4 Basa Basi yang Sebaiknya Kamu Hindari Ketika Kumpul Keluarga di Hari Lebaran

4 Basa Basi yang Sebaiknya Kamu Hindari Ketika Kumpul Keluarga di Hari Lebaran
4 Basa Basi yang Sebaiknya Kamu Hindari Ketika Kumpul Keluarga di Hari Lebaran

AYOJAKARTA.COM - Lebaran menjadi momen yang tepat bagi keluarga untuk berkumpul dan saling bercengkrama.

Di momen lebaran ini juga menjadi ajang untuk saling mengetahui kehidupan masing-masing anggota keluarga.

Namun sayangnya, ada banyak orang yang merasa tidak nyaman ketika mereka kumpul keluarga di hari lebaran.

Alasannya karena di momen lebaran ini banyak sekali pertanyaan sensitif berkedok basa basi yang seringkali keluar dari mulut anggota keluarga lainnya.

Baca Juga: 7 Tanggal Lahir yang Dipercaya Membawa Keberuntungan, Rezeki Tidak Pernah Terputus!

Tak jarang beberapa pertanyaan juga bisa menimbulkan rasa sakit hati dan juga perasaan tidak nyaman bagi si penerima pertanyaan.

Ada baiknya basa basi ini tidak dilakukan saat kumpul bersama keluarga di hari lebaran kali ini.

Lantas, apa saja sih basa basi yang sebaiknya kamu hindari kumpul keluarga di hari lebaran?

Dikutip dari akun Instagram @riverfront.id, berikut ini 4 basa basi yang sebaiknya kamu hindari saat kumpul keluarga di hari lebaran.

1. Tidak ada body shaming

Basa basi pertama yang sebaiknya kamu hindari ketika momen kumpul keluarga di hari lebaran yaitu body shaming.

"Eh kamu gendutan yang sekarang", "Kok makin gelap aja kulitnya" dan pertanyaan tentang fisik yang tidak perlu kamu keluarkan.

Pembahasan terkait fisik ini sebaiknya dihentikan terlebih dahulu, baik itu untuk pujian atau untuk hal lainnya.

Karena pembahasan terkait fisik ini termasuk dalam ranah privasi dan hal setiap orang untuk tidak membicarakannya di hadapan publik.

Baca Juga: Lengkap! Prediksi Skor UTBK Masuk UNAIR Jalur SNBT 2024, Adakah Prodi Incaranmu?

2. Mengganti pertanyaan "kapan" jadi "bagaimana"

Basa basi kedua yang sebaiknya kamu hindari ketika momen kumpul keluarga di hari lebaran yaitu tidak melontarkan pertanyaan "kapan"

Misalnya, "kapan nikah?", "Kapan wisuda?" dan pertanyaan kapan-kapan lainnya yang sebaiknya tidak pernah diucapkan sama sekali.

Tapi kamu bisa mencoba untuk mengganti pertanyaan "kapan" tersebut menjadi pertanyaan "bagaimana".

Misalnya, "bagaimana kuliahnya?" atau "bagaimana pekerjaannya, lancar atau tidak?"

Hal ini bertujuan agar lawan bicara kamu bisa lebih leluasa untuk bercerita mengenai progresnya.

Lawan bicara juga tidak merasa tertekan dengan kesan waktu yang dia sendiri mungkin tidak tahu jawabannya.

3. Tidak perlu flexing sana sini

Basa basi kedua yang sebaiknya kamu hindari saat momen kumpul keluarga di hari lebaran yaitu tidak perlu melakukan flexing sana sini.

Flexing merupakan tindakan pamer yang dilakukan untuk membuat orang lain merasa terkesan dengan segala pencapaianmu.

Alih-alih bertanya mengenai kabar mereka , tapi yang kamu lakukan justru pamer hasil pencapaian pribadi.

Sebelum kamu melakukan flexing ada baiknya untuk mengingat pepatah ini "langit tidak perlu menjelaskan kalau dirinya tinggi".

Pamer sana sini merupakan hal yang sangat tidak perlu untuk dilakukan apalagi saat kumpul keluarga di hari lebaran.

Baca Juga: 15 Ucapan Lebaran Idul Fitri yang Lucu dan Kocak Cocok untuk Dikirim ke Gebetan

4. Stop memberi saran jika tidak diminta

Salah satu basa basi yang sebaiknya dihindari ketika momen kumpul keluarga saat lebaran yaitu memberikan saran tanpa diminta.

Ingatlah bahwa tidak ada yang membutuhkan saran dari kamu, jadi sebaiknya tahan diri untuk tidak memberikan saran tanpa diminta.

Itulah tadi informasi mengenai 4 basa basi yang sebaiknya kamu hindari saat momen kumpul keluarga di hari lebaran. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Basa Basi
# sakit hati
# Hindari
# Lebaran

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).