5 Kota Penghasil Pria Terganteng di Indonesia, Tertarik untuk Mencari Jodoh di Kota Ini?

Bagi kalian yang sedang mencari pasangan mungkin dengan mengunjungi 5 kota yang ada di Indonesia ini bisa membuat kamu menemukannya.
Bagi kalian yang sedang mencari pasangan mungkin dengan mengunjungi 5 kota yang ada di Indonesia ini bisa membuat kamu menemukannya.

AYOJAKARTA.COM -- Selain terkenal dengan keindahan dan kecantikan para wanitanya, Indonesia juga menghasilkan pria-pria terganteng juga loh.

Para pria terganteng di Indonesia ini sudah tersebar di seluruh kota yang ada di Indonesia.

Bagi kalian yang sedang mencari pacar atau jodoh mungkin dengan mengunjungi 5 kota yang ada di Indonesia ini bisa membuat kamu menemukannya.

Hal ini karena 5 kota yang ada di Indonesia ini dikenal sebagai kota penghasil pria terganteng di Indonesia.

Baca Juga: 5 Instansi PNS dengan Tunjangan Tertinggi, Salah Satunya Kemenkumham hingga Dua Digit Uang

Lantas, mana saja sih kota dengan penghasil pria terganteng di Indonesia?

Dikutip dari YouTube Pilih Mana, berikut ini 5 kota penghasil pria terganteng di Indonesia.

1. Kota Aceh

Kota pertama penghasil pria terganteng di Indonesia yaitu Kota Aceh yang berada di Provinsi Aceh.

Aceh merupakan sebuah kota yang sejak zaman dahulu menjadi jalur perdagangan utama dunia.

Sehingga banyak terjadi interaksi dengan dunia luar seperti Eropa, India, Arab hingga Cina.

Hal inilah yang menjadikan para pria di Aceh memiliki kemiripan fisik dengan orang Arab dan memiliki kulit putih, mata besar serta memiliki muka ala India dan Arab.

Maka tak heran jika Aceh dijuluki sebagai kota penghasil pria terganteng di Indonesia.

2. Kota Ambon

Kota kedua penghasil pria terganteng di Indonesia yaitu Kota Ambon yang terletak di Provinsi Maluku.

Para pria Ambon umumnya berkulit gelap atau coklat tua ke hitam. Dengan memiliki rambut yang ikal dan bergelombang serta mata yang besar dan bulu mata yang lentik.

Yang membedakan adalah unsur manisnya yang terdapat pada bentuk muka dan rahang orang Ambon.

Selain itu, kota ini juga menjadi jalur perdagangan utama pada masa kerajaan penjajahan dahulu sebagai jalur perdagangan rempah-rempah.

Tak heran jika di daerah Ambon banyak perkawinan campuran dengan warga luar yang datang ke ambon.

Perpaduan ciri khas fisik khas Indonesia Timur dengan bentuk wajah Arab dan Portugis atau Spanyol menjadikan wajah khas pria Ambon terkesan manis dan eksotis.

3. Kota Manado

Kota selanjutnya penghasil pria terganteng di Indonesia yaitu kota Manado yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara.

Para pria Manado memiliki ciri khas fisik yang bisa dibilang definisi ganteng dan populer khas Indonesia saat ini.

Tidak heran jika banyak artis yang berasal dari kota ini, memiliki kulit kuning langsat cenderung putih, berhidung mancung serta karakteristik wajah yang kebule-bulean menjadikan para pria Manado sebagai salah satu pria tampan di Indonesia.

Ciri-ciri fisik ini didapatkan oleh para pria Manado karena sejarah kota ini yang memang dijadikan pusat perdagangan dan tempat perlintasan banyak suku, baik dalam negeri maupun penjajahan.

Baca Juga: 5 Kesalahan yang Buat Kamu Gagal Di SNBP 2024, Jangan Dilakukan!

4. Kota Yogyakarta

Salah satu kota penghasil pria terganteng di Indonesia yaitu Kota Yogyakarta yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pria Yogyakarta merupakan ciri khas kegantengan pria Jawa, memiliki kulit sawo matang, tubuh yang tidak terlalu tinggi, mata yang besar, hidung besar, hingga muka yang cenderung manis.

Namun, ketampanan pria Yogyakarta lahir dari tutur kata yang lembut serta sifat yang kalem dan tenang khas pria Jawa.

Prinsip-prinsip ini menjadikan pria di kota ini murah senyum dan ramah. Selain itu keturunan Jawa Ningrat juga masih banyak di kota ini.

Maka tak heran jika pria Yogyakarta meski memiliki kulit sawo matang namun terkesan bersih, manis dan bersahaja.

5. Kota Bandung

Kota Bandung yang terletak di Jawa Barat menjadi salah satu kota penghasil pria terganteng di Indonesia.

Pria Sunda di Jawa Barat memang dari dahulu mempunyai ciri khas yang menjadikan mereka primadona.

Memiliki kulit yang bersih cenderung kuning langsat, bentuk muka yang terkesan manis, hidung pesek, serta gaya bicara yang terkesan lembut menjadi ciri-ciri pria dan wanita khas Sunda.

Ketampanan khas Sunda ini akan semakin terasa jika mengunjungi kota Bandung. Kota dengan julukan Paris Van Java ini menjadikan pria-prianya juga memiliki selera berpakaian yang bagus.

Ditambah lagi dengan ciri khas masyarakat sekitar yang ramah dan murah senyum pasti akan membuat kamu jatuh hati.

Baca Juga: Surat Penting dari PT POS Indonesia! Simak Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT, BLT Mitigasi Risiko Pangan 2024 Kapan?

Bagaimana tertarik untuk mengunjungi kota di atas?

Itulah tadi informasi mengenai 5 kota penghasil pria terganteng di Indonesia.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# terganteng
# ketampanan
# penghasil
# pria
# jodoh
# Kota
# Kota
# Indonesia

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.