Bahaya Kosmetik Mengandung Merkuri Bagi Kesehatan, dari Ruam hingga Kehilangan Memori

Ilustrasi Zat Merkuri pada Kosmetik
Ilustrasi Zat Merkuri pada Kosmetik

AYOJAKARTA.COM - Kata merkuri tidaklah asing buat kamu yang suka beli kosmetik.

Merkuri atau mercury biasanya lebih kita kenal dengan air raksa.

Merupakan salah satu jenis logam yang banyak ditemukan di alam dan tersebar dalam batu-batuan, bijih tambang, tanah, air, dan udara sebagai senyawa anorganik dan organik.

Merkuri sangat berbahaya untuk digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan bahan kosmetik.

Dalam kandungan produk pemutih merkuri juga sangatlah populer, karena kemampuannya menghambat pembentukan melanin, sehingga kulit tampak lebih cerah dan bersinar dalam waktu yang sangat singkat.

Baca Juga: Gangguan Melukai Diri Sendiri Atau Selfharm Ternyata Bisa Merugikan Diri Sendiri

Mengutip dari WHO, ada beberapa bentuk merkuri yang berbeda dalam tingkat toksisitas dan efeknya pada sistem saraf, pencernaan, sistem kekebalan imun atau tubuh, paru-paru, ginjal, kulit dan mata.

Merkuri dapat bertindak sebagai zat pemutih dan memiliki sifat pengawet tertentu (yang berarti dapat membantu memperpanjang masa simpan produk).

Produk kosmetik yang mengandung bahan merkuri sangatlah murah harganya dibandingkan produk yang tidak menggunakan merkuri.

Untuk kosmetik, kadar pemakaian merkuri paling sering ditemukan pada produk yang menjanjikan untuk memudarkan noda, bintik hitam, garis halus pada wajah dan lainnya.

Hal ini sangat berbahaya dan tidak aman untuk kesehatan di masa depan.

Perlu dicermati juga bahwa bahaya merkuri tidak hanya berdampak pada orang dewasa.

Anak-anak bahkan bayi juga dapat terkena efek mengerikan akibat kontak dengan merkuri.

Paparan merkuri pada anak terjadi ketika ia bersentuhan dengan orang tuanya yang memakai produk kosmetik berbahan merkuri.

Zat berbahaya yang tadinya menempel pada kulit orang tua dapat berpindah dan masuk ke tubuh anak ketika ia menghisap jarinya secara tidak langsung.

Dalam istilah medis atau kesehatan anak, keracunan merkuri disebut dengan infantile acrodynia.

Hal ini dapat dikenali dengan munculnya gejala rasa sakit serta warna merah muda pada tangan dan kaki.

Baca Juga: SentraVaksinasi Booster  Covid-19 di Jakarta International Stadium, 16 Juli 2022

Ada beberapa gejala awal infantile acrodynia yang mungkin timbul pada anak sebagai berikut:

1. Gejala yang mungkin timbul adalah sebagai berikut.

2. Lesu, mengantuk, rewel, dan menangis terus-menerus.

3. Kehilangan nafsu makan sehingga berat badan turun.

4. Lebih peka terhadap cahaya.

5. Lengan dan kaki yang nyeri.

Mengutip dari Health State, ada beberapa gejala keracunan dan bahaya merkuri dalam bahan kosmetik sebagai berikut:

1. Ruam

2. Hipertensi

3. Edema

4. Uremia

5. Parestesia

6. Gugup

7. Lekas marah

8. Tremor

9. Kehilangan memori

10. Depresi

11. Penurunan berat badan

12. Kelelahan

Demikian informasi tentang kandungan merkuri pada kosmetik dan bahaya bagi kesehatan. Semoga bermanfaat***(Cita Aryani)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kosmetik Mengandung Merkuri
# Bahaya Kosmetik Mengandung Merkuri
# merkuri menyebabkan
# kosmetik berbahaya
# merkuri

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.