AYOJAKARTA.COM -- Baru-baru ini, Deddy Corbuzier menanggapi kecaman Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait gaya mewah para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Deddy Corbuzier mengaku tidak setuju dengan tindakan yang dilakukan Sri Mulyani pada pegawai DJP.
Melansir dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, ia menanggapi terkait kecaman Sri Mulyani terhadap pegawai DJP tersebut.
"Nah ini yang saya nggak setuju," ujar Deddy Corbuzier dikutip pada Rabu, (1/3/2023).
Menurutnya, jika mengecam gaya hidup mewah para pegawai DJP itu sudah salah.
"Ini salah lho, kalau mengecam gaya hidup mewah dan suka pamer, yang dikecam itu gaya hidup mewahnya dan suka pamernya itu udah salah menurut saya lho ya," ungkapnya.
Ia juga menyebut bahwa kekayaan para pegawai pun tidak diketahui asalnya dari mana.
"Artinya, lu punya kekayaan yang banyak nggak tau duitnya dari mana. Padahal gaji lu nggak segitu," tambah Deddy.
"Lu punya itu semua, mungkin dari korupsi, mungkin dari uang rakyat, dsb. Tapi lu nggak pamerin," tandasnya.
Seperti yang diketahui sebelumnya, kecaman Sri Mulyani terjadi usai kasus penganiayaan David muncuat.
David merupakan korban penganiayaan oleh Mario Dandy yang diketahui adalah anak dari mantan pejabat DJP.
Buntut penganiayaan tersebut, kini David masih terbaring di Rumah Sakit dalam kondisi koma.
Tidak sedikit masyarakat yang mengecam tindakan brutal Mario Dandy pada David.
Bahkan buntut kasus itu, kini publik menyoroti kekayaan dari ayah Mario Dandy, Rafael Alun.
Tak hanya Rafael, imbas dari perkara sadis itu juga dialami para pegawai DJP.
Hingga akhirnya Menkeu Sri Mulyani mengecam gaya hidup mewah para anak buahnya.***(Putri Ratnasari)

Share this article
Melansir dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, ia menanggapi terkait kecaman Sri Mulyani terhadap pegawai DJP tersebut.