AYOJAKARTA.COM - Marah merupakan bagian dari emosi yang dimiliki oleh manusia selain dari sedih, senang, takut, terkejut dan lain-lain.
Terkadang marah dapat merugkan bagi diri sendiri, contoh ada orang yang marah dengan menyakiti diri sendiri, menyakiti orang lain, atau berkata kasar.
Dalam Psikologi Islam, ada cara marah dengan elegan sehingga kerugian-kerugian dalam diri sendiri dapat dikurangi.
Marah dengan elegan artinya dapat mengendalikan amarah. Dengan mengendalikan amarah, kerugian yang ditimbulkan terhadap diri sendiri atau orang lain dapat dikurangi.
Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa marah dengan elegan sesuai dengan Psikologi Islam? Simak terus artikel berikut ini.
Dilansir dari Instagram @muhammadfirdaus_psikologi, ada 6 cara marah yang elegan menurut Psikolog Islam. Bagaimana saja caranya?
1. Diam Sejenak
Ketika kamu sedang merasakan amarah. Rasulullah SAW bersabda: "Jika di antara kalian ada yang marah, maka diamlah" (H.R. Ahmad).
Dengan kamu diam sejenak maka ini menyelamatkan kamu dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti menyakiti orang dengan kata-katamu, atau bahkan kekerasan.
2. Menjaga Lisan
Jagalah lisanmu ketika sedang marah, kebanyakan orang yang amarahnya tidak terkontrol akan meluapkannya dengan mengumpat.
Seisi kebun binatang diucapkan, ini bukan malah menyelesaikan masalah, malah masalah yang ada jadi semakin parah.
Baca Juga: Segera Cek KKS! Hari Ini KPM di Beberapa Daerah Ini Sudah Mencairkan PKH, Apakah PKH Tahap 2?
3. Membaca Ta'awudz
Rasulullah bersabda: "Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang jni, marahnya akan hilang. Jika dia membaca Ta'awudz marahnya akan hilang". (H.R. Al-Bukhari dan Muslim).
4. Ketika Marah Ambil Posisi Lebih Rendah
Biasanya, orang yang sedang diselimuti amarah merasa dirinya paling tinggi dan mengucapkan hal-hal yang terkesan merendahkan orang lain.
Rasullah SAW pernah bersabda: "Apabila kalian marah dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilanh. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur," (H.R. Ahmad).
5. Ketika Marah Mengambil Air Wudhu
Wudhu merupakan suatu terapi air yang bisa untuk meredakan emosi maraj serta bisa membuatmu tenangn.
Rasulullah SAW bersabda: "Kemarahan itu dari setab, sedangkan setan tercipta dari api, api hanya bisa pasam dengan air. Maka kalau kalian marah, berwudhulah," (H.R. Abu Daud).
6. Fokuslah Pada Solusi
Ketika kamu fokus pada masalahnya, maka kamh akan berputar-putar terus dan menyalahlan keadaan, orang lain, penyebab dan lain-lain.
Jika kamu fokus pada solusi ketika marah, maka kamu akan menganalisisnya untuk mengetahui solusi terbauk dari permasalahan yang sedang kamu hadapi.
Begitulah 6 cara marah yang elegan menurut Psikologi Islam. Marilah kita saling menjaga diri dari amarah, supaya hidup tenang dan damai di dunia.***

Share this article
Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa marah dengan elegan sesuai dengan Psikologi Islam? Simak terus artikel berikut ini.