10 Negara dengan Jam Kerja Tersingkat, Ada yang Cuma 25 Jam/Minggu

Ilustrasi. Kerja
Ilustrasi. Kerja

AYOJAKARTA.COM - Jam kerja diberbagai negara ternyata berbeda-beda, jam kerja yang dianggap "normal" di negara lain sebenarnya tergolong lama dibandingkan negara lainnya. 

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan jam kerja antara negara-negara. 

Pertama, budaya kerja setiap negara memiliki perannya sendiri. Di negara-negara dengan budaya kerja yang kuat, seperti Jepang dan Korea Selatan, jam kerja yang panjang dianggap sebagai tanda komitmen dan dedikasi terhadap pekerjaan. 

Di negara-negara lain, seperti Belanda, pendekatan yang lebih seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi diutamakan, sehingga jam kerja lebih pendek.

Baca Juga: Daftar Makanan Khas Bulan Ramadan Dari Berbagai Negara, Ada Apa Saja?

Selain itu, perbedaan dalam aturan dan regulasi juga berperan penting. Beberapa negara mungkin memiliki undang-undang yang mengatur jam kerja maksimum, dan sektor pekerjaan tertentu mungkin memiliki konvensi sendiri tentang jam kerja. 

Misalnya, pekerja di bidang kreatif atau teknologi seringkali memiliki jam kerja yang lebih fleksibel dibandingkan dengan pekerja di sektor manufaktur.

Ada pandangan yang berbeda tentang apakah jam kerja yang singkat atau panjang lebih efektif. 

Di satu sisi, jam kerja yang panjang dapat menunjukkan tingkat dedikasi dan komitmen yang tinggi terhadap pekerjaan. 

Baca Juga: 5 Negara dengan WiFi Tercepat di Seluruh Dunia, Kecepatannya Lebih dari 100 Mbps!

Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa produktivitas dapat menurun setelah jam kerja melebihi batas tertentu. 

Jam kerja yang singkat, dikatakan dapat meningkatkan keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, sehingga dapat mempertahankan produktivitas yang tinggi dalam jangka panjang.

Sebagai contoh, di negara-negara dengan jam kerja yang singkat, dilaporkan bahwa pekerja menjadi lebih efisien dan cenderung memiliki kepuasan kerja yang lebih tinggi. 

Mereka memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat, menjalani hobi, dan menjaga kesehatan mereka. 

Hal ini dapat menghasilkan karyawan yang lebih bahagia dan bersemangat, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kinerja mereka di tempat kerja.

Dimana saja negara dengan jam kerja tersingkat? Berikut datanya dikutip dari Instagram @dealls.jobs, pada Senin (18/3/2024): 

1. Jerman

Jam kerja: 25,6 jam/minggu

2. Denmark

Jam kerja: 25,9 jam/minggu

3. Norwegia

Jam kerja: 26,3 jam/minggu

Baca Juga: Tradisi Unik Bulan Ramadan Di Berbagai Negara, Dari Menghias Rumah Hingga Meluncurkan Meriam

4. Belanda

Jam kerja: 26,9 jam/minggu

5. Prancis

Jam kerja: 27 jam/minggu

6. Luksemburg

Jam kerja: 27,4 jam/minggu

7. Islandia

Jam kerja: 27,6 jam/minggu

8. Swiss

Jam kerja: 28,8 jam/minggu

9. Uruguay

Jam kerja: 29,5 jam/minggu

10. Ekuador

Jam kerja: 29,8 jam/minggu.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tersingkat
# Jerman
# jam kerja
# Belanda

News Update

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.