AYOJAKARTA.COM - Jam kerja diberbagai negara ternyata berbeda-beda, jam kerja yang dianggap "normal" di negara lain sebenarnya tergolong lama dibandingkan negara lainnya.
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan jam kerja antara negara-negara.
Pertama, budaya kerja setiap negara memiliki perannya sendiri. Di negara-negara dengan budaya kerja yang kuat, seperti Jepang dan Korea Selatan, jam kerja yang panjang dianggap sebagai tanda komitmen dan dedikasi terhadap pekerjaan.
Di negara-negara lain, seperti Belanda, pendekatan yang lebih seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi diutamakan, sehingga jam kerja lebih pendek.
Baca Juga: Daftar Makanan Khas Bulan Ramadan Dari Berbagai Negara, Ada Apa Saja?
Selain itu, perbedaan dalam aturan dan regulasi juga berperan penting. Beberapa negara mungkin memiliki undang-undang yang mengatur jam kerja maksimum, dan sektor pekerjaan tertentu mungkin memiliki konvensi sendiri tentang jam kerja.
Misalnya, pekerja di bidang kreatif atau teknologi seringkali memiliki jam kerja yang lebih fleksibel dibandingkan dengan pekerja di sektor manufaktur.
Ada pandangan yang berbeda tentang apakah jam kerja yang singkat atau panjang lebih efektif.
Di satu sisi, jam kerja yang panjang dapat menunjukkan tingkat dedikasi dan komitmen yang tinggi terhadap pekerjaan.
Baca Juga: 5 Negara dengan WiFi Tercepat di Seluruh Dunia, Kecepatannya Lebih dari 100 Mbps!
Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa produktivitas dapat menurun setelah jam kerja melebihi batas tertentu.
Jam kerja yang singkat, dikatakan dapat meningkatkan keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, sehingga dapat mempertahankan produktivitas yang tinggi dalam jangka panjang.
Sebagai contoh, di negara-negara dengan jam kerja yang singkat, dilaporkan bahwa pekerja menjadi lebih efisien dan cenderung memiliki kepuasan kerja yang lebih tinggi.
Mereka memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat, menjalani hobi, dan menjaga kesehatan mereka.
Hal ini dapat menghasilkan karyawan yang lebih bahagia dan bersemangat, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kinerja mereka di tempat kerja.
Dimana saja negara dengan jam kerja tersingkat? Berikut datanya dikutip dari Instagram @dealls.jobs, pada Senin (18/3/2024):
1. Jerman
Jam kerja: 25,6 jam/minggu
2. Denmark
Jam kerja: 25,9 jam/minggu
3. Norwegia
Jam kerja: 26,3 jam/minggu
Baca Juga: Tradisi Unik Bulan Ramadan Di Berbagai Negara, Dari Menghias Rumah Hingga Meluncurkan Meriam
4. Belanda
Jam kerja: 26,9 jam/minggu
5. Prancis
Jam kerja: 27 jam/minggu
6. Luksemburg
Jam kerja: 27,4 jam/minggu
7. Islandia
Jam kerja: 27,6 jam/minggu
8. Swiss
Jam kerja: 28,8 jam/minggu
9. Uruguay
Jam kerja: 29,5 jam/minggu
10. Ekuador
Jam kerja: 29,8 jam/minggu.***
Share this article
Berikut ini adalah 10 negara dengan jam kerja tersingkat, urutan mana yang pertama? Langsung cek di sini.