AYOJAKARTA.COM – Ketika berinteraksi dengan orang lain, terkadang sulit untuk membedakan apakah mereka sedang berbohong atau tidak.
Bahkan ketika kita tidak terlalu mengenal dengan baik, psikologi memberikan beberapa petunjuk yang dapat membantu kita mengenali tanda kebohongan.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Cari Gajah Tersembunyi dalam 5 Detik, Buktikan Kemampuanmu Sekarang!
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Tedy Wong Msi yang diunggah 21 April 2024, berikut 10 ciri psikologi seseorang berbohong saat bicara:
1. Ketidakyakinan dan ketidaknyamanan
Orang yang sedang berbohong seringkali menunjukkan ketidaknyamanan dan ketidakinan saat berbicara.
Mereka mungkin terlihat ragu-ragu atau gelisah, karena berusaha untuk mengarang cerita atau khawatir apakah lawan bicara akan mempercayai mereka.
2. Gerakan tubuh yang mencerminkan ketegangan
Gerakan tubuh dapat menjadi petunjuk apakah seseorang sedang berbohong. Orang yang berbohong cenderung rasa tidak nyaman, seperti membungkuk, menunduk, atau mengadopsi postur tubuh yang defensif.
Baca Juga: Skor Lulus SKD Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan, Bisa Jadi Acuan Seleksi Tahun Ini!
3. Ketidak konsistenan dalam cerita atau jawaban
Salah satu ciri khas orang yang sedang berbohong adalah ketidak konsistenan dalam cerita atau jawaban yang mereka berikan.
Mereka mungkin memberikan versi cerita yang berbeda saat ditanya ulang tentang hal yang sama, atau melakukan perubahan detail kecil dalam cerita tersebut.
4. Bibir kering
Saat seseorang berbohong, respons saraf otonomnya meningkat, menyebabkan peningkatan keringat dan kesulitan mengatur cairan tubuh.
Hal ini dapat mengakibatkan bibir yang kering, serta kebiasaan menggigit atau menjilat bibir, dan sering menelan ludah.
5. Perubahan dalam kontak mata dan pola berkedip
Orang yang sedang berbohong seringkali menghindari kontak mata, bermain-main dengan tatapan, atau mengalihkan pandangan dari lawan bicara mereka.
Perubahan dalam kecepatan berkedip juga bisa menjadi indikasi kebohongan.
6. Berbicara dengan nada yang tinggi
Penelitian menunjukkan bahwa suara manusia memiliki pola saat berbicara jujur, dan perubahan suara bisa menjadi indikasi kebohongan.
7. Respons defensif terhadap pertanyaan
Orang berbohong berusaha untuk berkelit atau memberikan alasan yang tidak konsisten. Mereka juga mungkin tersinggung jika diragukan ucapannya.
8. Mengubah topik pembicaraan
Untuk menghindari kebenaran, orang yang berbohong cenderung mengubah topik pembicaraan atau mengisi percakapan dengan detail yang tidak relevan.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Kamu Punya Mata Tajam? Coba Temukan Dasi di Taman dalam 9 Detik
9. Berkeringat secara berlebihan
Ciri khas orang yang sedang berbohong adalah kemudahan mereka untuk berkeringat, bahkan dalam situasi di mana suhu ruangan tidak panas.
Seseorang yang berbohong akan berkeringat terutama terjadi di daerah wajah, seperti dahi, atas bibir, dan sekitar mulut.
10. Menggunakan insting atau intuisi
Selain memperhatikan ciri yang telah dijelaskan, penting untuk tetap mempercayai insting atau intuisi kita sendiri.
Manusia memiliki naluri dan insting yang bisa menjadi panduan, jadi jangan hanya bergantung pada tanda yang mencurigakan.
Dalam menghadapi orang yang mungkin sedang berbohong, keseimbangan antara memperhatikan ciri dan mempercayai insting kita sangatlah penting.
Baca Juga: Sifat dan Karakter Orang yang Lahir Tanggal 27, Benarkah Penuh dengan Keberanian?
Meskipun ada ciri-ciri umum, tidak semua orang yang berbohong akan menunjukkan semua ciri tersebut.

Share this article
Ketika berinteraksi dengan orang lain, terkadang sulit untuk membedakan apakah mereka sedang berbohong atau tidak.