AYOJAKARTA.COM -- Kang Murad adalah sosok yang sangat kuat dalam sinetron Preman Pensiun.
Dia adalah sahabat terbaik Kang Pipit, dan kepribadiannya yang ceria serta senyum ramahnya kontras dengan kepribadian sahabatnya itu.
Namun, banyak orang menganggap perilaku Kang Murad itu lucu karena sifat dan ekspresinya yang berbanding terbalik dengan Kang Pipit.
Denny Firdaus, yang juga dikenal sebagai Kang Murad, adalah nama asli aktor yang dipilih untuk bergabung dalam sinetron tersebut setelah 9 tahun berkiprah di bidang keamanan.
Dia dahulu bekerja di keamanan di 'dunia malam', yang dulu dia cintai sebelum dia meninggalkan itu semua.
Tampaknya ekspresi menakutkan yang terlihat di wajahnya itulah yang meyakinkan Preman Pensiun untuk memilihnya untuk posisi itu.
Ditemui AyoBandung.com di sebuah rumah makan bakso di Holis, Rabu (7/11/2018) malam, ia mengaku sulit untuk berhenti dari kehidupan dunia malam meski sudah berkeinginan.
Dia tidak memberikan kesan menjadi bintang televisi dengan sikapnya yang santai. Selain itu, Denny mendiskusikan waktunya dengan banyak agen sekuriti di Kota Bandung tanpa ragu-ragu.
Diketahui, Denny memutuskan untuk drop out dari perguruan tinggi setelah satu tahun dengan keinginan untuk membangun fisik yang tegap dan kekar.
Baca Juga: Istri Kelima Soekarno Keceplosan Soal Rencana Saat Peristiwa G30S PKI : Bapak Juga Ada Disini
"Setelah itu mikir juga, untuk apa sih badan besar. Dari situ mulai ikut gabung di pengawalan dari 2004," jelas anak ketiga dari lima bersaudara ini, dalam artikel AyoBandung.com berjudul "Preman Tobat: Jatuh-bangun Kang Murad Keluar dari Jerat Dunia Malam (Bag. 1)".
Denny memulai pendidikan kepengamanannya di organisasi masyarakat PAGAR (Persatuan Anti Gangguan Regional), dan mulai mendapat pekerjaan pengawalan.
"Fisik dan mental saya benar-benar dibangun," ungkapnya.
Di sinilah dirinya mulai berkecimpung melakukan pengamanan sejumlah kelab-kelab malam dan karaoke di bilangan Braga dan Dalem Kaum.
Baca Juga: Terkuak! Ini Alasan Putri Candrawathi Selingkuh dengan Kuat Maruf: Kecewa dengan Ferdy Sambo
Bertahun-tahun jaga malam dan mengamankan kedai-kedai yang menjual minuman keras, dirinya mengakui, hidupnya kala itu sudah mencapai titik mudah dan enak.
"Sebelum kerja bisa olahraga, kalau mau SPA juga bisa, lanjut kerja, jam 10 atau 11-an malam sudah bisa minum-minum, kurang enak apa," ungkapnya.
Dirinya mengaku, upah yang didapat dari pekerjaan tersebut juga terbilang besar, bisa mencapai Rp800 ribu per hari.
Namun, kemudahan tersebut bukan berarti tanpa hambatan. Denny yang saat itu sangat tidak dekat dengan keluarganya, kerap menemukan permasalahan di tempatnya bekerja.
"Ya, ada aja kecurangan-kecurangan. Misalnya saya seharusnya sudah bisa menempati posisi tertentu, kenyataanya berbeda. Dikucilkan atau dicemooh teman juga sudah biasa," ungkapnya.
Baca Juga: Cara Agar WhatsApp Terlihat Offline, Mudah Banget Tanpa Ketahuan Online di WA
Rasa kosong dan lelah dalam batinnya kemudian menjadi sesuatu yang tak dapat dinafikkan lagi. Denny memutuskan berhijrah dari tempat hiburan malam.
"Saya tinggalin (club malam), dan ternyata cari kerja itu susah. Dunia keamanan saya tinggalkan tapi pertemanan masih baik," tuturnya.
Dia mengaku sempat kerja serabutan, namun masih dalam bidang keamanan. Salah satu yang paling dia ingat adalah ketika harus menjaga sebuah tanah kosong.
"Itu saya benar-benar tidur di tanah, dan akhirnya bikin dipan dari kayu. Ada anjing-anjing besar ikut jaga," tutur pria beranak satu ini.
Meski demikian, dirinya terus merasa tertantang untuk bisa mendapatkan penghidupan yang lebih baik.
"Kalau orang lagi susah dapat hidup enak kan gampang, yang susah itu kalau hidup sudah enak terus mau susah," ungkapnya.*** (Nur Khansa Ranawati/AyoBandung.com)

Share this article
Kang Murad adalah sosok yang sangat kuat dalam sinetron Preman Pensiun. Denny Firdaus ternyata berhasil lolos dari jerat dunia malam.