AYOJAKARTA.COM - Tahun baru Imlek merupakan perayaan terpenting bagi umat Tionghoa.
Tahun baru Imlek biasanya jatuh pada bulan pertama atau kedua di setiap awal tahunnya dan identik oleh berbagai makanan khas imlek yang banyak di nantikan.
Ternyata banyak dari makanan di perayaan Imlek yang memiliki makna dan arti tersendiri dan dipercaya memberikan kemakmuran bagi masyarakat Tionghoa.
Baca Juga: Benarkah Fenomena Hotel-hotel Mewah di Jakarta Dijual di Situs Jual Beli? Simak Faktanya di Sini!
1. Nian Gao
Nian Gao Merupakan sebuah makanan berjenis kue yang berwana coklat, nama familiar dari kue tersebut merupakan dodol khas Cina.
Makanan yang terlihat seperti dodol pada umumnya itu memiliki makna "kekeluargaan yang rukun dan sulit akan terpisahkan".
Selain itu jika di susun secara meningkat Nian Gao memiliki arti tersendiri yaitu melambangkan rezeki dan kemakmuran.
2. Telur Rendaman Teh
Telur yang disajikan pada umumnya cukup berbeda pada saat perayaan Imlek, karena telur ini disajikan dengan cara direndam dengan teh.
Setelah itu dalam kondisi setengah matang bagian pada cangkang telur akan di retakkan, hal tersebut di lakukan agar bumbunya bisa meresap sempurna.
Masakan Telur Rendaman Teh akan menghasilkan motif tekstur yang sangat cantik dengan rasa rempah yang cukup kuat, masyarakat Tionghoa percaya bahwa Telur Rebusan Teh memiliki khasiat peruntungan dalam segi kesuburan.
3. Yee Sang
Makanan yang berpenampilan seperti salad ini pada tahun baru Imlek sering juga di jumpai, hidangan tersebut terdiri dari berbagai macam sayuran yang dipadukan oleh ikan.
Tidak seperti makanan lainnya, Yee Sang memiliki cara yang identik dalam proses makannya, dengan mengangkat wadah atau sumpit yang di gunakan sebagai tanda menggantukan harapan dan keberhasilan untuk kedepannya.
Hidangan Yee Sang sendiri di percaya oleh masyarakat Tionghoa akan menghadirkan keberuntungan dan kemakmuran.
4. Lapis Legit
Sama seperti kue Lapis Legit pada umumnya, kue tersebut merupakan simbol harapan bagi masyarakat Tionghoa untuk mendapatkan rezeki yang berlimpah.
Kue Lapis Legit memiliki makna pada hidangan tahun baru Imlek sebagai simbol rezeki yang berlapis-lapis dan siapapun yang memakannya d percaya akan memiliki kehidupan yang manis dan legit.
5. Buah Jeruk
Buah yang memiliki ciri khas berwarna Oranye tersebut tidak pernah absen dalam perayaan tahun baru Imlek, biasanya buah jeruk di hidangkan bersama dengan batang dan daunnya yang masih menempel.
Jeruk sendiri memiliki simbol rezeki yang berlimpah, dengan menyimpulkan pada bentuk fisiknya yang bulat dan warna yang segar.
Sehingga masyarakat Tionghoa percaya bahwa buah Jeruk dapat membawa kemakmuran, kesejahtreraan dan kekayaan.
Perayaan tahun baru Imlek pada tahun ini jatuh pada (23/1/2023), berbeda dari sebelumnya Pemerintah Republik Indonesia, telah mecabut status level pandemi.
Maka dari itu tahun baru Imlek dapat di rasakan oleh berbagai kalangan khususnya masyarakat Tionghoa dengan cara yang sebelumnya, melalui tradisi hidangan penuh makna bersama keluarga tanpa batasan yang di rasakan saat pandemi.***

Share this article
5 makanan khas perayaan tahun baru Imlek ini ternayata memiliki makna tersendiri ada Yee Sang, Nian Gao dan buah jeruk, sudah tahu?