probiotik, para ilmuwan mencoba menentukan kapan dan bagaimana obat tersebut harus digunakan, serta seberapa efektif obat tersebut.
Baca Juga: Berapa Besaran Gaji Golongan 1 Tamtama TNI 2024 yang Naik 8 Persen? Cek di Sini
Apakah ada risiko terkait probiotik?
Probiotik umumnya dianggap aman, namun ada beberapa risiko terkait dengan suplemen tersebut.
Resiko ini meningkat jika kamu memiliki kondisi medis yang melemahkan sistem kekebalan tubuh, baru menjalani operasi, atau memiliki kondisi medis serius lainnya.
Kemungkinannya kecil, namun mungkin terjadi, resikonya yaitu:
- Menyebabkan infeksi
- Menyebabkan resistensi terhadap antibiotik.***

Share this article
Probiotik terdiri dari bakteri baik yang membantu menjaga tubuh tetap sehat dan bekerja dengan baik. Berikut adalah manfaat dan efek samping