AYOJAKARTA.COM - Konser pembuka tur dunia DEADLINE milik BLACKPINK di Stadion Goyang, Korea Selatan, akhir pekan lalu, menjadi momen emosional sekaligus kontroversial.
Setelah vakum selama dua tahun delapan bulan, Jennie, Jisoo, Rose, dan Lisa kembali menyapa penggemar sebagai grup BLACKPINK lengkap.
Penampilan memukau dengan deretan lagu hits seperti 'Kill This Love' dan 'Pink Venom' disertai efek visual spektakuler mendapat sambutan meriah. Namun, tidak semua penonton pulang dengan senyum puas.
Baca Juga: Mantan Suami Barbie Hsu Gugat DJ Koo dengan Tuduhan Penggelapan Dana Pendidikan
Kritik tajam datang dari pemegang tiket area N3 yang mengeluhkan pandangan terhalang layar besar. Padahal tiket tersebut tidak dikategorikan sebagai tiket dengan pandangan terbatas dan dijual seharga sekitar Rp1,5 juta.
Kekecewaan memuncak hingga seruan pengembalian dana disuarakan, merujuk pada aturan perlindungan konsumen Korea.
YG Entertainment pun merespons pada 7 Juli dengan permintaan maaf resmi dan janji akan memberikan solusi untuk penonton terdampak.
"Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh pandangan yang terhalang di area N3. Sebuah panel kontrol dipasang di depan panggung, sehingga menghalangi panggung," demikian keterangan dari YG Entertainment dilansir dari kenh14.vn.
Baca Juga: Perdana! BLACKPINK Bawakan Lagu Baru 'JUMP' dalam Konser Pembuka Tur Dunia
"Meskipun kami mencoba memperbaikinya dengan layar LED tambahan, kami akui bahwa itu tidak cukup. Kami sedang mempersiapkan rencana dukungan untuk penonton yang terkena dampak," pungkasnya.
Masalah tidak berhenti di situ. Penampilan grup juga menjadi sorotan. Sinkronisasi koreografi yang lemah, kurangnya energi, dan minimnya lagu baru menjadi pusat kritik netizen.
Dari total 25 lagu, 10 di antaranya adalah penampilan solo, sementara hanya satu lagu baru berjudul 'JUMP'yang dibawakan, sisanya merupakan daur ulang dari tur Born Pink.
Banyak penggemar mempertanyakan keseriusan YG dalam mempersiapkan tur ini. Beberapa penggemar mendukung konsep solo sebagai bentuk apresiasi terhadap individualitas setiap anggota.
Baca Juga: Yoona SNSD dan Jo Jung Siap Bikin Gebrakan Lewat Film Korea Terbaru yang Akan Segera Tayang!
Namun, mayoritas berharap konser reuni setelah tiga tahun justru diisi dengan lebih banyak penampilan grup dan karya baru.
Tak sedikit yang menyebut tur ini sekadar strategi komersial menjelang ulang tahun debut BLACKPINK ke-10 pada 2026.
Meski demikian, animo publik tak terbendung. Tiket sebanyak 78.000 lembar terjual habis dalam dua hari. Konser turut dihadiri para selebritas papan atas Korea, menjadikannya ajang reuni para bintang Kpop.
BLACKPINK pun selanjutnya akan melanjutkan tur DEADLINE ke 16 kota besar termasuk Tokyo, Paris, New York, dan Jakarta. Lewat lagu baru 'JUMP', BLACKPINK menandai kembalinya mereka ke panggung global.
Harapannya, ke depan YG lebih siap menghadirkan konser berkualitas dan rilisan musik segar agar BLACKPINK tetap relevan dan tak hanya hidup dari kejayaan masa lalu.***

Share this article
Konser BLACKPINK di Korea dibanjiri kritik soal tiket dan koreografi. YG minta maaf, tapi fans kecewa minimnya lagu baru.