AYOJAKARTA.COM - Salah satu hal terpenting yang menyangkut hidup dan mati seseorang adalah ketersediaan darah di dalam tubuh.
Disamping berperan sebagai salah satu penopang kehidupan, darah yang dimiliki seseorang juga dipercaya memiliki karakteristik yang unik.
Sehingga tidak mengherankan apabila karakteristik seseorang bisa diketahui hanya dengan mengetahui jenis golongan darah yang dimiliki.
Baca Juga: Golongan Darah yang Paling Gengsi untuk Chat Duluan Kamu Nomor Berapa?
Dalam dunia medis, informasi mengenai golongan darah seseorang sangat dibutuhkan untuk melakukan transfusi atau ketika melakukan donor.
Sebab golongan darah yang berbeda jenis, jika ditransfusikan secara paksa kepada orang lain akan berakibat fatal seperti gagal ginjal.
Sejauh yang diketahui manusia, golongan darah seseorang terbagi menjadi beberapa klasifikasi atau pengelompokkan.
A, B, AB, dan O dengan resusnya masing-masing merupakan jenis golongan darah yang telah diketahui oleh kebanyakan manusia.
Golongan darah O dengan rhesus positif juga diketahui sebagai golongan darah paling banyak di kalangan umat manusia.
Sementara golongan darah dengan rhesus AB Negatif, dikenal sebagai golongan darah paling langka di dunia.
Baca Juga: Golongan Darah Ini Ternyata Terkenal Paling Playboy, Hati-hati Apabila Kamu Dekat Dengannya!
Salah satu unsur penentu yang dipercaya sebagai penyebab dominasi adanya golongan darah adalah etnis.
Di Asia misalnya, banyak ditemukan orang dengan jenis golongan darah B, sedangkan orang-orang Latin banyak didominasi oleh golongan darah O.
Namun fakta-fakta tentang jenis golongan darah B yang mendominasi di kawasan Asia sepertinya akan kembali berubah.
Sebab belum lama ini ilmuwan di China yang merupakan kawasan Asia baru saja menemukan golongan darah Subtipe P.
Penemuan tersebut ditemukan setelah dilakukan pemeriksaan rutin di Rumah Sakit Taizhou yang berada di Provinsi Jiangsu, China.
Dari hasil penemuan tersebut, pihak rumah sakit selanjutnya menyerahkan kepada GenBank yang dikelola oleh Pusat Informasi Bioteknologi Nasional di USA.
Dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, GenBank menyatakan bahwa urutan Nukleotida pada sampel belum pernah terdeteksi di manapun.
Dengan penemuan fakta tersebut, GenBank kemudian memberikan nomor seri OR900206 sebagai database gen manusia.
Baca Juga: 5 Pekerjaan Ini Cocok untuk Kamu Pemilik Golongan Darah B, Sosoknya Dinilai Kreatif dan Fleksibel
Menurut spesialis transfusi Cao Guan Ping yang menemukan sampel langka ini, deteksi dini sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi krisis kebutuhan golongan darah tipe P.
Sebab pemilik golongan darah P hanya bisa menerima transfusi dari pemilik golongan darah yang sejenis atau sesama P.
Golongan darah P ini, sebelumnya pernah ditemukan di tahun 1927 dan dibagi menjadi lima jenis subtipe antara lain P1, P2, P1k,P2k dan P yang sangat langka. ***

Share this article
Belum lama ini ilmuwan di China baru saja menemukan golongan darah baru yaitu Subtipe P, berawal dari pemeriksaan ini.