Tak Banyak DIsadari! 8 Kebiasaan Ini Buat Kamu Jahat kepada Diri Sendiri, Pernah Lakukan?

Illustrasi. Tak Banyak DIsadari! 8 Kebiasaan Ini Buat Kamu Jahat kepada Diri Sendiri, Pernah Lakukan?
Illustrasi. Tak Banyak DIsadari! 8 Kebiasaan Ini Buat Kamu Jahat kepada Diri Sendiri, Pernah Lakukan?

AYOJAKARTA.COM – Seringkali seseorang menemukan kebiasaan jahat yang dilakukan seseorang pada orang lain. 

Namun tak banyak yang tahu, kejahatan kepada diri sendiri yang bisa dilakukan tanpa disadari. 

8 kebiasaan jahat ini disebut sering dilakukan manusia tanpa disadari. 

Seperti dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @luarsekolah, berikut 8 kebiasaan jahat yang kamu sering lakukan pada diri sendiri:

Baca Juga: Tes Penglihatan: Punya Mata yang Tajam? Coba Temukan Tomat di Antara Kumpulan Buah Ceri

1. Selalu mengkritik diri sendiri

Kebiasaan jahat yang kamu sering lakukan pada dirimu sendiri pertama adalah selalu mengkritik diri sendiri.

Misalnya kamu sedang mengerjakan tugas kuliah dari dosen.

Lalu kamu mengerjakannya H-1 atau H pengumpulan tugas.

Kemudian kamu kesal dan kecewa pada diri sendiri.

Akhirnya kamu mengkritik diri sendiri.

2. Sering pura-pura bahagia

Banyak orang melakukan sering pura-pura bahagia di depan orang lain.

Padahal aslinya sedang sakit, banyak masalah, atau mengalami kesedihan.

Tapi tak ingin orang lain tahu, sehingga sering disebut pura-pura bahagia.

Di masa sekarang kebiasaan buruk ini banyak terjadi.

3. Susah menolak permintaan orang lain

Seringkali orang lain meminta dirimu untuk melakukan sesuatu hal.

Kalau permintaan tersebut masih wajar mungkin kamu akan melakukannya.

Tetapi permintaan tersebut tidak wajar, kamu tak mau menolaknya karena adanya rasa sungkan. 

Hingga kamu akhirnya tak bisa menolak dan melakukan semua permintaan orang lain itu.

Padahal sebenarnya, kamu bisa saja sekali-kali menolak permintaan apabila kamu tidak sanggup dan jelaskan alasannya.

Mengatakan tidak saat diminta orang lain dan kamu tak bisa melakukan permintaan tersebut itu sebenarnya tidak apa.

Penting untuk kesehatan mental dirimu dan juga tubuhmu tidak lelah.

Baca Juga: Kecewa Ibunya Pacaran dengan Brondong, Virgoun Stop Uang Bulanan hingga Tunda Berikan Mobil untuk Eva Manurung

4. Menyalahkan diri atas sesuatu yang gak bisa diubah

Menyalahkan diri sendiri karena sesuatu yang terlanjur dilakukan. 

Misalnya keputusan dosenmu yang tidak bisa diubah tentang tugas akhir kuliahmu.

Perkataan orang lain atau dosenmu itu termasuk dalam sesuatu yang gak bisa diubah dan dikendalikan olehmu.

Maka seharusnya yang bisa kamu lakukan adalah memperbaiki tugas akhir itu segera.

Tapi karena kecewa dan kesal, kamu menyalahkan dirimu sendiri atas sesuatu yang gak bisa diubah itu.

5. Tidak memberikan diri waktu istirahat

Akhir-akhir ini harga-harga untuk kebutuhan meningkat.

Begitu juga dengan keperluan yang sifatnya tetap dibayarkan setiap bulan.

Kemudian kamu jadi bekerja keras di pekerjaanmu.

Sering lembur atau membawa pekerjaan ke rumah.

Hal itu menjadikan kamu tak punya waktu istirahat.

Padahal sesekali istirahat itu penting agar tidak mengalami kelelahan dan kemudian sakit.

6. Menjadikan standar bahagia orang lain jadi patokan kebahagiaan diri sendiri

Setiap orang pasti memiliki standar bahagianya masing-masing.

Misalnya orang lain bahagia ketika pergi liburan ke Bali, makan makanan yang mahal harganya, atau belanja barang dari merk terkenal.

Kemudian orang itu mengunggah momen-momen tersebut di media sosialnya.

Ketika dirimu melihat postingan-postingan itu, kamu tanpa sadar jadi membuat standar bahagiamu berdasarkan standar bahagia orang lain itu.

Dan kamu juga tak mau kalah dari orang lain itu.

Ini yang berbahaya.

Di masa sekarang, banyak orang yang melakukan hal ini.

Seharusnya kamu tidak menjadikan standar bahagia orang lain jadi patokan bahagiamu.

7. Mendramatisir segala sesuatu

Kebiasaan jahat yang kamu sering lakukan pada dirimu sendiri nomor tujuh adalah mendramatisir segala sesuatu.

Segala sesuatu yang terjadi kamu lebih-lebihkan.

Sehingga menjadi drama.

Padahal, cukup katakan saja sebagaimana kejadian sebenarnya.

Bisa juga segala sesuatu yang terjadi itu kamu menganggapnya dengan perasaan yang lebih.

Sehingga bisa membuatmu overthinking.

Tentu saja ini termasuk kebiasaan jahat, sehingga perlu dirubah.

Cukup tanggapi dan rasakan sekedarnya.

Baca Juga: Jelang Pertandingan Piala Dunia U-17 Indonesia vs Ekuador, Bima Sakti Beberkan Hal yang Diwaspadai

8. Berpikir setiap orang lebih baik dari kamu

Kebiasaan jahat yang kamu sering lakukan pada dirimu sendiri nomor delapan adalah berpikir setiap orang lebih baik dari kamu.

Ketika sedang menggunakan media sosial, kamu melihat postingan temanmu atau orang lain yang kamu kenal sudah sukses sekali menurutmu.

Lalu kamu jadi berpikir setiap orang lebih baik dari kamu.

Kemudian merasakan insecure atau perasaan tidak aman seperti minder.

Itu juga merupakan kebiasaan jahat untuk dirimu.

Seharusnya kamu menyadari kalau dirimu punya prestasi atau kemampuan yang tidak kalah dari mereka.

Itulah 8 kebiasaan jahat yang kamu sering lakukan pada dirimu sendiri serta nomor 2 dan 6 banyak terjadi di masa sekarang. Semoga bermanfaat. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# JAHAT
# diri sendiri
# Kebiasaan
# Bahagia
# Kesehatan Mental
# Kritik

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.