Psikologi: Kenapa Memaafkan Itu Sulit dan Rasa Sakit Masih Ada, Terutama Saat Lebaran Idul Fitri?

Dalam psikologi, terdapat konsep teori ego state, menggambarkan individu yang terdiri dari beberapa bagian diri.
Dalam psikologi, terdapat konsep teori ego state, menggambarkan individu yang terdiri dari beberapa bagian diri.

AYOJAKARTA.COM – Lebaran Idul Fitri, momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia, sering kali dianggap sebagai waktu untuk memaafkan.

Namun, realitanya tidak selalu sesederhana itu. Bagi sebagian orang, proses memaafkan masih terasa sulit.

Bahkan setelah melakukan upaya untuk memaafkan, rasa sakit masih bisa dirasakan.

Lalu mengapa memaafkan terasa begitu sulit? Simak penjelasan berikut menurut psikologi.

Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Jiemi Ardian yang diunggah 10 April 2024 tentang alasan memaafkan itu sulit.

Dalam psikologi, terdapat konsep teori ego state, menggambarkan individu yang terdiri dari beberapa bagian diri.

Contohnya, dalam diri kita tentunya ada diri lain yang mendorong untuk melakukan sesuatu.

Misalnya, ada bagian dalam diri kita yang mudah memaafkan tetapi ada diri kita yang juga masih sakit untuk memaafkan.

Baca Juga: Puasa Syawal atau Bayar Utang Qadha Puasa Ramadhan Duluan yang Dikerjakan? Ini Penjelasannya

Kedua "diri" ini bertentangan, sehingga proses memaafkan menjadi sulit dilakukan.

Seseorang mungkin ingin memaafkan agar dapat meredakan kemarahan, menegakkan keadilan, atau menciptakan perdamaian.

Namun, pada saat yang sama, rasa sakit dan ketidakadilan yang dirasakan juga menjadi hambatan.

Di momen Lebaran, tuntutan sosial untuk bermaafan dan menyatukan hubungan seringkali meningkat.

Hal ini dapat menimbulkan tekanan tambahan bagi individu yang belum sepenuhnya siap untuk memaafkan atau mengikhlaskan.

Terlebih lagi, ketika seseorang merasa terpaksa memaafkan tanpa memproses emosi yang terlibat, rasa sakitnya bisa menjadi semakin dalam.

Memaafkan bukanlah tindakan instan, tetapi proses emosional yang memerlukan waktu dan pengelolaan yang tepat.

Penting bagi individu untuk mengenali dan memahami emosi yang terlibat dalam proses memaafkan.

Baca Juga: Sisi Positif Orang yang Suka Begadang atau Tidur Larut Malam, Berpengaruh ke IQ!

Hal ini melibatkan pengakuan terhadap rasa sakit, serta upaya untuk meredakan emosi tersebut sebelum memaafkan.

Langkah-Langkah untuk memproses emosi dalam memaafkan:

1. Sadari dan akui rasa sakit yang dirasakan akibat peristiwa yang menyakitkan.

2. Berikan validasi pada diri sendiri bahwa perasaan tersebut adalah wajar dan sah untuk dirasakan.

3. Temukan cara yang sehat untuk mengekspresikan emosi, seperti menulis jurnal, berbicara dengan teman dekat, atau berkonsultasi dengan seorang profesional.

4. Tinjau kembali peristiwa tersebut dengan objektif, mencari pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi situasi tersebut.

5. Terimalah bahwa proses memaafkan adalah langkah menuju pemulihan yang lebih baik, dan mungkin membutuhkan waktu yang lama.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# memaafkan
# Lebaran Idul Fitri
# Psikologi

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).