AYOJAKARTA.COM – Setiap manusia memiliki beragam pengalaman berbeda saat masih anak-anak atau inner child yang akan berpengaruh dan membentuk kepribadian.
Sayangnya, tidak setiap orang dewasa menyadari bahwa pengalaman buruk di masa anak-anak atau inner child yang terluka mampu meninggalkan luka.
Kebiasaan mengubur atau membiarkan rasa sakit saat masih anak-anak atau luka inner child, tentu saja membawa pengaruh di kehidupan dewasa.
Memulihkan inner child yang terluka membutuhkan waktu, dengan hal terpentingnya adalah mengenali tanda-tanda saat dewasa.
Dengan mengenali tanda adanya luka inner child, seseorang bisa menjadi lebih berdamai serta tidak mudah menyalahkan orang lain.
Luka masa kecil bukanlah kesalahan orang yang mengalaminya, karena itulah tanggung jawab diri dewasa untuk memulihkannya.
Berikut ini adalah sepuluh tanda seseorang dewasa yang masih mengalami luka masa kecil dan membutuhkan pemulihan diri.
Pertama, seseorang dengan luka batin saat kecil akan mengalami kesulitan dengan batasan diri sehingga selalu menomor-duakan kebutuhan diri sendiri.
Kedua, orang dewasa dengan luka batin yang mengganjal akan memiliki kepercayaan diri rendah serta membuat harga dirinya buruk.
Anggapan bahwa diri selalu merasa kurang, tidak layak dan semacamnya akan mengakibatkan seseorang kesulitan untuk menyalahkan diri sendiri.
Tanda ketiga dari seseorang dengan inner child yang terluka adalah mengalami krisis identitas sehingga kesulitan mengenali diri sendiri.
Keempat, seseorang dengan inner child yang luka akan tumbuh menjadi sosok pribadi yang sangat kompetitif dan selalu berusaha menjauhi kegagalan.
Tanda selanjutnya dari seseorang dengan luka masa kecil adalah menjadi pribadi yang obsesif dan sangat bergantung pada orang lain.
Keenam, orang yang belum tuntas dengan luka batin di masa kecilnya akan menjadi pribadi yang sulit dalam mengelola emosi.
Tanda ketujuh dari orang dengan inner child yang terluka adalah memiliki potensi menjadi pribadi yang mudah kecanduan, baik narkoba, alkohol ataupun pornografi.
Tanda kedelapan dari seseorang yang memiliki luka batin adalah berusaha untuk menghindari orang lain dan cenderung menjadi orang rumahan.
Kesembilan, seseorang dengan inner child yang terluka akan tumbuh menjadi sosok pribadi yang senang memberontak.
Tanda terakhir dari seseorang yang memiliki luka batin di masa kecil adalah adanya kecemasan dengan pengalaman baru.
Rasa cemas atau bahkan takut akan membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang sulit menyesuaikan diri dengan pengalaman baru.
Baca Juga: Sering Diabaikan, 5 Tanda Kamu Sedang Stres karena Pekerjaan
Demikian sepuluh tanda luka inner child yang dirangkum Ayojakarta pada Jumat, 13 Oktober 2023, dari akun instagram @meaningful.me.

Share this article
Dengan mengenali tanda adanya luka inner child, seseorang bisa menjadi lebih berdamai serta tidak mudah menyalahkan orang lain.