AYOJAKARTA.COM--Setelah berhasil dengan film pertamanya Pengabdi Setan pada tahun 2017 lalu, sutradara Joko Anwar akhirnya mengumumkan bahwa sekuel kedua dari film horror tersebut akan segera hadir.
Pengabdi Setan 2 Communion, demikian judul sekuel tersebut, siap tayang di bioskop mulai hari ini Kamis, 4 Agustus 2022.
Sekuel kedua yang berjudul Pengabdi Setan 2 Communion ini dijanjikan akan lebih seram dan akan memenuhi ekspektasi penikmat film horor Indonesia.
Film ini masih dibintangi oleh para pemain dari sekuel pertama yakni, Tara Basro, Endy Arfian, Bront Palare,dan masih banyak lainnya.
Namun ada juga pemain baru yang turut meramaikan karakter di sekuel kedua ini yakni, Jourdy Pranata, Kiki Narendra, Ratu Felisha, Aimee Saras, dan masih banyak lainnya.
Dalam sekuel keduanya ini Joko Anwar akan mengangkat nuansa film seperti berada di era Jakarta tahun 80-an.
Penonton juga akan dibuat seakan-akan menaiki wahana saat menonton, sehingga membuat suasana makin terasa mencekam dan lebih melibatkan emosi penonton.
Baca Juga: Film Malam Satu Suro Suzanna, Balas Dendam Sundel Bolong untuk Orang Terkasih, Klik Di Sini!
Mengutip Suara.com, Rabu 27 Juli 2022, Sunil Santani selaku produser dari rumah produksi Rapi Film mengatakan, sekuel Pengabdi Setan 2 Communion ini lebih gila dengan teror yang lebih seram, karena sesuai dengan ekspektasi penonton yang tinggi.
Di balik keseluruhan film Pengabdi Setan 2 Communion yang akan tayang nanti, simak beberapa fakta menarik seputar film horor Pengabdi Setan 2 Communion berikut ini.
Film Pengabdi Setan 2 Communion ini menurut Joko Anwar selaku sutradara menghabiskan biaya cukup mahal.
Salah satu penyebabnya adalah lamanya proses syuting yang memakan waktu hingga 35 hari, sehingga biaya produksi cukup membengkak.
Namun, secara angka, ia enggan menyebut biaya yang sudah dikeluarkan.
Tak hanya itu, dengan budget lebih tinggi dibanding film pertamanya, ia yakin Pengabdi Setan 2 : Communion akan lebih banyak menarik jumlah penonton.
Ini dilihat dari sejumlah fakta berikut ini :
Lokasi Syuting di Rusun Terbengkalai
Lokasi yang dipilih oleh sutradara Joko Anwar yakni sebuah wilayah Rusun yang sudah lama tidak diurus dan dibiarkan terbengkalai.
Joko Anwar memilih lokasi tersebut karena menurutnya, saat pertama kali masuk ke rusun tersebut aura yang ia rasakan sangat mendukung untuk dijadikan lokasi syuting Pengabdi Setan 2 Communion.
Ada Lantai Rusun yang Tak Boleh Dikunjungi
Dalam konferensi persnya di bulan Juni lalu, Joko Anwar mengungkapkan bahwa di lokasi syuting yakni rusun yang terdiri dari 15 lantai, ada sebuah lantai yang tidak boleh dikunjungi atau dilarang untuk dipakai.
"Sebelum kita syuting kita beri assesment dulu apakah mungkin syuting di situ, dan akhirnya sangat memungkinkan, sehingga kita kemudian bangun set-set itu di rumah susun yang sudah lama ditinggal itu. Ada beberapa tempat yang kata penjaganya jangan didatangi, jangan dimasuki yaitu lantai 7 itu dilarang," ucap Joko Anwar.
Menggunakan teknoogi IMAX
Pengabdi Setan 2 Communion berhasil menjadi film Indonesia pertama sekaligus film Asia Tenggara pertama yang menjalani proses penyuntingan akhirnya menggunakan teknologi IMAX.
Dengan teknologi IMAX tersebut maka penonton akan merasakan sensasi yang berbeda saat menyaksikan film, karena selain dari segi suara, visualisasi yang diciptakan juga akan lebih dari sekadar bioskop biasa.
Teknologi IMAX bisa membuat suasana horor menjadi lebih kental, dan seakan-akan sosok yang ada di film berada di samping kita.
Pastinya teknologi ini membutuhkan biaya tak sedikit.
Apakah kalian sudah siap untuk melihat sosok Ibu hadir kembali?***(Arif Nurrohman)

Share this article
Berikut penyebab biaya pembuatan Film Pengabdi Setan 2 Communion lebih mahal dari film pertama. Satu di antaranya karena durasi syuting lama