AYOJAKARTA.COM -- Tentara militer Israel Defense Forces (IDF) sedang bersiap untuk melakukan invasi darat ke Jalur Gaza dalam waktu dekat.
Disebutkan The New York Times, invasi tersebut akan menerjunkan puluhan ribu tentara angkatan perang mereka.
Berdasarkan keterangan tiga perwira militer senior Israel, para tentara diperintahkan untuk merebut Kota Gaza dan menghancurkan kepemimpinan Hamas di wilayah tersebut.
Baca Juga: Israel Jebak Warga Gaza Lewat Evakuasi Palsu, 70 Orang Tewas Dibom Pesawat Tempur
Serangan ini bertujuan untuk memberangus habis para petinggi politik dan militer teratas Hamas yang merupakan kelompok perlawanan garis keras Palestina terhadap Israel.
Serangan ini diperkirakan akan menjadi operasi darat terbesar Israel sejak invasi mereka terhadap Lebanon pada tahun 2006.
Serangan ini juga akan menjadi yang pertama dilakukan pasukan Israel setelah percobaan invasi Gaza terakhir mereka pada tahun 2008 silam.
Di sisi lain, puluhan ribu milisi bersenjata Hamas diperkirakan telah menempati terowongan dan bunker di bawah Kota Gaza yang membentang hingga ratusan kilometer.
Keberadaan ribuan milisi di bunker ini menjadi siasat antisipasi Hamas terhadapa potensi serbuan tentara Israel.
Kondisi medan kombat yang berada di tengah pemukiman padat dan juga keberadaan terowongan panjang di Kota Gaza ini akan membuat tentara IDF kesulitan.
Dikutip dari Associated Press, kepala juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, mengumumkan rencana invasi darat ini melalui pidato yang disiarkan secara nasional pada Sabtu, 14 Oktober 2023 malam.
“Kami akan segera menyerang Kota Gaza secara luas,” kata Daniel Hagari dalam pidatonya. Namun belum diketahui secara pasti kapan persisnya invasi tersebut akan dimulai.
Operasi ini berisiko mengunci Israel dalam pertempuran di kawasan pemukiman selama berbulan-bulan, baik di atas tanah maupun di dalam jaringan terowongan.
Baca Juga: Turki Kutuk Serangan Udara Israel di Jalur Gaza
Serangan ini juga terbilang rumit karena melibatkan pertempuran di wilayah sempit dan padat penduduk yang dihuni oleh lebih dari 2 juta orang.
Invasi ini juga bisa memicu milisi Lebanon yang pro Hamas, Hizbullah, untuk memberikan respon melalui pertempuran front kedua dengan Israel di sepanjang perbatasan Lebanon.

Share this article
Israel bersiap melakukan invasi darat ke Jalur Gaza dengan ribuan tentara IDF. Ribuan milisi sudah Hamas bersiap di bunker.