AYOJAKARTA.COM -- Di beberapa kesempatan, seseorfang pasti pernah melakukan jabat tangan dengan orang lain.
Jabat tangan ini secara umum bisa menunjukkan keakraban, koneksi hingga basa basi dalam sebuah pertemuan.
Namun ternyata, dari jabat tangan ada fakta psikologi tersembunyi dibaliknya. Bukan hanya sekedar menyatukan dua telapak tangan saja.
Melainkan dari jabat tangan ini ada fakta psikologi berupa makna dibaliknya. Kegiatan jabat tangan ini bisa saja menunjukkan "pertarungan" dominasi.
Atau bisa juga dari jabat tangan menunjukkan sinyal khusus yang diberikan oleh seseorang kepada lawan bicaranya.
Lantas, apa fakta psikologi tersembunyi dari jabat tangan yang sering dilakukan?
Dikutip dari akun Instagram @psikologid, berikut ini fakta psikologi dari jabat tangan yang sering dilakukan.
1. Dead fish handshake
Sama halnya dengan namanya, bentuk jabat tangan yang seperti ini menyerupai ikan mati, tidak bertenaga dan tidak memiliki cengkraman.
terdapat fakta psikologi tersembunyi dari jabat tangan ini, yaitu apabila jabat tangan seperti ini dilakukan maka menunjukkan ketidaknyamanan ketika bersentuhan.
Mereka yang melakukan jabat tangan seperti ikan mati ini menginginkan pertemuan agar cepat berakhir.
Bahkan ada makna lain dari jabat tangan ini yaitu menunjukkan bahwa seseorang belum siap untuk bertemu atau memiliki harga diri yang rendah.
2. Sweaty palms
Fakta psikologi selanjutnya ketika jabat tangan yaitu, ketika telapak tangan basah dan berkeringat menandakan adanya perasaan gugup dan takut.
Ini bisa saja terjadi ketika memiliki pertemuan dengan sosok penting atau bis ajuga karena memiliki perasaan bersalah dengan orang tersebut.
Telapak tangan yang basah akibat keringat ini menunjukkan respon otomatis tubuh ketika seseorang sedang dalam situasi yang mengancam maupun situasi yang membuat mereka tertekan.
3. Bone crusher handshake
Salah satu jabat tangan yang memiliki fakta psikologi tersembunyi di baliknya yaitu bone crusher handshake.
Ini merupakan jabat tangan yang menggunakan tenaga serta cengkraman yang berlebihan.
Tindakan ini menunjukkan seseorang yang ingin mengambil kendali, mendominasi atau bahkan menunjukkan kekuatannya.
ketika seseorang melakukan jabat tangan dengan cara ini, maka kamu perlu menunjukkan sikap yang seimbang tanpa perlu saling menguasai.
Kamu bisa memposisikan tangan dengan seimbang dan gunakan tekanan yang cukup ditambah dengan tatapan yang meyakinkan serta bahasa tubuh yang terbuka.
Tujuan dari melakukan hal ini yaitu untuk menunjukkan penyetaraan dominasi satu sama lain.
Baca Juga: Terbaru, Kuota Formasi CPNS dan PPPK 2024 di Instansi Daerah, Buruan Cek Rinciannya di Sini?
4. Hand wrestler handshake
Fakta psikologi tersembunyi dari jabat tangan hand wrestler handshake yaitu menunjukkan kedekatan secara personal.
Ini merupakan bentuk jabat tangan informal yang biasa juga dilakukan saat pertandingan untuk menunjukkan sebuah kompetisi yang sehat.
5. Glove handshake
Jabat tangan selanjutnya yang sering dilakukan yaitu glove handshake. Ini merupakan jabat tangan dengan menggunakan kedua tangan.
Tujuannya untuk memberikan pesan kepastian dan keamanan dengan lawan bicara. Seringkali jabat tangan ini juga digunakan untuk menunjukkan kesan baik atau malah menawarkan sesuatu.
Itulah informasi mengenai fakta psikologi tersembunyi di balik jabat tangan yang sering dilakukan.
Share this article
Dari jabat tangan ada fakta psikologi tersembunyi dibaliknya. Bukan hanya sekedar menyatukan dua telapak tangan saja.