5 Manfaat Serat bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Menjaga dan Menurunkan Berat Badan Lho!

Ilustrasi Manfaat Serat Bagi Kesehatan
Ilustrasi Manfaat Serat Bagi Kesehatan

AYOJAKARTA.COM - Kalian tahu bahwa kita dianjurkan banyak makan serat?

Tetapi masih banyak orang yang tidak dapat memenuhi kebutuhan serat hariannya.

Serat adalah makanan nabati yang tidak dapat diurai sempurna oleh tubuh dan dapat menjaga saluran pencernaan tetap sehat serta bersih.

Baca Juga: 9 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari Cukup dengan Pola 90 Menit, Wajib Ditiru!

Ketika makan makanan yang banyak serat, sebenarnya kita sedang memberi asupan bagi bakteri baik di usus.

Hal ini yang menjadi salah satu alasan kenapa serat bermanfaat bagi tubuh terutama bagi kesehatan dan pencegahan penyakit.

Berikut lima manfaat serat untuk tubuh dikutip AyoJakarta dari EatingWell, Kamis (31/8/2023):

Baca Juga: Ingin Meningkatkan Kemampuan Otak dan Daya Ingat? Berikut Adalah Makanan yang Harus Kalian Konsumsi

1. Penurunan Berat Badan yang Sehat

Peningkatan asupan serat makanan diketahui dapat membantu penurunan berat badan.

Dalam uji coba tahun 2019 yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, peserta secara acak dimasukkan ke dalam salah satu dari empat kelompok diet kalori yang berbeda.

Mereka diminta untuk meningkatkan asupan serat makanan pada berbagai interval dan melakukan aktivitas fisik 90 menit setiap minggu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa apapun jenis dietnya, peserta kehilangan jumlah berat badan yang sama.

Peneliti merasa hal ini disebabkan oleh asupan serat yang menegaskan hasil penelitian sebelumnya bahwa meningkatkan asupan serat dapat membantu menurunkan berat badan.

Makanan kaya serat membuat kenyang lebih cepat dan lebih lama.

Baca Juga: 4 Manfaat Tepung Maizena Selain untuk Kue, Bisa untuk Perawatan Kulit dan Rambut?

2. Menjaga Berat Badan

Terdapat beberapa bukti yang menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak serat cenderung lebih ramping.

Menurut sebuah studi tahun 2017 di The Journal of Nutrition and Metabolism, peneliti membandingkan dua kelompok, satu kelompok yang memiliki berat badan normal dan satu lagi yang diklasifikasikan sebagai obesitas.

Ditemukan hasil bahwa kelompok yang memiliki berat badan normal mengonsumsi lebih banyak serat dibandingkan kelompok yang termasuk dalam kategori obesitas.

Baca Juga: Segudang Manfaat Asi Untuk Pertumbuhan Sang Buah Hati 

3. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Sebuah penelitian tahun 2020 yang diterbitkan dalam Journal of Diabetes Investigation menemukan bahwa asupan serat makanan yang tinggi berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi serat larut dan tidak larut mampu mencegah diabetes tipe 2 yang lebih baik.

Serat bisa menjadi kombinasi efek menguntungkan pada kadar glukosa darah, menciptakan mikrobioma usus yang lebih sehat dan menurunkan peradangan dalam tubuh yang dapat membantu mencegah perkembangan penyakit diabetes tipe 2.

Baca Juga: Ternyata Ini 5 Manfaat Mendengarkan Musik Untuk Kesehatan, Atasi Insomnia Hingga Mengontrol Tekanan Darah

4. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Penelitian tahun 2017 di Journal of Chiropractic Medicine menunjukkan korelasi kuat antara asupan serat yang tinggi dan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan stroke serta kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Hal ini sebagian disebabkan oleh kemampuan serat untuk menyerap kelebihan kolesterol dalam sistem tubuh dan mengangkutnya keluar sebelum dapat menyumbat arteri.

Secara khusus, penelitian ini menemukan bahwa serat dalam bentuk beta-glukan (6 gram/hari) dan psyllium (10 gram/hari) memberikan manfaat yang signifikan terkait penurunan risiko penyakit jantung.

Kedua serat ini merupakan serat larut, dimana beta-glukan ditemukan dalam gandum dan barley, sedangkan psyllium berasal dari sekam biji psyllium dan digunakan dalam suplemen serat makanan.

Baca Juga: 7 Manfaat Buah Ara bagi Kesehatan, Ternyata Mampu Cegah Diabetes hingga Anemia

5. Mengurangi Risiko Kanker Tertentu

Penelitiannya terkait hal ini sangat beragam, sebagian besar menunjukkan bahwa konsumsi serat yang tinggi dapat menurunkan risiko kanker terutama kanker kolorektal dan payudara.

Misalnya dalam penelitian tahun 2020 di The American Journal of Clinical Nutrition, para peneliti menemukan bahwa asupan serat yang lebih tinggi khususnya serat yang ditemukan dalam biji-bijian, berkorelasi dengan penurunan risiko kanker kolorektal.

Hasil lain pada tahun 2020 yang diterbitkan di Cancer menemukan bahwa serat larut dan serat buah memiliki hubungan paling kuat dengan penurunan risiko kanker payudara.

Hal ini sejalan dengan rekomendasi American Cancer Society untuk mengonsumsi makanan kaya serat total, termasuk buah-buahan, sayuran dan biji-bijian.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Serat
# diabetes tipe 2
# Berat badan
# jantung
# kesehatan
# Tubuh
# kanker
# manfaat

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.