AYOJAKARTA.COM--Maraknya kasus gagal ginjal akut pada anak yang menjadi kekhawatiran masyarakat terutama pada anak Indonesia.
BPOM menemukan bahwa cemaran obat sirup seperti Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) diduga menjadi salah satu penyebabnya.
Baca Juga: Rokok dan Vape Perbesar Peluang Terjangkit Virus Corona?
Ternyata temuan cemaran EG dan DEG tidak hanya pada obat sirup, melainkan pada rokok elektrik atau vape.
Dosen TLM UM Surabaya, Vella Rohmayani menyebut Vape berbahan pelarut sirup bisa saja tercemar EG dan DEG seperti obat sirup lainnya.
"Vape selama ini menggunakan campuran pelarut propilen glikol, sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa vape juga terindikasi mengalami cemaran DEG dan EG seperti halnya yang ditemukan pada obat sirup," ujar Vella Rohmayani.
Baca Juga: Update Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, 17 Rumah Sakit Terdistribusi Fomepizole Penawar EG dan DEG
Bendahara Asosiasi Produsen E-Liquid Mikro (APEM), Indra Tanumihardja juga menyebutkan memang salah satu kandungan vape diantaranya yaitu propilen glikol sebagai pembawa rasa.
"Dengan komposisi, umumnya, propilen glikol sebagai pembawa rasa, gliserin sebagai pelembab yang membawa uap, dan perasa, dan ditambah nikotin," ujar Indra Tanumihardja.
Tambah lagi penguat fakta tersebut tercantum pada publikasi dari berbagai artikel dari jurnal penelitian ilmiah yang dirangkum Dicky Budiman.
Baca Juga: Update Kasus Gagal Ginjal Akut, Tercatat 325 Kasus dan Korban Meninggal Bertambah
Peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Griffith Australia yakni Dicky Budiman mengatakan bahwa ada temuan cemaran EG dan DEG pada rokok elektrik atau vape.
“Vape yang umumnya beredar di pasaran itu mengandung polietilen glikol. Artinya, zat pelarut itu bukan hanya ada di obat sirup, tetapi juga di vape atau rokok elektrik,” ungkap Dicky, dikutip ayojakarta.com dari Hops.ID dalam artikel Vapers perlu waspada! Peneliti ungkap kemungkinan cemaran Etilen Glikol di produk Vape pada Senin, 7 November 2022.
Baca Juga: Antisipasi Kasus Gagal Ginjal, Rumah Sakit di Bangka Belitung Siapkan Sarana Prasarana hingga Form Epidemiolog
Keamanan zat propilen glikol telah dikonfirmasi Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) dan Canadian Centre for Occupational Health and Safety bahwa salah satu pelarut vape itu memiliki toksisitas yang sangat rendah.
Propilen glikol juga banyak digunakan sebagai stabilisator, pengental, zat penyedap, pengemulsi, zat anti caking, antioksidan dan lain-lain.
Baca Juga: Temuan Baru BPOM, Produk Obat Sirup PT Afi Farma Mengandung Cemaran Berbahaya, Penyebab Gagal Ginjal Akut Anak
Food & Drug Administration (FDA) Amerika Serikat juga menegaskan propilen glikol aman dan diakui sebagai Generally Recognized as Safe (GRAS).
Meskipun begitu, vape tetap mengandung zat nikotin yang dapat menimbulkan risiko berbahaya seperti hipertensi dan kecanduan.
Baca Juga: Obat Batuk Sirup Menyebabkan Gagal Ginjal? Dokter Richard Ungkap Cara Mengatasinya Apabila Terlanjur Minum
"Nikotin sendiri menyebabkan, satu menstimulasi timbulnya hormon adrenalin dimana tensinya bisa naik, yang kedua adalah dia akan merangsang hormon dopamin di otak sehingga orang akan menjadi ketergantungan," ujar dr. Yahya, SpP.
Sejauh ini belum diketahui kaitan antara cemaran EG dan DEG pada vape dengan kasus gagal ginjal akut.***

Share this article
Ditemukan cemaran EG dan DEG ternyata tidak hanya pada obat sirup, melainkan pada rokok elektrik atau vape, benarkah berbahaya?