Berpeluang Menggeser Joe Biden, 9 Fakta Kamala Devi Harris yang Siap lawan Donald Trump?

Kamala Harris dan Joe Biden
Kamala Harris dan Joe Biden



AYOJAKARTA.COM
- Kamala Devi Harris, lahir pada 20 Oktober 1964 di Oakland, California, telah mencatat sejarah sebagai Wakil Presiden perempuan pertama Amerika Serikat.

Di usia 59 tahun, Harris tidak hanya menjadi pelopor bagi perempuan, tetapi juga menjadi salah satu tokoh paling menonjol dalam politik Amerika yang berpotensi besar menggantikan Joe Biden dalam pemilihan presiden berikutnya melawan Donald Trump.

Berikut beberapa fakta unik tentang Kamala Harris yang menarik untuk disimak:

1. Pendidikan dan Karier Hukum yang Kuat

Kamala Harris menempuh pendidikan di Westmount High School di Quebec, Kanada, sebelum meraih gelar sarjana dari Howard University pada tahun 1986, dengan jurusan ilmu politik dan ekonomi.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan hukumnya di University of California, Hastings College of the Law, dan lulus dengan gelar J.D. pada tahun 1989. Sebelum terjun ke dunia politik, Harris memiliki karir yang sukses sebagai jaksa dan menjabat sebagai Jaksa Wilayah San Francisco serta Jaksa Agung California.

Pengalamannya di bidang hukum memberikan Harris keahlian yang kuat dalam menangani isu-isu kompleks.

Baca Juga: 3 Jurusan Kuliah di IPB Paling Banyak Terima Maba dari Jalur Ketua OSIS di Tahun 2024, Apa Saja?

2. Wakil Presiden Perempuan dan Kulit Hitam Pertama

Sejarah mencatat Kamala Harris sebagai perempuan pertama serta perempuan kulit hitam dan Asia-Amerika pertama yang menjabat sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat.

Prestasi ini tidak hanya memperkaya sejarah politik Amerika, tetapi juga memberikan inspirasi bagi banyak perempuan dan kaum minoritas di seluruh dunia.

3. Pendukung Keadilan Sosial

Harris dikenal sebagai pendukung kuat reformasi keadilan sosial. Ia sering berbicara tentang perlunya reformasi dalam sistem peradilan pidana dan upaya untuk mengurangi ketidakadilan rasial. Pandangannya ini mendapatkan dukungan dari berbagai kelompok progresif dan pemilih muda, menjadikannya simbol pergerakan menuju keadilan yang lebih baik.

4. Keluarga dan Kehidupan Pribadi

Kamala Harris menikah dengan pengacara Douglas Emhoff pada tahun 2014, dan ia adalah ibu tiri dari Ella dan Cole Emhoff, yang menyebutnya sebagai "Momala". Hubungan keluarga yang erat ini menambah sisi manusiawi dari sosok Harris, yang sering kali membuatnya lebih dekat dengan pemilih.

5. Penulis Buku Terkenal

Selain karier politiknya, Kamala Harris juga dikenal sebagai penulis buku. Beberapa karyanya termasuk "The Truths We Hold: An American Journey" (2019), "Superheroes Are Everywhere" (2019), dan "Smart on Crime" (2009). Buku-buku ini memberikan wawasan tentang perjalanan hidup dan pandangan politiknya.

6. Pengalaman di Kongres dan Hubungan Internasional

Sebelum menjadi Wakil Presiden, Harris menjabat sebagai Senator Amerika Serikat dari California (2017-2021). Pengalamannya di Kongres memberinya pemahaman mendalam tentang proses legislatif dan hubungan antara eksekutif dan legislatif. Sebagai Wakil Presiden, ia telah melakukan berbagai kunjungan internasional dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin dunia, memperkuat hubungan diplomatik Amerika.

Baca Juga: Masih Fresh Graduate dan Belum Memiliki Pengalaman? Berikut 6 Soft Skill yang Harus Kamu Kuasai

7. Nama dengan Makna Khusus

Nama depan Kamala, yang diucapkan "comma-la," berarti "teratai" dalam bahasa Sanskerta. Nama ini mencerminkan warisan budaya India dari ibunya, Shyamala Gopalan, yang adalah seorang ilmuwan biomedis terkenal.

8. Tinggi Badan yang Tidak Mempengaruhi Keteguhan

Dengan tinggi badan 5 kaki 2 inci (1,57 meter), Kamala Harris membuktikan bahwa ukuran fisik tidak mengurangi kekuatan dan keteguhan seorang pemimpin.

9. Dukungan dari Partai Demokrat

Harris memiliki dukungan yang kuat dari Partai Demokrat. Banyak anggota partai melihatnya sebagai calon potensial untuk pemilihan presiden berikutnya, terutama karena pengalaman dan pandangan progresifnya yang sejalan dengan visi partai.

Dengan kombinasi pengalaman, keahlian, dan dukungan politik yang kuat, Kamala Harris berada dalam posisi yang baik untuk menjadi Presiden Amerika Serikat berikutnya.

Jika Joe Biden memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali, Harris memiliki peluang besar untuk melawan Donald Trump dan melanjutkan agenda progresif yang telah dimulai.

Waktu akan menunjukkan apakah Harris benar-benar akan mengambil alih kepemimpinan, tetapi saat ini, ia adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dan menarik dalam politik Amerika.***     

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kamala Devi
# Joe Biden
# Donald Trump

News Update

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.