Serba-serbi Ornamen Imlek yang Membawa Hoki dan Kebahagiaan

Ilustrasi Imlek.
Ilustrasi Imlek.

AYOJAKARTA.COM — Perayaan Imlek tak hanya menjadi momen kebersamaan, tetapi juga penuh dengan tradisi dan simbol-simbol yang kaya akan makna.

Salah satu cara untuk merayakan Imlek dengan penuh semangat adalah melalui penggunaan berbagai ornamen Imlek di dalam rumah.

Ornamen-ornamen ini tidak hanya berfungsi sebagai hiasan semata, tetapi juga melambangkan keyakinan akan keberuntungan dan kebahagiaan.

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Sekedar berbagi pada Selasa, 30 Januari 2024, berikut adalah serba-serbi Imlek yang wajib diketahui.

Baca Juga: 7 Makanan Khas Imlek dan Maknanya yang Selalu Dihidangkan saat Makan Bersama

1. Lampion Merah: Simbol Kebahagiaan dan Keberuntungan

Perayaan Imlek sering kali identik dengan warna merah, yang dipercaya dapat membawa keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran. Oleh karena itu, lampion merah menjadi ornamen Imlek yang wajib ada.

Lampion merah sering digunakan pada acara-acara penting masyarakat Tionghoa, seperti festival musim semi dan pertengahan musim gugur.

Namun, tak hanya di acara besar, lampion merah juga dapat dijadikan ornamen Imlek di rumah, gedung, maupun perkantoran untuk memberikan nuansa positif.

2. Liong Merah: Menolak Kesialan dan Nasib Buruk

Liong merah atau sering disebut sebagai naga, umumnya digantung di depan pintu rumah. Tujuannya bukan hanya sebagai hiasan semata, melainkan juga sebagai simbol untuk mengusir kesialan dan nasib buruk yang mungkin akan masuk ke dalam rumah.

Dengan adanya liong merah, diharapkan rumah menjadi tempat yang penuh dengan keberuntungan dan kebahagiaan.

3. Pohon Kungkuat: Simbol Kesejahteraan dan Kebahagiaan

Pohon kungkuat adalah ornamen Imlek lainnya yang dipercaya dapat mendatangkan kesejahteraan, kebahagiaan, dan nasib baik untuk pemilik rumah.

Pohon ini menjadi populer karena kata "kungkuat" dalam bahasa Mandarin memiliki arti emas dan nasib baik. Dengan meletakkan pohon kungkuat di rumah, diharapkan keluarga tersebut akan merasakan keberuntungan sepanjang tahun.

4. Hiasan Bunga: Melambangkan Harapan Baru

Seperti perayaan lainnya, masyarakat Tionghoa senang meletakkan hiasan bunga di rumah saat Imlek. Bunga-bunga seperti anggrek, lily, dan plum kerap digunakan karena melambangkan harapan baru.

Dalam tradisi Tionghoa, bunga yang bermekaran dianggap sebagai simbol harapan baru, menghadirkan kebahagiaan dan keberuntungan di tahun yang baru.

5. Kertas Merah dengan Sajak: Frasa Keberuntungan yang Diabadikan

Tidak hanya lampion merah, masyarakat Tionghoa juga sering menggantung atau menempelkan kertas merah yang berisi sajak di kusen pintu.

Kertas merah tersebut biasanya berisikan frasa atau sajak keberuntungan yang ditulis dengan gaya kaligrafi. Sajak-sajak ini mengandung kata-kata baik dalam bahasa Mandarin, seperti "Sin Jun" atau "Jay," yang berarti kegembiraan, kebahagiaan, dan kesuksesan.

6. Karakter "Fu" Terbalik: Berkah dan Keberuntungan

Karakter "Fu" terbalik dalam bahasa Mandarin bermakna berkah. Karakter ini biasanya ditulis di atas kertas berbentuk wajib dan dipasang di pintu rumah.

Dengan meletakkan karakter "Fu" terbalik, pemilik rumah berharap agar keberuntungan selalu melimpah kepada orang-orang yang tinggal di dalam rumah tersebut.

7. Jeruk Mandarin: Simbol Keberuntungan dan Kesehatan

Jeruk mandarin bukan hanya buah yang menyegarkan dan kaya manfaat untuk kesehatan, tetapi juga memiliki makna keberuntungan.

Dalam bahasa Mandarin, jeruk mandarin disebut "gizi", yang terdengar seperti pengucapan yang bermakna keberuntungan. Warna jeruk mandarin yang orange juga mirip dengan warna emas, sehingga buah ini menjadi simbol umur panjang.

8. Kue Keranjang: Kelembutan dan Kekeluargaan

Kue keranjang atau dodol Cina sering disuguhkan kepada tamu atau dijadikan kado Imlek untuk orang-orang tersayang. Terbuat dari tepung ketan dan gula, kue ini memiliki tekstur yang kenyal dan lengket. Kue keranjang melambangkan kehangatan dan kekeluargaan yang erat.

Saat menyuguhkan kue keranjang pada tamu, pemilik rumah berharap agar hubungan yang baik terus terjalin.

Baca Juga: Beredar Foto Jokowi dengan Hidangan Babi Panggang Saat Pesta Imlek, Benarkah Fakta?

Semua ornamen Imlek tersebut bukan hanya dapat mempercantik ruangan, tetapi juga diharapkan membawa hoki, keberuntungan, dan kebahagiaan bagi pemilik rumah.

Oleh karena itu, tak heran jika pintu rumah masyarakat Tionghoa selalu dihiasi dengan ornamen-ornamen cantik yang bermakna kebaikan, terutama saat menyambut perayaan Imlek.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ornamen
# Hoki
# Imlek

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).