AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan berencana terhadap mantan ajudan Ferdy Sambo, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat akan memasuki babak akhir.
Ferdy Sambo bakal menjalani sidang pembacaan vonis pada Senin 13 Februari 2023 bersama dengan istrinya, Putri Candrawathi.
Di samping itu, Denny Darko dalam ramalannya ia melihat bahwa vonis hukuman mati untuk terdakwa Ferdy Sambo akan sulit diwujudkan karena ia melihat masih ada kekuatan besar yang melindunginya.
Baca Juga: Mengejutkan! Minum Es secara Rutin Lebih Berbahaya dari Merokok, Faktanya Begini...
"Ferdy Sambo dihukum mati? Saya pikir itu akan sulit, walaupun saya sempat melihat kartu dan saya melihat kartu kematian kepadanya. Tapi mengapa hal itu bisa terjadi, yuk kita lihat menggunakan kartu-kartu saya ini," kata Denny Darko di awal penerawangannya.
Kemudian ia turut mengungkapkan bahwa ada sosok yang menjadi bekingan Ferdy Sambo agar bisa terbebas dari vonis hukuman mati atau penjara seumur hidup. Menariknya orang yang dibelakang suami Putri Candrawathi ini ternyata memiliki kekuasaan yang jauh di atas mantan Kadiv Propam tersebut.
"Saya masih melihat bahwa ada kekuatan besar yang melindungi apa yang sekarang ini sedang terjadi. Satu hal yang kalau menurut saya ini diketahui dan bahkan apa yang mungkin saja dilakukan oleh FS ini adalah sesuatu yang juga direstui oleh banyak orang yang lain, yang mungkin memiliki kekuasaan yang jauh diatasnya, mungkin, diduga seperti itu. Dan bisa saja orang ini mungkin tidak menjabat tetapi seseorang yang mungkin sudah pensiun atau tokoh-tokoh yang memang memiliki kekuatan yang sangat besar," kata Denny Darko lebih lanjut.
Sementara itu, Denny Darko mengatakan bahwa bekingan Ferdy Sambo ini lebih berkuasa dari polisi yang biasa membekingi orang lain.
"Tapi yang pasti kalau orang bilang polisi adalah bekingan orang lain atau oknum polisi, kalau menurut saya maka polisi yang satu ini. Memiliki bekingan yang lebih berkuasa lagi, itu paling tidak yang saya duga dan kemudian akan muncul dari mengartikan kartu the four of one yang merupakan kartu tentang kekokohan, kesolidan, dan ini semua masih kalau menurut saya belum tergoyahkan sama sekali," jelas Denny Darko yang dikutip dalam youtube Denny Darko, minggu (5/2).
Denny Darko juga terus mengatakan ada rahasia besar itu seperti kotak pandora, yang mana ketika dibuka akan membongkar hal-hal lain yang tidak terduga.
"Yang saya juga rasakan adalah, kartu kematian lagi di sini, dia memegang sebuah rahasia besar yang mana jika ini sampai terbuka ini bagaikan kotak pandora yang akan memporak-porandakan semuanya," ucap Denny Darko
Tak hanya itu, ia juga melihat ada kartu kematian yang akan berdampak kepada orang-orang di sekitar Ferdy Sambo nantinya.
Baca Juga: Penabrak yang Tewaskan Mahasiswa UI Ganti Cat Mobil, Benarkah untuk Hilangkan Barang Bukti?
"Kartu death ini adalah kartu yang akan menghentikan banyak orang lain dan jika FS ini dihukum mati maka orang-orang ini pun akan ikut mati pula," ungkapnya.
Selanjutnya, Denny Darko menjelaskan bahwa kotak pandora atau rahasia besar yang disimpan Ferdy Sambo tersebut dibuka, maka ada kemungkinan akan mengalihkan kasus Brigadir Yosua tersebut.
Menurutnya, jika kotak pandora itu terbuka, maka hal tersebut akan membuat semua orang teralihkan perhatiannya ke titik-titik yang akan lebih menarik lagi. Kemungkinan kota pandora ini belum dibongkar karena meminta kita masih fokus pada kasus yang terjadi.
Ia juga meminta semua pihak untuk tetap berhati-hati dalam mengawal kasus kematian Yosua ini karena di ramalannya terlihat ada begitu banyak konspirasi yang menginginkan Sambo bebas dari hukuman penjara.
"Tetapi harus diingat bahwa kasus yang ada ini harus tetap diawasi karena penuh konspirasi," kata Denny Darko lagi.

Share this article
Denny Darko bagikan ramalan soal vonis Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan Brigadir J atau Yosua, sulit hukuman mati karena..