AYOJAKARTA.COM -- Asam lambung naik selalu menjadi mimpi buruk pengidapnya saat menjalankan ibadah puasa.
Rasa tak nyaman pada perut yang diakibatkan asam lambung membuat aktivitas di bulan Ramadhan ikut terganggu.
Namun ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat sahur agar asam lambung tidak naik selama berpuasa seperti dikutip AyoJakarta.com dari YouTube IHC Telemed pada Rabu 3 April 2024.
Tips tersebut dibeberkan oleh dokter Mochamad Pasha, seorang spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).
Pertama, dokter Pasha menyarankan untuk secara rutin mengonsumsi obat asam lambung sesuai resep dokter.
"Pastikan anda mengonsumsi obat-obat asam lambung anda sesuai saran dari dokter," katanya.
Kedua, ia juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan sahur dengan nutrisi seimbang.
"Sedapat mungkin anda mengonsumsi (makanan) sahur dengan komposisi nutrisi yang seimbang yang mencakup karbohidrat kompleks tinggi serat seperti nasi, roti gandum dan oatmeal," ujarnya.
"Dan juga (makanan yang) mengandung protein dan lemak tidak jenuh seperti kacang-kacangan, olive oil dan kedea," tambahnya.
Baca Juga: 4 Hal Toxic Keluarga yang Sering Dianggap Normal
Ketiga, ia menyarankan untuk sahur secukupnya dan tidak terlalu penuh atau kenyang.
"Hindari makanan yang terlalu asin dan terlalu manis. Hindari juga makan terlalu terburu-buru saat sahur karena akan memicu akumulasi gas di dalam lambung," ucapnya.
Keempat, ia menyarankan untuk menghindari makanan yang bersifat asam dan pedas saat sahur dan berbuka.
"Hindari makanan yang bersifat asam dan pedas saat sahur dan berbuka. Lalu hindari minuman bersoda, kopi dan rokok," ujarnya.
Kelima, usahakan tidak langsung tidur setelah makan.
"Usahakan posisi mulut anda berada di atas kepala selama 2-3 jam setelah makan" katanya.
Jikapun ingin berbaring, ia menyarankan untuk memberi sandaran 2-3 bantal di kepala.
Demikian tips sahur agar asam lambung tak naik selama berpuasa, semoga bermanfaat.***

Share this article
Berikut ini tips sahur agar asam lambung tak naik selama puasa menurut dokter spesialis penyakit dalam.