AYOJAKARTA.COM – Virus Monkey pox (Mpox) atau yang sering disebut juga cacar monyet saat ini sedang menjadi pembahasan dan sorotan di masyarakat Indonesia.
Virus Mpox adalah salah satu penyakit atau virus yang harus diwaspadai oleh masyarakat di Indonesia. Bahkan, WHO sudah menetapkan virus Mpox ini sebagai penyakit darurat global sejak 14 Agustus 2024 lalu.
Di Indonesia sendiri sudah ada 88 kasus Mpox yang sudah terkonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 88 kasus tersebut ada di beberapa wilayah di Indonesia.
Penyebaran Mpox di Indonesia tercatat di enam wilayah yakni 59 kasus di DKI Jakarta, 13 kasus di Jawa Barat, 3 kasus di Yogyakarta, 1 di Kepulauan Riau, 9 kasus di Banten dan yang terakhir 3 kasus di Jawa Timur.
Virus ini bersifat zoonosis yang berarti bisa ditularkan dari hewan ke manusia, manusia ke manusia, hewan ke hewan. Lalu, apakah Indonesia sudah siap untuk menghadapi virus Mpox ini?
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan masyarakat Indonesia harus tetap waspada dan berhati-hati.
Baca Juga: Dua Narasumber Diskusi Nyaris Terlibat Aksi Baku Hantam, Terlalu Ngotot Membahas Isu Pilkada 2024
Ia juga menyampaikan bahwa Kemenkes hanya memberikan peringatan kepada turis-turis yang masuk ke Indonesia.
Jadi, penanganan virus Mpox ini berbeda dengan covid-19, jika covid harus diadakan pembatasan, Mpox ini tidak, Kemenkes hanya memberikan peringatan saja.
“Kita ya untuk eh waspada dan berhati-hati ya yang khusus untuk di apa namanya pintu masuk kita memberlakukan tidak seperti halnya covid ya. Kalau covid-19 jelas itu ya ada pembatasan” ucapnya.
“Nah Mpox kita hanya mengingatkan khusus kepada eh turis atau pengunjung dari negara-negara yang wabah tadi dari Afrika Tengah maupun Afrika Barat itu untuk waspada dan Kita waspadai” lanjutnya, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube METRO TV, pada Rabu, 4 September 2024.
Jubir Kemenkes tersebut menyampaikan bahwa kita harus mewaspadai oleh orang yang memiliki gejala Mpox, apabila ia sakit harus dilakukan pemeriksaan skrining yang ketat di bandara.
“Satu apabila dia bergejala ya kemudian apabila dia sakit maka harus dilakukan pemeriksaan skrining yang ketat di bandara” ucapnya.
Perlu diketahui, Mpox mempunyai beberapa gejala yang harus diwaspadai oleh masyarakat.
Gejala-gejala yang sering terjadi adalah demam, sakit kepala, sakit punggung, nyeri otot, ruam pada kulit, kelenjar getah bening yang bengkak dan lemas.

Share this article
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan masyarakat Indonesia harus tetap waspada dan berhati-hati.