Sosok Asli Kang Murad Preman Pensiun, Sangar Berbadan Tegap, Berhasil Lolos dari Jerat Dunia Malam

Kang Murad atau Denny Firdaus, aktor sinetron Preman Pensiun.
Kang Murad atau Denny Firdaus, aktor sinetron Preman Pensiun.

AYOJAKARTA.COM -- Kang Murad adalah sosok yang sangat kuat dalam sinetron Preman Pensiun.

Dia adalah sahabat terbaik Kang Pipit, dan kepribadiannya yang ceria serta senyum ramahnya kontras dengan kepribadian sahabatnya itu.

Namun, banyak orang menganggap perilaku Kang Murad itu lucu karena sifat dan ekspresinya yang berbanding terbalik dengan Kang Pipit.

Baca Juga: Bongkar Perilaku Putri Candrawathi, Bripka RR Ungkap soal Dugaan Brigadir J Dipaksa Masuk Kamar Istri Sambo

Denny Firdaus, yang juga dikenal sebagai Kang Murad, adalah nama asli aktor yang dipilih untuk bergabung dalam sinetron tersebut setelah 9 tahun berkiprah di bidang keamanan.

Dia dahulu bekerja di keamanan di 'dunia malam', yang dulu dia cintai sebelum dia meninggalkan itu semua.

Tampaknya ekspresi menakutkan yang terlihat di wajahnya itulah yang meyakinkan Preman Pensiun untuk memilihnya untuk posisi itu.

Baca Juga: BAP Susi Bocor: Hubungan Terlarang Putri Candrawathi dengan Brigadir J Sejak Desember 2021, Ini yang Terjadi

Ditemui AyoBandung.com di sebuah rumah makan bakso di Holis, Rabu (7/11/2018) malam, ia mengaku sulit untuk berhenti dari kehidupan dunia malam meski sudah berkeinginan.

Dia tidak memberikan kesan menjadi bintang televisi dengan sikapnya yang santai. Selain itu, Denny mendiskusikan waktunya dengan banyak agen sekuriti di Kota Bandung tanpa ragu-ragu.

Diketahui, Denny memutuskan untuk drop out dari perguruan tinggi setelah satu tahun dengan keinginan untuk membangun fisik yang tegap dan kekar.

Baca Juga: Istri Kelima Soekarno Keceplosan Soal Rencana Saat Peristiwa G30S PKI : Bapak Juga Ada Disini

"Setelah itu mikir juga, untuk apa sih badan besar. Dari situ mulai ikut gabung di pengawalan dari 2004," jelas anak ketiga dari lima bersaudara ini, dalam artikel AyoBandung.com berjudul "Preman Tobat: Jatuh-bangun Kang Murad Keluar dari Jerat Dunia Malam (Bag. 1)".

Denny memulai pendidikan kepengamanannya di organisasi masyarakat PAGAR (Persatuan Anti Gangguan Regional), dan mulai mendapat pekerjaan pengawalan.

"Fisik dan mental saya benar-benar dibangun," ungkapnya.

Di sinilah dirinya mulai berkecimpung melakukan pengamanan sejumlah kelab-kelab malam dan karaoke di bilangan Braga dan Dalem Kaum.

Baca Juga: Terkuak! Ini Alasan Putri Candrawathi Selingkuh dengan Kuat Maruf: Kecewa dengan Ferdy Sambo

Bertahun-tahun jaga malam dan mengamankan kedai-kedai yang menjual minuman keras, dirinya mengakui, hidupnya kala itu sudah mencapai titik mudah dan enak.

"Sebelum kerja bisa olahraga, kalau mau SPA juga bisa, lanjut kerja, jam 10 atau 11-an malam sudah bisa minum-minum, kurang enak apa," ungkapnya.

Dirinya mengaku, upah yang didapat dari pekerjaan tersebut juga terbilang besar, bisa mencapai Rp800 ribu per hari.

Namun, kemudahan tersebut bukan berarti tanpa hambatan. Denny yang saat itu sangat tidak dekat dengan keluarganya, kerap menemukan permasalahan di tempatnya bekerja.

"Ya, ada aja kecurangan-kecurangan. Misalnya saya seharusnya sudah bisa menempati posisi tertentu, kenyataanya berbeda. Dikucilkan atau dicemooh teman juga sudah biasa," ungkapnya.

Baca Juga: Cara Agar WhatsApp Terlihat Offline, Mudah Banget Tanpa Ketahuan Online di WA

Rasa kosong dan lelah dalam batinnya kemudian menjadi sesuatu yang tak dapat dinafikkan lagi. Denny memutuskan berhijrah dari tempat hiburan malam.

"Saya tinggalin (club malam), dan ternyata cari kerja itu susah. Dunia keamanan saya tinggalkan tapi pertemanan masih baik," tuturnya.

Dia mengaku sempat kerja serabutan, namun masih dalam bidang keamanan. Salah satu yang paling dia ingat adalah ketika harus menjaga sebuah tanah kosong.

"Itu saya benar-benar tidur di tanah, dan akhirnya bikin dipan dari kayu. Ada anjing-anjing besar ikut jaga," tutur pria beranak satu ini.

Meski demikian, dirinya terus merasa tertantang untuk bisa mendapatkan penghidupan yang lebih baik.

"Kalau orang lagi susah dapat hidup enak kan gampang, yang susah itu kalau hidup sudah enak terus mau susah," ungkapnya.*** (Nur Khansa Ranawati/AyoBandung.com)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Denny Firdaus
# Kang Murad
# Preman Pensiun

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).